Sebanyak 10 sekolah di Depok, Jawa Barat kedapatan teror bom lewat surat elektronik atau email. Setelah ditelusuri tim jibom, Polisi memastikan tidak menemukan satupun bom di 10 sekolah tersebut.
Dari rekaman video amatir Instagram @depok24jam, tim jibom tengah menyusuri satu persatu ruangan di sekolah setelah mendapatkan teror bom dari email. Sementara kondisi sekolah juga tidak ada siswa sama sekali ataupun kegiatan belajar mengajar.
Beruntung teror tersebut bertepatan saat siswa dan guru tengah masa libur Natal dan Tahun baru.
Kasie Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi menyebut teror tersebut dikirim melalui akun email pribadi bernama Kamila Hamdi.
Jadi via email (teror bom), si cewe ini ngirim email ke 10 sekolah yang ada di Depok,”
kata Made saat dihubungi owrite.
Made mengatakan dari 10 sekolah yang dilakukan cek TKP, enam diantaranya dinyatakan tidak ditemukan bom oleh pihak tim Jibom Gegana, sementara empat lainnya masih dalam proses.
Sementara itu, polisi masih menyelidiki sosok Kamila yang diduga mengirim teror bom tersebut.
Sebenarnya kita enggak tahu email tersebut dipakai orang atau tidak, bener si cewe itu (Kamila) yang ngetik atau enggak, masih dalam proses,”
katanya.
Polisi juga telah menelusuri alamat rumah yang diduga ditinggali Kamila sesuai dengan alamat yang dicantumkan di pesan teror tersebut.
Berikut daftar 10 sekolah yang kedapatan teror bom dari terduga pelaku:
- SMA Arrahman
- SMA Al Mawaddah
- SMA 4 Depok
- SMA PGRI1
- SMA Bintara Depok
- Budi Bakti
- SMA Cakra Buana
- SMA 7 Sawangan
- SMA Nururrahman
- SMAN 6 Depok



