Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 1 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / BPJS Watch Desak Presiden Prabowo Turun Tangan soal Penonaktifan 11 Juta PBI JKN
Nasional

BPJS Watch Desak Presiden Prabowo Turun Tangan soal Penonaktifan 11 Juta PBI JKN

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Februari 18, 2026 5:49 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
7 bulan lalu
Share
Pelayanan BPJS Kesehatan
Pelayanan BPJS Kesehatan. (Foto: bpjs-kesehatan.go.id)
SHARE

Penonaktifan 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) per 1 Februari 2026 menuai polemik dan protes luas di masyarakat.

Pengamat jaminan sosial (BPJS Watch), Timboel Siregar, mendesak Presiden Prabowo Subianto, segera turun tangan menyelesaikan persoalan yang dinilai telah menimbulkan kekisruhan antar-kementerian dan menyulitkan akses layanan kesehatan bagi warga miskin.

Timboel menyebut kebijakan tersebut menyebabkan jutaan peserta yang dinonaktifkan tidak lagi dapat mengakses layanan kesehatan dengan penjaminan JKN.

Sementara itu, peserta yang masih aktif pun menjadi resah karena khawatir dinonaktifkan sewaktu-waktu tanpa pendataan yang objektif, tanpa penjelasan, dan tanpa pemberitahuan.

Menurut Timboel, rapat kerja Pemerintah dan DPR pada 9 Februari lalu belum memberikan solusi konkret.

Walaupun sudah ada rapat kerja Pemerintah dan DPR hari senin lalu (9 Februari), tetap saja kesulitan dialami oleh 11 juta peserta PBI yang dinonaktifkan (kecuali untuk 106.153 peserta yang diaktifkan langsung selama 3 bulan oleh SK Kemensos no. 24 tahun 2026) karena mereka tidak mendapatkan kepastian pengaktifan PBI JKN-nya,”

kata Timboel dalam keterangan resminya, dikutip Rabu, 18 Februari 2026.

Ia juga menyoroti ketidaksinkronan pernyataan antar-menteri, khususnya Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, dan Menteri Keuangan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menyebut ada sekitar 120 ribu peserta PBI JKN dengan penyakit kronis dan katastropik yang dinonaktifkan, sementara Menteri Sosial menyatakan jumlahnya 106 ribu lebih.

Di sisi lain, Menteri Keuangan menilai anggaran sudah dialokasikan dan tidak berkurang, namun tetap terjadi kekisruhan dalam implementasi.

Kondisi semakin rumit setelah Kementerian Kesehatan menerbitkan Surat Edaran Dirjen Kesehatan Lanjutan tentang larangan penolakan pasien dengan status JKN nonaktif sementara.

Namun, menurut Timboel, surat edaran tersebut tidak memiliki daya paksa kuat di fasilitas kesehatan, sehingga penolakan layanan tetap terjadi karena status kepesertaan belum aktif.

Kisruh juga muncul ketika Wali Kota Denpasar menyatakan bahwa penonaktifan PBI JKN merupakan instruksi Presiden Prabowo. Pernyataan itu kemudian diprotes Menteri Sosial yang meminta klarifikasi. 

Jadi kalau dibilang oleh Pak Walikota, ini adalah instruksi Presiden Prabowo, saya nilai itu benar adanya, dan tentunya tidak ada yang salah dengan instruksi tersebut. Instruksi pemutakhiran data yang lebih obyektif (valid) di Inpres 4 tahun 2025 adalah hal baik,”

ujar Timboel.

Meski demikian, yang menjadi persoalan adalah proses pendataan yang dinilai tidak dilakukan secara valid, tanpa penjelasan langsung kepada masyarakat, serta tanpa pemberitahuan atas penonaktifan kepesertaan.

Timboel juga menyoroti dampak fiskal di daerah. Sejumlah pemerintah daerah terpaksa menanggung iuran JKN masyarakat miskin yang dinonaktifkan melalui APBD agar tetap mendapat layanan.

Hal ini terjadi di tengah penurunan Transfer ke Daerah dari Rp919 triliun pada APBN 2025 menjadi Rp692,99 triliun pada APBN 2026.

