Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 21 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / RI Selangkah Lagi Miliki Kapal Induk Tua Italia, DPR Langsung Soroti Potensi Beban Anggaran
Nasional

RI Selangkah Lagi Miliki Kapal Induk Tua Italia, DPR Langsung Soroti Potensi Beban Anggaran

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Juli 20, 2026 6:42 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
16 jam lalu
Share
Ilustrasi KRI Sultan Iskandar Muda-367.
Ilustrasi foto KRI Sultan Iskandar Muda-367. (Dok. Puspen TNI).
SHARE

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI meminta persetujuan DPR RI untuk menerima hibah kapal induk Italian Ship (ITS) Giuseppe Garibaldi dari Italia.

Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan (Dirjen Kuathan) Kemhan Marsma TNI Haris Haryanto mengatakan persetujuan DPR menjadi syarat yang harus dipenuhi sebelum hibah tersebut dapat diterima pemerintah.

Hari ini sesuai Permenhan bahwa untuk hibah peralatan pertahanan diperlukan izin dari DPR RI. Sehingga Kemhan telah membentuk tim pengkaji dan kemudian mengajukan permohonan persetujuan sesuai ketentuan yang berlaku,”

kata Haris dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI, Senin, 20 Juli 2026.

Kapal induk berusia sekitar 40 tahun itu ditargetkan tiba di Indonesia pada 20 September 2026 dan akan bersandar di Teluk Ratai, Lampung.

Haris menjelaskan proses hibah telah melalui penandatanganan Letter of Intent antara Pemerintah Indonesia dan Italia, persetujuan Parlemen Italia, hingga kajian yang disusun TNI AL.

Baca juga:
Anggota DPR Khawatir Aset Rampasan 'Menguap', Dorong Pembentukan Dewan Pengawas… Komisi III DPR RI mendorong agar badan khusus yang nantinya mengelola aset…
DPR Restui Hibah Kapal Induk Tua Italia: Kalau Baru Siapa… Komisi I DPR RI menyetujui penerimaan hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi dari…
TNI 'Tongkrongin' Wajib Pajak, DPR Wanti-wanti Keterlibatan Aparat Jangan Bikin… Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto angkat bicara soal kebijakan Direktorat…
  • Anggota DPR Khawatir Aset Rampasan 'Menguap', Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Khusus
  • DPR Restui Hibah Kapal Induk Tua Italia: Kalau Baru Siapa yang Mau…
  • TNI 'Tongkrongin' Wajib Pajak, DPR Wanti-wanti Keterlibatan Aparat Jangan Bikin Rakyat Takut

Menurut dia, kapal induk tersebut dibutuhkan untuk memperkuat pertahanan maritim menghadapi ancaman penyelundupan, pelanggaran wilayah, illegal fishing, illegal logging, hingga kejahatan lintas negara.

Kebutuhan modernisasi untuk memperkuat pertahanan maritim dan operasi kemanusiaan, serta menjaga kedaulatan dan melindungi wilayah yurisdiksi nasional,”

ujar Haris.

Kemhan menyebut calon awak kapal telah dikirim ke Italia untuk mengikuti pelatihan. Sementara pembangunan fasilitas sandar di Teluk Ratai, Lampung, telah mencapai 76 persen.

Rencana kedatangan kapal pada tanggal 20 September 2026,”

kata Haris.

Dia mengatakan kapal sepanjang sekitar 180 meter itu bisa mengangkut sekitar 550 personel. Selain itu, bisa mengoperasikan helikopter dan pesawat short take-off maupun vertical landing.

Menurutnya, kapal tersebut juga akan dimanfaatkan untuk operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Gratis dari Italia, Tapi RI Tetap Rogoh Anggaran demi Bawa Pulang Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Dia mengklaim penerimaan hibah akan menghemat anggaran dibanding membeli kapal induk baru.

Penerimaan hibah ini mempunyai makna untuk efisiensi bagi negara, mempersingkat waktu pengadaan, tidak membebani APBN pengadaan, serta memperkuat pertahanan maritim maupun berbagai operasi kemanusiaan,”

ujarnya.

Meski demikian, pemerintah tetap mengalokasikan anggaran untuk proses refurbishment atau perbaikan serta pengiriman kapal ke Indonesia.

Kalau untuk kapalnya berupa hibah murni,”

kata Haris.

Potensi Beban Anggaran

Meski mendukung hibah tersebut, Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah tidak terburu-buru mengajukan persetujuan kepada DPR.

Menurut dia, kapal induk merupakan alutsista strategis sehingga pembahasannya seharusnya dilakukan sejak awal, bukan secara mendadak.

Kalau ini hibah yang besar, dan ini senjata strategis yang bisa berpengaruh terhadap image negara-negara tetangga kita, maka menurut hemat kami jangan mendadak seperti sekarang ini,”

ujar TB Hasanuddin.

