Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 30 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Anaknya Didiagnosa Tunarungu Sejak Kecil, Ini Cerita Perjuangan Linda
Sefruit

Anaknya Didiagnosa Tunarungu Sejak Kecil, Ini Cerita Perjuangan Linda

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
Last updated: April 29, 2026 5:58 pm
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
Share
SHARE

Linda, seorang ibu yang anaknya didiagnosa tunarungu sejak kecil, awalnya gak pernah menyangka ada gangguan pendengaran di balik tumbuh kembang anaknya. Semuanya terlihat normal. Tidak ada tanda yang langsung bikin curiga. Proses kehamilan pun berjalan seperti biasa, lahir normal, dan tumbuh kembang awalnya pun nggak menunjukkan hal yang terasa berbeda. Sampai akhirnya, saat usia dua tahun, ada satu momen kecil yang bikin Linda sadar kalau anaknya tidak merespons suara seperti anak lain pada umumnya.

Tunarungu adalah kondisi ketika seseorang mengalami hambatan pendengaran, baik sebagian maupun total, yang bikin respons terhadap suara jadi berbeda dari orang pada umumnya. Pada anak, kondisi ini sering kali gak langsung disadari karena tandanya bisa muncul dari hal-hal kecil yang kelihatannya sepele, persis seperti yang dialami Linda.

Anaknya dipanggil, tapi gak menoleh. Dikira lagi fokus, lagi asik sendiri, atau cuma telat respon seperti anak kecil pada umumnya. Tapi makin lama, hal-hal kecil itu mulai terasa janggal. Dipanggil berkali-kali tetap gak noleh. Suara motor besar nyala pun gak langsung bikin respons.

Dari situ, Linda mulai curiga. Pemeriksaan demi pemeriksaan dilakukan, sampai akhirnya hasil itu keluar. Anak Linda didiagnosa mengalami gangguan pendengaran dan harus memakai alat bantu dengar.

Satu kalimat yang langsung mengubah semuanya. Buat Linda, momen itu bukan cuma soal menerima hasil diagnosa. Tapi juga soal menerima kenyataan bahwa hidup setelah ini gak akan berjalan seperti yang dibayangkan sebelumnya.

Ada rasa sedih, merasa bersalah, hingga penyesalan yang datang belakangan dan gak berhenti mutar di kepala. Tapi di titik itu juga, Linda sadar satu hal, setelah tangis selesai, hidup tetap harus jalan.

Dan sejak saat itu, perjuangannya benar-benar dimulai. Bukan cuma soal terapi. Bukan cuma soal alat bantu dengar. Tapi soal bagaimana membesarkan anak dengan kebutuhan khusus di dunia yang belum tentu selalu siap menerima mereka.

Linda harus mulai semuanya dari awal, dari memahami kondisi anaknya sampai mencari sekolah yang tepat, hingga akhirnya memilih SLB-B Santi Rama Jakarta sebagai tempat anaknya belajar. Di saat yang sama, Linda juga harus belajar menerima kalau jalan tumbuh kembang anaknya memang nggak akan sama seperti anak-anak lain. Salah satu keputusan paling berat yang akhirnya harus diambil adalah berhenti kerja demi bisa mendampingi anaknya sepenuhnya.

Saat itu Linda sedang bekerja di hotel dan bahkan ada peluang untuk naik posisi. Tapi di saat yang sama, anaknya butuh pendampingan penuh. Butuh diantar sekolah, butuh terapi, butuh perhatian ekstra yang gak bisa ditunda. Akhirnya Linda memilih mundur. Bukan karena menyerah, tapi karena ada hal yang harus diprioritaskan.

Dari situ, hidup Linda berubah total. Waktunya bukan lagi soal kerja dan pulang. Tapi soal antar sekolah, dampingi terapi, ngajarin anak pelan-pelan buat mandiri, dan memastikan anaknya tetap tumbuh dengan percaya diri. Perjalanannya jelas gak mudah.

Selain harus menghadapi realita, Linda juga harus berdamai dengan rasa takut, takut anaknya dibully, takut dipandang berbeda, takut nanti susah dapat sekolah, takut nanti susah dapat kerja, dan segala ketakutan menghantui Linda.

Makanya buat Linda, perjuangan setelah diagnosis itu bukan cuma soal alat bantu dengar, tapi juga soal menemani anaknya tumbuh dengan percaya diri dan mandiri. Jalannya jelas nggak mudah, tapi justru di situ letak perjuangan besarnya. Buat yang mau lihat cerita lengkap Linda dan anaknya, tonton selengkapnya di sini https://youtu.be/FJyM9XvJW10?si=CL5FXI4A08PI3Asj

 

Tag:Anak
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Hubungan backburner
Cari Tahu

Kenal Istilah Backburner? Posisi Paling Menyakitkan dalam Hubungan

Istilah Backburner belakangan ramai dipakai Gen Z di media sosial untuk menggambarkan posisi "cadangan" dalam hubungan. Seseorang yang ada di posisi ini biasanya tidak benar-benar ditinggalkan, tapi juga tidak dijadikan…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
3 Min Read
Ilustrasi hujan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Kamis 30 April 2026, Jakarta Berpotensi Hujan Merata

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Kamis, 30 April 2026. Dilansir dari laman BMKG, wilayah DKI Jakarta dilanda hujan di…

By
Syifa Fauziah
Ivan
1 Min Read
Pengamat Politik Citra Institute, Efriza
Politik

Parpol Tolak Usulan KPK, Pengamat: Tanda Masih Haus Kekuasaan!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini mengusulkan agar ketua partai politik (parpol) dibatasi maksimal dua periode. Usulan ini merujuk pada kajian Direktorat Monitoring KPK. Namun, sejumlah parpol menyatakan tidak…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Sefruit

Bukan Cuma Soal Jodoh, Ini Alasan Tarot Makin Digandrungi Gen Z

Gen Z kini melihat tarot bukan sekadar ramalan cinta, tapi ruang refleksi…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
14 jam lalu
Sefruit

Gak Ada yang Nyangka, Gejala Ringan Ini Ternyata Jadi Awal Kanker Anak

Berawal dari gejala ringan yang terlihat sepele, kisah Umi dan Lira jadi…

Salsabillah IrwandaAmin Suciady
By
Salsabillah Irwanda
Amin Suciady
2 hari lalu
Sefruit

Naik KRL Biar Tetap Aman, Jangan Anggap Sepele Hal-Hal Kecil Ini

Naik KRL udah jadi rutinitas harian banyak orang, tapi justru karena terlalu…

Salsabillah IrwandaAmin Suciady
By
Salsabillah Irwanda
Amin Suciady
2 hari lalu
Sefruit

Kelihatannya Main-Main Doang, Padahal Jadi Guru PAUD Gak Segampang Itu

Di balik kelas PAUD yang kelihatannya cuma penuh nyanyian, crayon, dan anak-anak…

Salsabillah IrwandaAmin Suciady
By
Salsabillah Irwanda
Amin Suciady
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up