Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 12 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Purbaya
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Di Balik Perjanjian Dagang Indonesia-AS, Bahlil Janjikan Tak Ada Ekspor Mineral Mentah
Ekonomi Bisnis

Di Balik Perjanjian Dagang Indonesia-AS, Bahlil Janjikan Tak Ada Ekspor Mineral Mentah

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Februari 23, 2026 3:48 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik (ART) Indonesia-AS di bidang ESDM di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik (ART) Indonesia-AS di bidang ESDM di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026). (Sumber: Antara Foto/Hafidz Mubarak A/YU)
SHARE

Di tengah perebutan mineral kritis yang kian intens dalam lanskap geopolitik global, Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai pemilik cadangan strategis. Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Washington, DC, pada Kamis lalu, 19 Februari 2026, menjadi salah satu penanda arah kebijakan tersebut.

Agenda itu melahirkan kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART), yang oleh pemerintah Indonesia diposisikan bukan sekadar perjanjian dagang, melainkan instrumen untuk memperkuat hilirisasi mineral kritis di dalam negeri.

Pemerintah menegaskan bahwa setiap peluang investasi yang muncul dari ART harus mengarah pada pembangunan fasilitas pemurnian dan pengolahan di Indonesia. Artinya, mineral kritis tidak akan dilepas dalam bentuk mentah, melainkan diproses lebih dulu untuk menciptakan nilai tambah domestik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, menyatakan Indonesia tetap berpegang pada prinsip ekonomi bebas aktif dengan memberikan kesempatan investasi yang sama kepada seluruh negara, termasuk Amerika Serikat, sepanjang sesuai regulasi nasional.

Untuk mineral kritikal, kami telah bersepakat untuk memfasilitasi bagi pengusaha-pengusaha yang ada di AS untuk melakukan investasi, dengan tetap menghargai aturan-aturan yang berlaku dalam negara kita. Kita juga akan memberikan prioritas untuk mendukung, memfasilitasi dalam rangka eksekusi. Termasuk dalamnya ada investasinya,”

kata Bahlil saat menyampaikan Keterangan Pers di Washington DC, dikutip Senin, 23 Februari 2026.

Ia menegaskan tidak ada perubahan kebijakan terkait larangan ekspor mineral mentah. Pemerintah, kata dia, tetap berkomitmen pada program hilirisasi nasional.

Jadi katakanlah mereka membangun smelter di Indonesia untuk nikel, kita akan dorong, kita akan kasih ruang yang sebesar-besarnya, sama juga dengan negara lain. Jadi jangan diartikan bahwa kita akan membuka ekspor barang mentah. Yang dimaksudkan di sini adalah mereka setelah melakukan pemurnian, kemudian hasilnya bisa diekspor. Biar clear nih, biar tidak ada salah interpretasi,”

tegas Bahlil.

Sebagai contoh, Bahlil merujuk pada investasi yang telah dilakukan oleh PT Freeport Indonesia dalam pembangunan fasilitas smelter tembaga senilai hampir US$4 miliar. Model investasi serupa, menurutnya, dapat diterapkan pada komoditas lain seperti nikel, logam tanah jarang, dan emas.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga menawarkan dua skema kepada perusahaan asal AS, yakni eksplorasi langsung atau kemitraan melalui skema joint venture (JV) dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Begitu mereka sudah berproduksi dan membangun smelter atau hilirisasinya, maka hak mereka untuk mengekspor ke Amerika,”

jelas Bahlil.

Meski ART diteken bersama Amerika Serikat, pemerintah menyatakan kebijakan investasi mineral kritis tidak bersifat eksklusif. Indonesia tetap membuka peluang bagi negara lain dengan prinsip perlakuan setara.

Kita berikan ruang sama juga dengan negara-negara lain, jadi equity treatment (perlakuan setara) saja,”

ungkap Bahlil.

Melalui ART, pemerintah menempatkan hilirisasi sebagai syarat utama investasi mineral kritis. Di saat yang sama, ruang ekspor tetap terbuka setelah proses pemurnian dilakukan di dalam negeri.

Tag:Bahlil Lahadaliaekspor mineral mentahHilirisasiperjanjian dagangSmelterThe Agreement on Reciprocal TradeTrump
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Aisyah Zakkiyah Jadi Komisaris PTPP, Gaji dan Latar Belakangnya Jadi Sorotan
By Syifa Fauziah
Aisyah Zakkiyah Jadi Komisaris PTPP
1
Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan Jampidsus
By Ivan Syahruna Lubis
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (kiri) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta
2
Selain Tersangka Korupsi Batu Bara, Febrie Adriansyah juga Jadi Tersangka TPPU 
By Rika Pangesti
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
3
Jampidsus Mundur, Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Penanganan Kasus Kejagung
By Rika Pangesti
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (tengah) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta
4
Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
By Rika Pangesti
Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus)
5

BERITA LAINNYA

Latitude Energy, dan Danantara Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Gasifikasi Batu Bara RI. (Sumber: Kedutaan Besar AS di Indonesia)
Ekonomi Bisnis

Danantara Gandeng Latitude Energy dari AS, Batu Bara RI Disulap Jadi Gas Sintetis

Perusahaan teknologi energi asal Amerika Serikat (AS), Latitude Energy, dan Danantara Indonesia…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup Menguat, Saham RANS Naik Paling Tinggi

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak menguat pada…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Bali Bakal Jadi Pusat Finansial Internasional RI Mirip Dubai, Airlangga Beberkan Alasannya

Pemerintah memilih Bali sebagai lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Lokasi ini…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 hari lalu
Papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Konglomerat RI Yakin IHSG Kembali Balik ke Level 9.000, Asal…

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah berada di level 5.000 atau menjauhi…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up