Pengemudi ojek online (Ojol) dipastikan akan menerima Bonus Hari Raya (BHR) pada Lebaran Idul Fitri 2026. Sebanyak 850 ribu mitra akan menerima BHR dengan nilai total mencapai Rp220 miliar.
Direktur Utama GoTo Hans Patuwo mengatakan, alokasi anggaran yang disiapkan Perseroan untuk BHR sebesar Rp110 miliar atau naik dari tahun sebelumnya yang senilai Rp50 miliar.
Kami menyalurkan BHR sebagai bentuk apresiasi GoTo atas kontribusi mitra dalam menjaga kualitas serta keandalan layanan kepada pelanggan dalam 12 bulan terakhir, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan perusahaan,”
ujar Hans dalam keterangan resmi Rabu, 4 Maret 2026.
Hans menuturkan, besaran BHR untuk kategori nominal terendah pada tahun ini juga naik tiga hingga empat kali lipat.
Untuk BHR mitra roda dua naik dari sebelumnya Rp50.000 menjadi Rp150.000, sedangkan mitra roda empat nominal BHR terendah sebesar Rp200.000.
Ia menjelaskan, untuk para mitra roda ua akan menerima kisaran besaran BHR mulai dari Rp150.000 hingga Rp900.000. Sementara mitra roda empat akan menerima mulai dari Rp200.000 hingga Rp1.600.000.
Adapun kelompok penerima BHR dibagi menjadi tiga yakni mitra juara, mitra andalan, dan mitra harapan. BHR ini kata Hans, akan disalurkan ke mitra melalui saldo GoPay mitra mulai 4-6 Maret 2026.
Kami memahami bahwa perjalanan setiap mitra berbeda, ada yang dapat aktif penuh selama 12 bulan, ada pula yang sempat beristirahat karena kondisi kesehatan atau tanggung jawab keluarga. Oleh karena itu, tahun ini kami merancang penyempurnaan kategori penerima BHR berdasarkan pemahaman mendalam terhadap dinamika dan tantangan di lapangan,”
katanya.
Besaran BHR Mitra Grab
Sementara itu, Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan untuk mitra pengemudi Grab yang menerima BHR sebanyak 400 ribu mitra.
Ia mengatakan, alokasi anggaran BHR Grab juga naik dua kali lipan menjadi sebesar Rp100-110 miliar.
Ia menjelaskan, program BHR 2026 dibagi ke dalam tujuh kategori, masing-masing untuk mitra pengemudi roda dua, dan mitra pengemudi roda empat, yang disusun berdasarkan tingkat produktivitas dan aktivitas mitra sepanjang periode penilaian.
BHR 2026 merupakan bentuk penghargaan tulus Grab kepada seluruh mitra pengemudi dengan produktivitas tinggi yang setiap hari melayani masyarakat Indonesia. Program ini lahir dari itikad baik dan disusun berdasarkan produktivitas para mitra pengemudi,”
ujarnya.
Untuk kategori penerima tertinggi, mitra GrabBike dapat menerima hingga Rp850.000, dan mitra GrabCar hingga Rp1.600.000.
Sementara itu, pada kategori nominal terendah, terjadi peningkatan signifikan hingga tiga kali lipat menjadi Rp150.000 untuk GrabBike dan Rp200.000 untuk GrabCar.
Neneng mengatakan, penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan struktur apresiasi yang lebih cocok pada berbagai tingkat produktivitas. Untuk penyaluran BHR dilakukan paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri.
Mitra dapat mengecek status penerimaan secara transparan melalui aplikasi GrabDriver,”
jelasnya.
Neneng menjelaskan, skema BHR dirancang menggunakan indikator tingkat produktivitas mitra, termasuk jumlah dan konsistensi penyelesaian order, serta kualitas pelayanan.
Pendekatan berbasis produktivitas ini bertujuan memastikan apresiasi diberikan secara proporsional sesuai partisipasi mitra dalam ekosistem yang fleksibel.
Berdasarkan data internal per Desember 2025, dari sekitar 3,7 juta mitra yang terdaftar, rata-rata mitra yang pernah menggunakan aplikasi dalam satu bulan berjalan berkisar antara 700.000 hingga 800.000


