Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 29 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Demi Rupiah, Bank Indonesia Tahan BI Rate 4,75 Persen pada RDG Januari 2026
Ekonomi Bisnis

Demi Rupiah, Bank Indonesia Tahan BI Rate 4,75 Persen pada RDG Januari 2026

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Januari 21, 2026 2:53 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
7 bulan lalu
Share
Eks Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan sambutan saat membuka acara Talkshow Bank Indonesia Bersama Masyarakat (BIRAMA) 2025 di Jakarta, Senin (1/12/2025).
Eks Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan sambutan saat membuka acara Talkshow Bank Indonesia Bersama Masyarakat (BIRAMA) 2025 di Jakarta, Senin (1/12/2025). (Sumber: Antara Foto/Sulthony Hasanuddin/bar)
SHARE

Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan alias BI Rate tetap di level 4,75 persen pada Januari 2026. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, dengan tetap ditahannya BI Rate ini maka suku bunga deposit facility sebesar 3,75 persen, dan suku bunga lending facility tetap di 5,5 persen.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 20-21 Januari 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen,”

ujar Perry dalam konferensi pers Rabu, 21 Januari 2026.

Perry menjelaskan, keputusan bank sentral menahan BI Rate ini sejalan dengan fokus untuk stabilisasi nilai tukar rupiah akibat meningkatnya ketidakpastian global.

Keputusan ini dengan fokus saat ini yaitu, pada upaya stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak meningkatnya ketidakpastian global, guna mencapai sasaran inflasi 2026-2027 dan mendorong pertumbuhan ekonomi,”

terangnya.

Meski demikian, Perry mengatakan otoritas moneter masih membuka ruang BI Rate kembali turun ke depannya, dengan mempertimbangkan inflasi 2026 tetap terkendali.

Tetap mencermati ruang penurunan BI Rate lebih lanjut dengan perkiraan inflasi 2026-2027 yang terkendali 2,5±1 persen,”

katanya.

Sebelumnya, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan, BI akan kembali menahan suku bunga untuk menjaga nilai tukar rupiah. Sebab saat ini nilai tukar rupiah sedang tertekan hampir menyentuh level Rp17.000 per dolar AS.

Dengan melihat tekanan nilai tukar rupiah yang kembali mendekati Rp17.000 per dolar AS, saya memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI-Rate di 4,75 persen pada RDG BI bulan Januari ini,”

ujar Josua kepada owrite Rabu, 21 Januari 2026.

Josua menjelaskan, ketika rupiah sedang tertekan, pemangkasan suku bunga justru berisiko menambah tekanan pada kurs. Sebab daya tarik imbal hasil aset rupiah mengecil.

Pemangkasan suku bunga berisiko menambah tekanan pada kurs karena daya tarik imbal hasil aset rupiah mengecil, sementara pelemahan kurs dapat merembet ke kenaikan harga barang impor dan mengganggu pembentukan ekspektasi inflasi. Sehingga BI cenderung lebih memilih mengamankan stabilitas terlebih dulu,”

jelasnya.
Tag:Bank IndonesiaBI rateNilai TukarRupiahSuku Bunga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi
By Rahmat Tunny
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
1
Akun WhatsApp Tiba-tiba Kena Blokir Massal, Ini Pengakuan Mengejutkan dari Meta
By Ani Ratnasari
Ilustrasi WhatsApp diblokir.
2
Demo Berujung Perusakan CCTV di Jakarta, Pemprov DKI Beri Peringatan Tegas ke Pelaku Aksi Anarkis
By Rika Pangesti
Kendaraan dibakar massa usai menggelar aksi di depan gedung DPR di kawasan Pejompongan, Jakarta.
3
Hakim Bongkar Kejanggalan Foto Keluarga Febrie Ditemukan di Rumah Sentul, Ada Pertanyaan Besar
By Rahmat Baihaqi
Hakim Richard Edwin Basoeki saat menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan kubu Febrie dalam sidang di PN Jakarta Selatan.
4
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Dokter Icha, Puan Pilih Hormati Hukum
By Rika Pangesti
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kanan) dan Sari Yuliati (kiri) membuka Rapat Paripurna Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Alexander Lubis (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Banyak Bank Parkir Dana di Surat Berharga, Begini Jurus BI Sebar Likuiditas

Bank Indonesia (BI) akan melakukan penyesuaian skema insentif likuiditas guna mendorong bank…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
8 jam lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elit dari Daftar Penerima MBG, Ini Tujuannya

Badan Gizi Nasional (BGN) mencoret 80 sekolah dari daftar penerima program Makan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
8 jam lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Catat! BGN Mau Buka Dapur SPPG Baru Tahun Ini, Janjikan Tak Minta Duit APBN Lagi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan tidak akan meminta tambahan anggaran…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
8 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kemenkeu (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Prabowo Putuskan Rp120 Triliun Keuntungan Danantara Dialihkan ke APBN Tahun Ini

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pengalihan sebagian keuntungan Badan Pengelola Daya…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
9 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up