Ia mempertanyakan mengapa masyarakat miskin harus dipersulit untuk mengaktifkan kembali kepesertaan melalui Dinas Sosial, yang memerlukan dokumen, biaya transportasi, dan waktu tunggu.

Padahal, sebelumnya proses pengaktifan dapat dilakukan langsung di fasilitas kesehatan seperti puskesmas.

Saya berharap Presiden Prabowo segera turun tangan menyelesaikan masalah penonaktifan PBI JKN ini, yang membuat kekisruhan dan kesulitan masyarakat mengakses layanan kesehatan dengan penjaminan JKN,”

ungkap Timboel.

Ia bahkan menilai, persoalan ini lebih mendesak dibanding sejumlah agenda lain pemerintah. 

Saya kira masalah penonaktifan ini sangat lebih penting dari masalah Gentengisasi, Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, atau pun Board of Peace-nya Trump,”

ucap Timboel.

Menurutnya, hak hidup, hak sehat, dan hak atas JKN dijamin oleh UUD 1945 dan harus dipastikan pelaksanaannya oleh Presiden. Timboel mendesak evaluasi terhadap kinerja para menteri terkait serta solusi cepat bagi jutaan peserta yang terdampak.

Saya mengharapkan pernyataan dan aksi nyata Bapak Presiden atas masalah ini dengan mengevalusi kinerja para Menteri, dan semoga ada solusi segera, termasuk proses pemutakhiran data PBI JKN di kemudian hari menjadi baik tanpa kekisruhan,”

pungkasnya.
Tag:BPJS KesehatanBudi Gunadi SadikinMenteri KesehatanMenteri Keuanganmenteri sosialPrabowo SubiantoPresidenpurbaya yudhi sadewasaifullah yusuf
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Mulai 1 September Harga BBM Pertamina Naik: Dexlite Tembus Rp23.700 per Liter
By Natania Longdong
Pengendara sepeda motor melintas usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) Pertamax 92 di SPBU MT Haryono, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (4/8/2026).
1
Viral Warga Bogor Segel Alfamart Minta Bangunan Dialihfungsikan Jadi Kopdes Merah Putih, Netizen: Emang Bakal Laku?
By Ani Ratnasari
Alfamart di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor
2
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Ini yang Bakal Terjadi pada Kebijakan Rupiah dan Inflasi
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman (kiri) dan Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro (kanan) memberi salam saat mengikuti Rapat Paripurna DPR ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/YU)
3
Boleh Delulu, Asal Tetap Action: Bongkar Mitos di Balik Tren Gen Z Gemar Manifesting
By Ani Ratnasari
Ilustrasi tren gen Z terkait manifesting di media sosial.
4
Usai Mundur Perry Warjiyo Akhirnya Angkat Suara, Ucapkan Ini ke Destry Damayanti
By Anisa Aulia
Eks Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.
5

BERITA LAINNYA

Petugas kemanan berjaga di pintu masuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026).
Nasional

Didik J Rachbini: Elite NU Jangan Bergantung dan Bergelantungan pada Kekuasaan

Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J Rachbini mendorong elite Nahdlatul Ulama (NU)…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
8 menit lalu
Demo ricuh di depan gedung DPR, Senayan.
Nasional

Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok dalam Kericuhan 27 Agustus, DPR Desak Aparat Usut Kasus dengan Bukti

Ketua DPR RI Puan Maharani minta aparat penegak hukum mengusut tuntas kematian…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
35 menit lalu
Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar aksi di depan kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Nasional

Oce Madril: Jangan Cuma Sita, Aset Rampasan Rp136 Triliun Harus Dikelola

Besarnya nilai aset hasil kejahatan yang telah diselamatkan negara membuat kebutuhan terhadap…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
52 menit lalu
Komisi III DPR RI membahas RKA K/L Tahun Anggaran 2027, di komplek parlemen, Jakarta.
Nasional

Anggaran Polri 2027 Dipangkas, BBM hingga Listrik Terancam Seret: Ada Usulan Pergeseran Rp3,6 Triliun

Polri minta tambahan anggaran untuk memenuhi kebutuhan operasional pada 2027. Permintaan itu…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
58 menit lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up