Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Di Balik Perjanjian Dagang Indonesia-AS, Bahlil Janjikan Tak Ada Ekspor Mineral Mentah
Ekonomi Bisnis

Di Balik Perjanjian Dagang Indonesia-AS, Bahlil Janjikan Tak Ada Ekspor Mineral Mentah

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Februari 23, 2026 3:48 pm
Iren Natania
Dusep
Share
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik (ART) Indonesia-AS di bidang ESDM di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik (ART) Indonesia-AS di bidang ESDM di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026). (Sumber: Antara Foto/Hafidz Mubarak A/YU)
SHARE

Di tengah perebutan mineral kritis yang kian intens dalam lanskap geopolitik global, Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai pemilik cadangan strategis. Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Washington, DC, pada Kamis lalu, 19 Februari 2026, menjadi salah satu penanda arah kebijakan tersebut.

Agenda itu melahirkan kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART), yang oleh pemerintah Indonesia diposisikan bukan sekadar perjanjian dagang, melainkan instrumen untuk memperkuat hilirisasi mineral kritis di dalam negeri.

Pemerintah menegaskan bahwa setiap peluang investasi yang muncul dari ART harus mengarah pada pembangunan fasilitas pemurnian dan pengolahan di Indonesia. Artinya, mineral kritis tidak akan dilepas dalam bentuk mentah, melainkan diproses lebih dulu untuk menciptakan nilai tambah domestik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, menyatakan Indonesia tetap berpegang pada prinsip ekonomi bebas aktif dengan memberikan kesempatan investasi yang sama kepada seluruh negara, termasuk Amerika Serikat, sepanjang sesuai regulasi nasional.

Untuk mineral kritikal, kami telah bersepakat untuk memfasilitasi bagi pengusaha-pengusaha yang ada di AS untuk melakukan investasi, dengan tetap menghargai aturan-aturan yang berlaku dalam negara kita. Kita juga akan memberikan prioritas untuk mendukung, memfasilitasi dalam rangka eksekusi. Termasuk dalamnya ada investasinya,”

kata Bahlil saat menyampaikan Keterangan Pers di Washington DC, dikutip Senin, 23 Februari 2026.

Ia menegaskan tidak ada perubahan kebijakan terkait larangan ekspor mineral mentah. Pemerintah, kata dia, tetap berkomitmen pada program hilirisasi nasional.

Jadi katakanlah mereka membangun smelter di Indonesia untuk nikel, kita akan dorong, kita akan kasih ruang yang sebesar-besarnya, sama juga dengan negara lain. Jadi jangan diartikan bahwa kita akan membuka ekspor barang mentah. Yang dimaksudkan di sini adalah mereka setelah melakukan pemurnian, kemudian hasilnya bisa diekspor. Biar clear nih, biar tidak ada salah interpretasi,”

tegas Bahlil.

Sebagai contoh, Bahlil merujuk pada investasi yang telah dilakukan oleh PT Freeport Indonesia dalam pembangunan fasilitas smelter tembaga senilai hampir US$4 miliar. Model investasi serupa, menurutnya, dapat diterapkan pada komoditas lain seperti nikel, logam tanah jarang, dan emas.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga menawarkan dua skema kepada perusahaan asal AS, yakni eksplorasi langsung atau kemitraan melalui skema joint venture (JV) dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Begitu mereka sudah berproduksi dan membangun smelter atau hilirisasinya, maka hak mereka untuk mengekspor ke Amerika,”

jelas Bahlil.

Meski ART diteken bersama Amerika Serikat, pemerintah menyatakan kebijakan investasi mineral kritis tidak bersifat eksklusif. Indonesia tetap membuka peluang bagi negara lain dengan prinsip perlakuan setara.

Kita berikan ruang sama juga dengan negara-negara lain, jadi equity treatment (perlakuan setara) saja,”

ungkap Bahlil.

Melalui ART, pemerintah menempatkan hilirisasi sebagai syarat utama investasi mineral kritis. Di saat yang sama, ruang ekspor tetap terbuka setelah proses pemurnian dilakukan di dalam negeri.

Tag:Bahlil Lahadaliaekspor mineral mentahHilirisasiperjanjian dagangSmelterThe Agreement on Reciprocal TradeTrump
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

RI Bakal Impor Pick-Up dari India, Purbaya Cicil Rp40 Triliun per Tahun ke Himbara

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan terkait sumber pembiayaan impor 105 ribu unit pick-up dari India untuk operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Impor ini diketahui dilakukan oleh PT Agrinas…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Plt Direktur Utama LPDP Sudarto
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Ungkap 44 Penerima Beasiswa LPDP Tak Pulang ke RI, 8 Orang Kena Sanksi

Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, ada sebanyak 44 penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang mangkir dari kewajiban mengabdi di Indonesia usai menuntaskan pendidikannya.…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus. (Foto: owrite)
Nasional

DPR Terlalu Jauh Bela Adies Kadir, Paripurna Kehilangan Kehormatan

Keputusan Rapat Sidang Paripurna DPR pada Kamis, 19 Februari lalu menjadi perbincangan masyarakat terkait pengusulan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.  Dalam hasil Rapat Paripurna DPR tersebut dikatakan Majelis Kehormatan…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Petugas memeriksa beras kemasan saat melakukan sidak pangan di Denpasar, Bali, Kamis (12/2/2026). (Sumber: Antara Foto/Fikri Yusuf/bar)
Ekonomi Bisnis

Di Tengah Swasembada, Kenapa RI Setuju Impor Beras dan Jagung dari AS? Ini Alasannya

Indonesia akan melakukan impor beras 1.000 ton per tahun, dan jagung setiap…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Blacklist WNI Eks LPDP dan Suaminya: Jangan Menghina, Itu Uang dari Pajak dan Utang

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesalkan, pernyataan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelolaan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menlu Sugiono (kanan) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan di Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (21/1/2026). (Sumber: Antara Foto/Hafidz Mubarak A/rwa)
Ekonomi Bisnis

Klaim Swasembada Pangan, Prabowo Justru Buka Keran Impor Beras Lewat ART RI-AS

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI memberikan sejumlah jawaban terkait komitmen perdagangan dalam…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
3 jam lalu
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. (Sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Ngebut Awal Tahun, Realisasi MBG Sepanjang Januari 2026 Nyaris Rp20 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp19,5…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up