Ia menyoroti surat permohonan persetujuan baru disampaikan ke DPR pada hari rapat, padahal hibah tersebut telah disetujui Parlemen Italia sejak 8 Mei 2026.

Mungkin kami bisa ada prolog dulu, dan kalau memungkinkan bisa diajak diskusi dari awal,”

katanya.

Di sisi lain, ia tetap mengapresiasi Pemerintah Italia yang bersedia memberikan kapal induk kepada Indonesia.

Baca juga:
Gratis dari Italia, Tapi RI Tetap Rogoh Anggaran demi Bawa… Pemerintah Indonesia berencana menerima hibah satu unit kapal induk Italian Ship (ITS)…
(Part II) Santri Tewas Diduga Dibakar Anak Pemilik Ponpes di… KPAI: Ada Informasi Dugaan Mediasi Kesaksian keluarga korban sejalan dengan temuan awal…
(Part I) Santri Tewas Diduga Dibakar Anak Pemilik Ponpes di… Remaja laki-laki berinisial SS asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) berangkat…
  • Gratis dari Italia, Tapi RI Tetap Rogoh Anggaran demi Bawa Pulang Kapal…
  • (Part II) Santri Tewas Diduga Dibakar Anak Pemilik Ponpes di Lombok: Jeritan…
  • (Part I) Santri Tewas Diduga Dibakar Anak Pemilik Ponpes di Lombok: Jeritan…

Namun ia mengingatkan usia kapal yang sudah mencapai sekitar 40 tahun membuat masa pakainya diperkirakan tinggal sekitar satu dekade.

Hasanuddin juga mempertanyakan kesiapan anggaran TNI AL untuk mengoperasikan kapal tersebut. Hal itu termasuk biaya operasional dan retrofit yang nilainya mencapai triliunan rupiah.

Pertanyaan kami, apakah ini tidak membebani anggaran TNI, wabil khusus TNI Angkatan Laut?”

ujarnya.

Menurutnya, pemerintah juga perlu menyesuaikan doktrin pertahanan apabila kapal induk tersebut benar-benar dioperasikan.

Ia mengingatkan Presiden Prabowo sebelumnya telah memberi sinyal bahwa anggaran pertahanan bisa saja dikurangi demi kepentingan masyarakat.

Sehingga ini warning untuk kita semua, apakah kita mampu membayarnya dan lain sebagainya,”

katanya.

Tag:APBNDPRGiuseppe GaribaldiKapal IndukKementerian Pertahanan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kontroversi Dody Hanggodo Bergulir, Elite Demokrat: Menteri Bertanggung Jawab ke Presiden
By Hardani Triyoga
Menteri PU Dody Hanggodo (kanan) meninjau Jembatan Enang-Enang di Desa Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
1
Diduga Gelapkan Fee Rp3,2 M Milik Hotman Paris, Mengapa Keponakannya Nekat Akhiri Hidup?
By Rahmat Baihaqi
Sebuah bangunan puluhan lantai di perkotaan.
2
Maaf Diterima, Hukum Jalan Terus: PWI Polisikan Hotman Paris Usai Sentil “Otak” Wartawan
By Rahmat Baihaqi
Direktur Anti-Kekerasan Wartawan PWI Edison Siahaan di Polda Metro Jaya, 20 Juli 2026.
3
Prakiraan Cuaca BMKG 21 Juli 2026: Jakarta Didominasi Hujan Ringan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi hujan ringan
4
Baru Muncul, Akun Ini Langsung Nantangin Ade Rai. Pede Banget?
By Salsabillah Irwanda
Baru Muncul, Akun Ini Langsung Nantangin Ade Rai. Pede Banget?
5

BERITA LAINNYA

Gedung DPR/MPR RI.
Nasional

Anggota DPR Khawatir Aset Rampasan ‘Menguap’, Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Khusus

Komisi III DPR RI mendorong agar badan khusus yang nantinya mengelola aset…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Ilustrasi garis polisi. (Sumber: Unsplash/ Ted Balmer)
Nasional

Fakta Baru Kematian Pengacara yang Diduga Ponakan Hotman Paris, Polisi Beberkan Kronologinya

Polisi menduga kematian seorang pengacara bernama Rocky Martin Napitipulu alias RMN (28)…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
13 jam lalu
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (kiri) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta
Nasional

Isu Kriminalisasi Febrie Dibantah Polri, Penyidikan Disebut Berjalan On The Track

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri membantah tudingan kriminalisasi dalam mengusut…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
13 jam lalu
Menteri PU Dody Hanggodo
Nasional

Menteri PU Akui ‘Slengean’, Bantah Isu Doxing: Demi Allah, Nggak Mungkin Lah

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bantah tudingan mengancam akan melakukan doxing…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up