Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 30 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Istana Klaim Program Pendidikan Tak Berkurang Usai Jatah Dana Diambil MBG, Tapi Ini Faktanya
Nasional

Istana Klaim Program Pendidikan Tak Berkurang Usai Jatah Dana Diambil MBG, Tapi Ini Faktanya

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: Februari 28, 2026 12:56 pm
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Peserta aksi dari Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menata poster pada aksi damai di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah/rwa)
Peserta aksi dari Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menata poster pada aksi damai di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah/rwa)
SHARE

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menanggapi isu pengurangan anggaran pendidikan dalam APBN yang digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Tidak ada program pendidikan yang dikurangi atau tidak berjalan. Seluruhnya berjalan, dilanjutkan, bahkan ditambah dan lebih detail, lebih fokus kepada siswa, sekolah, dan juga guru,”

kata Teddy, di Jakarta pada Jumat, 27 Februari 2026.

Ia menegaskan program strategis pendidikan yang telah berjalan, dipastikan tetap berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah pun berkomitmen menambah program-program peningkatan kualitas pendidikan bangsa.

Faktanya, tidak ada program strategis pendidikan dari periode sebelumnya yang tidak berjalan sekarang. Tidak ada program dari periode sebelumnya yang dihentikan. Semuanya berjalan, bahkan ditambah. Ada Kartu Indonesia Pintar, ada Program Indonesia Pintar,”

aku dia.

Kemudian, pemerintah mengklaim telah berusaha meningkatkan kesejahteraan guru di seluruh Indonesia, dengan memberikan kenaikan insentif bagi guru honorer. Meski secara kewenangan guru honorer berada di bawah pemerintah daerah, pemerintah pusat tetap memberikan tambahan insentif sebagai bentuk dukungan.

Dari tahun 2005 sampai 2025, ada insentif. (Nominalnya) naik di zaman Presiden Prabowo menjadi Rp400 ribu,”

ujar Teddy.

Perlawanan

Kebijakan alokasi anggaran program MBG yang mencapai Rp223,5 triliun dalam APBN berujung di meja hijau. Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) resmi mengajukan uji materi kepada Mahkamah Konstitusi perihal Pasal 22 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 2026.

Langkah ini diambil setelah pemotongan anggaran pendidikan demi MBG terbukti melumpuhkan kemampuan daerah untuk menggaji guru. Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim berpendapat kebijakan pemerintah pusat yang memangkas Transfer ke Daerah (TKD) demi membiayai BGN, menciptakan problem bagi para pendidik, khususnya guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Bagi P2G, postur APBN 2026, khususnya anggaran pendidikan Rp769 triliun sebagai mandatory spending (amanat Pasal 31 UUD 1945), telah mencederai hak konstitusional para pendidik. Anggaran pendidikan tidak boleh diambil dan diperuntukkan bagi MBG jika dampaknya mengorbankan kesejahteraan guru,”

kata Satriwan, kepada owrite.

Dari total Rp769 triliun anggaran pendidikan, BGN mendapatkan porsi raksasa sebesar Rp223 triliun. Tragisnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah hanya kebagian Rp56 triliun atau sekitar 7 persen saja dari total anggaran pendidikan APBN. Dampak paling fatal terjadi pada pos TKD yang menyusut menjadi Rp264 triliun.

Dengan TKD yang berkurang drastis inilah yang menjadi alasan utama pemda berteriak tidak mampu menggaji guru-guru PPPK Paruh Waktu. Pemda mengalami kesulitan fiskal karena pemotongan anggaran dari pusat,”

jelas Satriwan.

Imbas dari pergeseran anggaran ini langsung menghantam para pendidik. Berikut adalah temuan data upah guru di berbagai daerah akibat pemotongan TKD:

  1. Sumedang, Jawa Barat: Guru PPPK Paruh Waktu hanya digaji Rp55.000 per bulan.
  2. Dompu, NTB: Guru digaji Rp139.000 per bulan.
  3. Cianjur, Jawa Barat: Gaji guru berkisar Rp300.000 per bulan.
  4. Aceh Utara: 5.000 guru digaji Rp350.000-Rp 750.000, sementara 3.000 guru lainnya hanya digaji Rp200.000 per bulan.
  5. Lombok Timur (NTB), Langkat (Sumut), Blitar (Jatim), dan Musi Rawas (Sumsel): Gaji guru berkisar Rp500.000-Rp650.000 per bulan.
  6. Kota Serang, Banten: Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) hanya dilantik tanpa kontrak dan belum digaji sama sekali selama beberapa bulan terakhir.
Tag:anggaran pendidikangaji guruistana negaraMBGPPPKprabowoTeddy Indra Wijaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Digiring KPK dengan Rompi Oranye, Bupati Pemalang Anom Minta Maaf Usai Kena OTT
By Rahmat Baihaqi
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditahan KPK usai kena OTT.
1
Arti Istilah “Orang Have” hingga “Orang Not Yet”, Bahasa Gaul Gen Z yang Lagi Viral di Media Sosial
By Ani Ratnasari
Ilustrasi percakapan gen z
2
Putusan MK Diabaikan, Prabowo Harus Tegas soal Wamen yang Masih Rangkap Komisaris BUMN
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo saat memimpin Ratas
3
Luka Bully di MAN 3 Padang: Korban Simpan ‘Bom Waktu’ PTSD, Siap Meledak Jadi Dendam
By Syifa Fauziah
Pekerja kebersihan menyapu lantai sekolah pascaledakan bom rakitan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026).
4
Cara Mengatasi m-Banking BCA Terblokir 2026, Bisa Lewat Aplikasi Tanpa ke Bank
By Syifa Fauziah
Ilustrasi menggunakan Aplikasi Tanpa ke Bank
5

BERITA LAINNYA

Pekerja kebersihan menyapu lantai sekolah pascaledakan bom rakitan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026).
Nasional

Luka Bully di MAN 3 Padang: Korban Simpan ‘Bom Waktu’ PTSD, Siap Meledak Jadi Dendam

Kasus siswa di MAN 3 Padang yang diduga membawa bom rakitan setelah…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
1 jam lalu
Ilustrasi pembangunan markas Batalyon Teritorial di hutan.
Nasional

Harus Senang atau Sedih: Kemhan Siap Sulap 961 Hektare Hutan Jadi Markas Batalyon Teritorial

Kementerian Pertahanan resmi menerima Surat Keputusan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dari…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
12 jam lalu
Danau Toba di Sumatera Utara
Nasional

Air Danau Toba Susut 1 Cm per Hari, BMKG Lakukan Hal Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan operasi modifikasi cuaca di kawasan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
Petugas memadamkan sisa api yang membakar lahan gambut di Kelurahan Kameloh Baru, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Nasional

BMKG Fokus Cegah Karhutla di Enam Provinsi Saat El Nino Menguat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memfokuskan upaya pencegahan kebakaran hutan dan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up