Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 16 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Sefruit / Kalau Kamu Sering Bilang Hal Ini ke Diri Sendiri, Mungkin Sudah Saatnya Berhenti
Sefruit

Kalau Kamu Sering Bilang Hal Ini ke Diri Sendiri, Mungkin Sudah Saatnya Berhenti

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
Last updated: Juni 15, 2026 8:34 pm
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
Share
SHARE

Setiap hari, kita berbicara kepada diri sendiri lebih sering daripada yang kita sadari. Mulai dari komentar kecil seperti, “aku emang enggak bisa” sampai “Pasti aku bakal gagal lagi.”

Masalahnya, enggak semua self-talk atau cara kita berbicara kepada diri sendiri itu sehat. Beberapa kalimat bahkan bisa diam-diam memengaruhi rasa percaya diri, cara kita melihat diri sendiri, dan kesehatan mental secara keseluruhan.

Kalau kamu sering mengatakan hal-hal berikut kepada diri sendiri, mungkin sudah saatnya mulai lebih memperhatikan pola pikirmu.

“Aku Emang Enggak Bisa”

Kalimat tersebut terdengar sederhana, tapi bisa sangat membatasi. Saat menghadapi sesuatu yang sulit, banyak orang langsung menyimpulkan bahwa mereka memang tidak mampu. Padahal, belum tentu masalahnya ada pada kemampuan.

Psikolog Carol S. Dweck dalam bukunya Mindset: The New Psychology of Success (2006) menjelaskan bahwa orang dengan fixed mindset cenderung percaya kemampuan mereka bersifat tetap. Akibatnya, mereka lebih mudah menyerah saat menghadapi tantangan.

Mengganti “aku enggak bisa” menjadi “aku belum bisa” mungkin terdengar kecil, tapi bisa mengubah cara kita melihat proses belajar.

“Aku Selalu Gagal”

Perhatikan kata “selalu” saat satu hal tidak berjalan sesuai harapan, otak kita kadang langsung menarik kesimpulan yang sangat besar. Padahal kenyataannya, satu kegagalan tidak berarti seluruh hidup kita gagal.

Dalam terapi kognitif yang dikembangkan Aaron T. Beck melalui bukunya Cognitive Therapy and the Emotional Disorders (1976), pola berpikir seperti ini dikenal sebagai overgeneralization, yaitu mengambil satu pengalaman lalu menganggapnya berlaku untuk semua situasi.

Masalahnya, semakin sering dilakukan, semakin sulit kita melihat keberhasilan yang sebenarnya pernah kita capai.

“Aku Harus Sempurna”

Keinginan untuk melakukan yang terbaik itu wajar. Tapi ketika standar yang dipasang terlalu tinggi, hasilnya justru sering membuat seseorang terus merasa kurang.

Penelitian Thomas Curran dan Andrew P. Hill pada 2019 dalam artikel ilmiah Perfectionism Is Increasing Over Time menemukan bahwa kecenderungan perfeksionisme mengalami peningkatan dalam beberapa dekade terakhir, terutama pada generasi muda.

Perfeksionisme sering membuat seseorang fokus pada kekurangan, bahkan ketika hasil yang dicapai sebenarnya sudah sangat baik.

“Orang Lain Lebih Hebat Daripada Aku”

Media sosial membuat kita lebih mudah melihat pencapaian orang lain. Sayangnya, banyak orang lupa bahwa yang terlihat di layar hanyalah sebagian kecil dari kehidupan seseorang.

Psikolog Leon Festinger menjelaskan, dalam Social Comparison Theory (1954) bahwa manusia memang memiliki kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain. Namun jika dilakukan terus-menerus kebiasaan ini dapat menurunkan kepuasan terhadap diri sendiri.

Tidak semua perlombaan harus diikuti. Tidak semua pencapaian orang lain harus menjadi standar hidup kita.

Cara Kamu Bicara ke Diri Sendiri Itu Penting

Bayangkan ada teman yang melakukan kesalahan kecil lalu kamu langsung mengatakan, “kamu emang enggak bisa apa-apa” kemungkinan besar kamu tidak akan mengatakan hal itu. Tapi anehnya, banyak dari kita justru berbicara seperti itu kepada diri sendiri.

Bukan berarti kita harus selalu berpikir positif atau pura-pura bahagia setiap saat. Namun ada perbedaan antara jujur terhadap kesalahan dan terus-menerus menghukum diri sendiri. Karena pada akhirnya, suara yang paling sering kamu dengar setiap hari adalah suara di dalam kepalamu sendiri.

Dan suara itu seharusnya membantu kamu bertumbuh, bukan membuatmu semakin jatuh.

Pernah enggak sadar mengatakan salah satu kalimat di atas ke diri sendiri? Share artikel ini ke temanmu dan jangan lupa follow Instagram @sefruitmedia untuk konten psikologi dan self-development lainnya!

 

Tag:diri sendiriself talk
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Anggaran Boros MBG Dibongkar, Insentif Rp6 Juta untuk Semua Dapur Bakal Disikat Habis
By Rika Pangesti
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
1
Dari Metromini hingga Bioskop Legendaris, Nostalgia Jakarta yang Bikin Kangen
By Ossid Duha Jussas Salma
Angkotan Kota Jakarta Metromini
2
Jokowi Jadi Tumpuan PSI, Taruhan Besar Menuju 2029 atau Sekadar Judi Politik?
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi dan Iriana saat nonton laga Semifinal Timnas U-19 vs Australia di Medan.
3
Trump Klaim Deal Damai dengan Iran, Selat Hormuz Bakal Dibuka Gratis Tanpa Biaya Tol
By Hardani Triyoga
Ilustrasi Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. (Foto: AI).
4
Megawati Bela Demo BEM UI: Mahasiswa Warga Negara, Mestinya Jangan Takut!
By Rika Pangesti
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat peresmian renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur, Senin, 15 Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Sefruit

Ternyata Bukan Cuma Zodiaknya. Elemen Zodiak Kamu Juga Mempengaruhi Kebiasaan Sehari-Hari

Bukan cuma sun sign, kenali 4 elemen zodiak (Api, Tanah, Udara, Air)…

Salsabillah Irwanda
By
Salsabillah Irwanda
13 jam lalu
Sefruit

Kenapa Libra Suka Bikin Orang Bingung Saat PDKT?

Libra dikenal ramah, perhatian, dan mudah membuat orang nyaman. Masalahnya, sifat itu…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
3 hari lalu
Sefruit

Main Character Energy Nggak Selalu Keren,Kadang Justru Bikin Orang Menjauh

Main character energy awalnya tentang percaya diri dan menghargai diri sendiri. Namun…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
3 hari lalu
Sefruit

Apa yang Ada di Pikiran Capricorn Saat Lagi Jatuh Cinta?

Capricorn dikenal kalem dan sulit ditebak saat jatuh cinta. Tapi di balik…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up