Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 30 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember, Ada Kekhawatiran Isinya Dibajak dan Tak Bertaji
Politik

DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember, Ada Kekhawatiran Isinya Dibajak dan Tak Bertaji

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 30, 2026 1:40 pm
By
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
60 menit lalu
Share
Ilustrasi Gedung DPR
Ilustrasi Gedung DPR/Doc. Owrite/Acel
SHARE

Peneliti Senior Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai target DPR untuk mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset pada 15 Desember 2026 belum cukup menjadi jaminan.

Menurut Lucius, target tersebut memang bukan sesuatu yang mustahil untuk direalisasikan. Namun, konsistensi DPR terhadap janji itu sangat bergantung pada kemauan politik pemerintah dan partai-partai koalisi yang punya pengaruh besar terhadap arah pembahasan legislasi.

Saya kira sih target pengesahan 15 Desember 2026 itu bisa saja terealisasi jika DPR niatnya mau terlihat konsisten pada janji mereka,”

kata Lucius kepada Owrite, Minggu, 30 Agustus 2026.
Baca juga:
Gletser Runtuh Picu Banjir Maut Terjang Nepal, 669 Tewas dan… Nepal meminta bantuan internasional untuk menangani banjir dahsyat yang menewaskan ratusan orang.…
Kejagung Peringatkan Lodewyk Pusung, Praperadilan Ketiga Bisa Terbentur KUHAP Baru Kejaksaan Agung (Kejagung) menyoroti langkah eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)…
Investor Asing Borong Aksi Jual, IHSG Terpeleset 0,12 Persen dalam… Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sepekan periode 24-28 Agustus 2026…
  • Gletser Runtuh Picu Banjir Maut Terjang Nepal, 669 Tewas dan Ribuan Orang…
  • Kejagung Peringatkan Lodewyk Pusung, Praperadilan Ketiga Bisa Terbentur KUHAP Baru
  • Investor Asing Borong Aksi Jual, IHSG Terpeleset 0,12 Persen dalam Sepekan

Ia menilai proses pembentukan Undang-Undang saat ini dapat berlangsung cepat apabila terdapat kemauan politik untuk mendorongnya. Bahkan, menurut Lucius, pembahasan sebuah RUU bisa dilakukan dalam waktu singkat ketika pemerintah dan partai-partai koalisi sudah sepakat mengenai agenda yang hendak diselesaikan.

DPR sekarang kan bikin RUU bisa sehari atau seminggu saja, karena bukan mereka yang memastikan sebuah RUU dibahas hingga disetujui. Yang memastikan apa yang mau dikerjakan, dibahas hingga diselesaikan oleh DPR ya Presiden dan ketua partai koalisi,”

jelas Lucius.

Karena itu, Lucius mempertanyakan urgensi DPR menetapkan tenggat waktu pengesahan RUU Perampasan Aset jika keputusan akhir tidak sepenuhnya berada di tangan parlemen.

Maka mestinya ngga penting juga DPR menjanjikan kapan RUU Perampasan Aset itu akan disahkan karena akhirnya yang akan menentukan bukan DPR tetapi Presiden dan parpol koalisi,”

tutur Lucius.
Puan Tak Teken Surat Komitmen RUU Perampasan Aset, PDIP: Kepemimpinan DPR Itu Kolektif Kolegial

Ia menegaskan kondisi itu membuat janji DPR mengenai target pengesahan RUU Perampasan Aset pada 15 Desember 2026 belum layak dijadikan patokan.

Jadi, kalau kunci penyelesaian RUU Perampasan Aset bukan pada DPR, maka target yang mereka janjikan tak layak dipercaya,”

kata Lucius.

Soroti Partisipasi Publik

Bagi Lucius, persoalan utama RUU Perampasan Aset bukan sekadar mengejar tenggat pengesahan. Ia justru meminta DPR memastikan pembahasan regulasi tersebut dilakukan secara serius dan melibatkan masyarakat.

Yang paling penting sekarang, bagaimana pembahasan RUU itu nanti bisa dilakukan secara serius dengan melibatkan publik,”

jelas Lucius.

