Perusahaan teknologi energi asal Amerika Serikat (AS), Latitude Energy, dan Danantara Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menjajaki pengembangan proyek gasifikasi batu bara RI.
Melalui kerja sama ini, Latitude Energy akan mengeksplorasi peluang penerapan teknologi Transport Integrated Gasification (TRIG), teknologi gasifikasi batu bara yang mengubah batu bara menjadi gas sintetis (syngas).
Produksi gas sintetis di dalam negeri diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku sekaligus membuka peluang pengembangan industri berbasis hilirisasi.
Hubungan perdagangan dan investasi antara Amerika Serikat dan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar,”
kata Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Jakarta Joy M. Sakurai, Jumat, 10 Juli 2026.
Teknologi AS Bantu Ketahanan Energi RI


Menurutnya, teknologi energi maju Amerika dapat mendukung ketahanan energi, pertumbuhan industri, serta kemakmuran ekonomi jangka panjang bagi Indonesia dan AS.
Chief Executive Officer PT Danantara Development Management Fund Sigit P. Santosa mengatakan kemitraan tersebut sejalan dengan strategi pemerintah untuk memperkuat kemandirian energi melalui optimalisasi pemanfaatan batu bara berkalori rendah.
Latitude Energy menilai Indonesia memiliki prospek besar sebagai negara tujuan pertama pengembangan platform gasifikasi batu bara karena merupakan salah satu produsen batu bara terbesar di dunia.
Perusahaan juga menawarkan kemitraan jangka panjang yang mencakup dukungan manajemen, keahlian teknis, dan investasi untuk membangun proyek gasifikasi yang dapat diperluas dalam skala lebih besar.
Dengan teknologi TRIG milik Latitude, kami berkomitmen menghadirkan teknologi unggulan Amerika Serikat ke Indonesia, mengembangkan kapasitas lokal, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi industri hilir Indonesia. Kemitraan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kedaulatan energi Indonesia,”
ujar President & Chief Executive Officer Latitude Energy Holdings Inc., Jacob Thomas.
Tonggak Sejarah Penting RI – AS
Kedutaan Besar Amerika Serikat menyatakan penandatanganan MoU tersebut menjadi tonggak penting dalam kerja sama energi antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Selain memperkuat hubungan ekonomi kedua negara, kesepakatan itu juga diharapkan mendukung pengembangan industri nasional melalui pemanfaatan teknologi gasifikasi batu bara dan memperkuat ketahanan energi di Indonesia maupun kawasan Indo-Pasifik.























