Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 8 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / 3.000 Pekerja di PHK Imbas 5 Pabrik Tekstil Tutup, Kemnaker Buka Suara
Nasional

3.000 Pekerja di PHK Imbas 5 Pabrik Tekstil Tutup, Kemnaker Buka Suara

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: Desember 3, 2025 10:22 pm
Anisa Aulia
Ivan
Share
Aksi unjuk rasa mantan pekerja PT. Sritex
Aksi unjuk rasa mantan pekerja PT. Sritex (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/nz)
SHARE

Asosiasi Produsen Serat & Benang Filamen Indonesia (APSyFI) mengungkapkan, sebanyak lima pabrik hulu tekstil telah menutup usahanya sepanjang 2025 karena RI kebanjiran produk impor. Akibatnya, 3.000 pekerja terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Merespons hal ini, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, PHK harus menjadi opsi terakhir bagi perusahaan yang mengalami tekanan usaha.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor SE-907/MEN/PHI-PPHI/X/2004.

Perusahaan yang mengalami tekanan usaha, termasuk akibat masuknya produk impor yang dijual dengan harga dumping sebagaimana yang disampaikan oleh APSyFI, wajib terlebih dahulu melakukan berbagai upaya pencegahan,”

Afriansyah kepada owrite Selasa, 2 Desember 2025.

Dia menjelaskan, berbagai upaya pencegahan itu diantaranya efisiensi bertahap seperti pengurangan upah dan fasilitas manajerial, pengurangan shift, pembatasan lembur, pengurangan jam atau hari kerja.

Kemudian merumahkan pekerja sementara secara bergilir, tidak memperpanjang kontrak yang habis masa berlakunya, serta memberikan pensiun bagi pekerja yang memenuhi syarat.

Semua langkah tersebut harus dibahas dan disepakati dalam perundingan bipartit antara serikat pekerja/pekerja dengan pengusaha, sehingga PHK dapat dicegah,”

Afriansyah.

Afriansyah menuturkan, jika PHK tidak bisa dihindari, pemerintah memastikan perlindungan terhadap hak-hak pekerja menjadi mulai dari pesangon hingga kompensasi lain.

Pemerintah memastikan bahwa perlindungan hak-hak pekerja menjadi prioritas. Kementerian Ketenagakerjaan berkewajiban memastikan pekerja yang terdampak menerima haknya sesuai ketentuan, termasuk pembayaran pesangon atau kompensasi lain sebagaimana diatur dalam regulasi ketenagakerjaan,”

Afriansyah.

Afriansyah mengatakan, tekanan ke industri tekstil saat ini, termasuk akibat masuknya produk impor berharga dumping bersifat struktural dan multidimensi. Karena itu, penangannya harus melibatkan sejumlah kementerian lembaga lainnya.

Sehingga penanganannya tidak dapat bergantung pada satu kementerian saja. Oleh karena itu, dibutuhkan dialog konstruktif antara pemerintah, asosiasi pengusaha, serikat pekerja, dan seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah korektif bersama, baik terkait tata niaga impor, daya saing industri, maupun stabilitas hubungan industrial,”

Afriansyah.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Serat & Benang Filamen Indonesia (APSyFI) Farhan Aqil Syauqi mengungkapkan sebanyak lima pabrik teksti sudah menyetop hingga menutup usahanya pada 2025.

Tutupnya 5 perusahaan tersebut disebabkan kerugian serius akibat penjualan yang tidak maksimal di pasar domestik. Banjirnya produk impor dengan harga dumping berupa kain dan benang jadi faktor utama tutupnya perusahaan ini,”

Farhan dalam keterangannya dikutip Senin, 1 Desember 2025.

Farhan memperkirakan, pada tahun 2026 akan terjadi penutupan pabrik tekstil lainnya. Hal ini terjadi jika pemerintah tidak bisa mengontrol dan memberikan transparansi ke publik siapa penerima kuota impor paling banyak yang menyebabkan banjirnya produk impor di pasar domestik.

Saat ini, 6 pabrik lainnya produksinya sudah dibawah 50 persen, bahkan sudah ada yang on-off. 5 mesin polimerisasi sudah stop, tidak produksi lagi,”

Farhan.

Farhan menjelaskan untuk lima perusahaan yang tutup itu diantaranya PT. Polychem Indonesia yang memproduksi tekstil di Karawang dan Tangerang, PT. Asia Pacific Fibers yang memproduksi serat polyester di Karawang.

Kemudian PT. Rayon Utama Makmur yang merupakan bagian Sritex Group yang memproduksi serat rayon, dan PT. Susilia Indah Synthetics Fiber Industries (Sulindafin) yang memproduksi serat & benang polyester di Tangerang.

Farhan memperkirakan, pada tahun 2026 akan terjadi penutupan pabrik tekstil lainnya. Hal ini terjadi jika pemerintah tidak bisa mengontrol dan memberikan transparansi ke publik siapa penerima kuota impor paling banyak yang menyebabkan banjirnya produk impor di pasar domestik.

Tag:Afriansyah NoorAPSyFIBerita PentingEditorialKemnakerPabrik TekstilPHK
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi anak bersama keluarga
Hype

Banyak Anak Terlibat Kejahatan Berat, Psikolog Soroti Kematangan Otak

Psikolog Meity Arianty memberikan pandangan terkait perkembangan kognitif otak anak untuk memahami konsekuensi moral dan hukum. Pasalnya hingga saat ini banyak kasus kejahatan berat yang dilakukan oleh anak-anak. Tidak sedikit…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Ilustrasi Cara Cek NPWP dengan NIK
Hype

4 Cara Cek NPWP dengan NIK Secara Online 2026, Mudah dan Praktis

Cara cek Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) kini bisa dilakukan secara online dengan mudah tanpa perlu langsung datang ke kantor pajak. Cara ini menjadi solusi…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Pramono Anung
Daerah

Pramono: Jumlah RW Kumuh di Jakarta Turun 52,58%

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa, jumlah Rukun Warga (RW) kategori kumuh di Jakarta mengalami penurunan hingga 52,58 persen. Hal ini disampaikannya langsung dalam konferensi pers bersama BPS di…

By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo menggunakan “Maung” dalam kunjungan kerjanya pada KTT ke-48 ASEAN yang berlangsung pada 7-8 Mei 2026.
Nasional

Cetak Sejarah! Maung Mejeng di Filipina Jadi Tunggangan Prabowo di KTT ASEAN

Presiden Prabowo Subianto tiba di Cebu, Filipina pada Kamis, 7 Mei 2026,…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
6 jam lalu
Petugas menyusun ompreng berisi makanan bergizi gratis ke dalam mobil sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ternate di Ternate, Maluku Utara
Nasional

SPPG Masuk Kampus Tuai Kritik, Perguruan Tinggi Dinilai Terancam Kehilangan Marwah

Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan perguruan tinggi untuk mendukung…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
9 jam lalu
Kapolri Sigit mengatakan ada fenomena celah hukum baru akibat eskalasi global saat ini.
Nasional

Kapolri Ingatkan Bareskrim Antisipasi Modus Kejahatan Transnasional Baru

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap banyak modus baru bermunculan akibat dinamika…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
10 jam lalu
Kepala Badan Intelijen Srategis (Kabais) TNI, Letjen Robi Herbawan
Nasional

Profil Roby Herbawan, Kabais Pengganti Letjen Yudi Abrimantyo

Teka-teki siapa yang menjabat Kepala Badan Intelijen Srategis (Kabais) TNI akhirnya terjawab.…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up