Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak menguat pada penutupan perdagangan Jumat, 10 Juli 2026. Rupiah menguat 0,35 persen ke level Rp18.065 per dolar Amerika Serikat (AS), dan IHSG menguat tipis 0,20 persen ke level 5.924.
Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapkan penguatan rupiah karena respons positif pasar terkait laporan International Monetary Fund (IMF) yang mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5 persen pada 2026, dan 5,1 persen pada 2027.
Pasar merespons positif mengenai pernyataan International Monetary Fund mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia,”
ujar Ibrahim dalam analisisnya Jumat, 10 Juli 2026.
Selain itu, penguatan juga didorong oleh laporan Asian Development Bank (ADB) yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap di level 5,2 persen pada 2026 dan 2027.