Menurut dia, keterlibatan publik penting untuk memastikan substansi RUU tidak justru mengalami pelemahan selama proses pembahasan di parlemen.

Lucius mengingatkan adanya risiko jika pembahasan dilakukan tanpa partisipasi masyarakat. Ia khawatir DPR justru mengubah substansi RUU sehingga kewenangan perampasan aset dalam pemberantasan korupsi jadi tidak efektif.

Ada bahaya jika proses pembahasannya mengabaikan partisipasi publik. DPR bisa membajak RUU tersebut hingga tak bertaji untuk merampas Aset,”

tutur Lucius.
Baca juga:
Viral Hercules Muncul Saat Kerusuhan Usai Demo DPR, GRIB Jaya… Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya mengakui kehadiran Ketua Umumnya Rosario de…
Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Sistem Satu Suara… Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi menyetujui perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum…
Oktober Batas Akhir! Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Tapi… Koalisi Serikat Pekerja–Partai Buruh (KSP-PB) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendesak…
  • Viral Hercules Muncul Saat Kerusuhan Usai Demo DPR, GRIB Jaya Ungkap Alasan…
  • Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Sistem Satu Suara Diganti AHWA
  • Oktober Batas Akhir! Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Tapi Ada Syaratnya

Karena itu, ia menilai kualitas substansi RUU jauh lebih penting dibandingkan sekadar mengejar tanggal pengesahan.

Jadi, bukan soal kapan RUU ini akan diselesaikan. Tetapi, bagaimana RUU ini menjawab kebutuhan penegakan korupsi melalui perampasan asset,”

ujarnya.

Lucius mengatakan kemampuan RUU tersebut dalam menjawab kebutuhan pemberantasan korupsi mestinya jadi ukuran utama keberhasilan DPR. Menurutnya, janji mengenai tenggat waktu bisa berubah apabila tidak ada pengawalan publik terhadap proses pembahasannya.

Bagi Lucius, pengawalan publik lebih penting ditunjukkan ketimbang DPR beri janji waktu penyelesaian yang bisa saja pada waktunya berubah sesuai dengan kondisi.

Kalau publik aman-aman saja, ya jangan-jangan DPR ‘lupa’ dengan janji waktu penyelesaian yang mereka sudah katakan,”

tuturnya.
Tag:Berita PentingDPRFormappiHeadlinekoalisiPemerintahruu perampasan aset
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Sistem Satu Suara Diganti AHWA
By Hardani Triyoga
Pelaksaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur
1
Viral Hercules Muncul Saat Kerusuhan Usai Demo DPR, GRIB Jaya Ungkap Alasan Sebenarnya
By Rahmat Baihaqi
Aksi demo ricuh di sekitar DPR, Jakarta.
2
Gempa Susulan Flores NTT Tembus 9.278 Kali, BMKG Mulai Petakan Wilayah Rawan
By Dusep Malik
Update gempa susulan di Flores NTT. (Sumber: BMKG)
3
Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil DTSEN
By Natania Longdong
Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya/wsj)
4
Gus Yahya Bantah Prabowo Tolak Dirinya Pimpin PBNU: “Tidak Masuk Akal”
By Natania Longdong
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dalam Sidang Pleno Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Syaiful Arif/wsj)
5

BERITA LAINNYA

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Senin, 17 Agustus 2026.
Politik

PDIP Bereaksi Usai Veronika Lake Jadi Tersangka Kasus Dokter Icha, Sanksi Partai Segera Menanti

PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap kader yang melakukan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kanan) dan Sari Yuliati (kiri) membuka Rapat Paripurna Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Politik

Puan Tak Teken Surat Komitmen RUU Perampasan Aset, PDIP: Kepemimpinan DPR Itu Kolektif Kolegial

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan surat berita acara pimpinan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kedua kiri). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Politik

Budi Arie Bicara ‘Percepatan Sejarah’ Pemilu 2029, Hasto PDIP Beri Peringatan Keras

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengaku terkejut dengan pernyataan Ketua…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Jokowi bersama pengurus Projo.
Politik

Wacana Pemilu Lebih Cepat dari 2029 Mengemuka, Projo Mulai Siapkan Skenario Politik?

Pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, mengenai kemungkinan Pemilu berlangsung lebih…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up