Presiden RI Prabowo Subianto, melantik Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026-2030 dari unsur Pemerintah dan Pemangku Kepentingan pada Rabu, 28 Januari 2026, di Istana Negara, Jakarta.
Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 134P Tahun 2026 tentang Pengangkatan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) dari Pemangku Kepentingan dan Keppres Nomor 6P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Energi Nasional dari Pemerintah.
Demi Allah saya bersumpah; demi Tuhan saya berjanji, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,”
kata Prabowo mendikte sumpah jabatan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang dilantik sebagai Ketua Harian DEN, mengatakan bahwa pelantikan ini menandai babak baru bagi keberlangsungan pengelolaan energi ke depan.
Pemerintah bersama DEN membangun roadmap untuk mencapai target program prioritas di sektor energi, seperti kedaulatan energi, ketahanan energi, dan swasembada energi,
Inilah sebagai bentuk komitmen Bapak Presiden yang mempunyai perhatian khusus dalam rangka menempatkan energi sebagai skala prioritas pembangunan. Karena dalam berbagai kesempatan di Astacita nomor dua, Bapak Presiden selalu berbicara tentang ketahanan energi dan ketahanan pangan,”
kata Bahlil seusai pelantikan.
Menteri ESDM menambahkan, pelantikan tersebut akan melanjutkan pekerjaan pembangunan dan penyusunan berbagai kebijakan, seperti Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN), pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan, serta termasuk mendorong penggunaan tenaga nuklir.
Dan ini bukan berarti kita baru kerja, ini sudah kita kerja dengan membangun beberapa tahapan RUKN, rencangan umum energi, sampai dengan bagaimana membangun berbagai kebijakan, termaksud dalamnya adalah pembangunan energi baru terbarukan, dan juga adalah mendorong untuk pakai tenaga nuklir,”
ujarnya.
Sesuai arahan Prabowo, terdapat empat fokus pengembangan energi ke depan. Yang pertama adalah kedaulatan energi tanpa ada intervensi pihak lain, kedua ketahanan energi yang akan ditingkatkan menjadi tiga bulan, ketiga kemandirian energi, dan terakhir swasembada energi.
Berikut daftar Ketua dan Anggota Dewan Energi Nasional:
Anggota Unsur Pemerintahan
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Ketua Harian)
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
- Menteri Bappenas Rachmat Pambudy
- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi
- Menteri Perindustrian Gumiwang Kartasasmita
- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
- Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto
- Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq
Anggota Unsur Pemangku Kepentingan
- Mohamad Fadhil Hasan (Akademisi)
- Satya Widya Yudha (Industri)
- Unggul Priyanto (Teknologi)
- Sripeni Inten Cahyani (Industri)
- Saleh Abdurrahman (Lingkungan Hidup)
- Muhammad Kholid Syeirazi (Konsumen)
- Johni Jonatan Numberi (Akademisi)
- Surono (Konsumen)


