Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Kecam Kebijakan Luar Negeri, YLBHI Sebut Board of Peace Strategi Perdamaian Palsu
Nasional

Kecam Kebijakan Luar Negeri, YLBHI Sebut Board of Peace Strategi Perdamaian Palsu

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Maret 6, 2026 4:05 pm
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
5 bulan lalu
Share
Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Amerika Serikat
Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Amerika Serikat (Foto: The White House)
SHARE

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) bersama koalisi masyarakat sipil menyuarakan penolakan keras terhadap sejumlah kebijakan luar negeri di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

YLBHI menyoroti keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Amerika Serikat, rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza, serta menyikapi agresi militer AS dan Israel terhadap Iran. BoP alih-alih mewujudkan perdamaian, justru berubah fungsi menjadi Board of War (Dewan Perang) yang melanggengkan kejahatan kemanusiaan.

Ketua Umum YLBHI Muhamad Isnur, berkata serangan koalisi AS dan Israel terhadap Iran merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

Serangan Israel dan Amerika ke Iran adalah bagian dari Pelanggaran Hukum Internasional, juga bagian dari Kejahatan Kemanusiaan (Gross Violation of Human Rights). Serangan ini telah membunuh lebih dari 160 anak sekolah dengan para gurunya, membunuh pemimpin dan pejabat-pejabat negara yang sah, juga bagian dari melanggengkan tindakan genosida yang dilakukan kepada rakyat Palestina,”

kata Isnur, Kamis, 5 Maret 2026.  

Penolakan YLBHI bermula dari rilis petisi Koalisi Masyarakat Sipil pada 1 Maret 2026. Petisi tersebut mengkritik minimnya ruang partisipasi publik dalam keputusan krusial negara. YLBHI menilai, langkah Presiden Prabowo menyepakati berbagai kebijakan tersebut terindikasi melanggar konstitusi.

Berdasarkan Pasal 11 UUD 1945, pembuatan perjanjian internasional harus melibatkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Namun, pemerintah dianggap mengabaikan proses konsultasi tersebut.

Langkah ini dinilai telah menyeret Indonesia ke dalam pusaran imperialisme baru dan mengorbankan posisinya sebagai negara non-blok yang memegang teguh prinsip politik bebas-aktif sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.

YLBHI menyoroti kemunafikan Board of Peace yang diklaim AS sebagai sarana perdamaian di Palestina. Kenyataannya, AS justru memotori agresi ke Iran di tengah perundingan nuklir akhir Februari 2026. Serangan tersebut merupakan kejahatan perang luar biasa yang menewaskan sekitar 1.000 orang di Teheran, termasuk warga sipil dan anak-anak.

Dukungan tersirat maupun keterlibatan Indonesia dalam kerangka kerja sama ini dinilai sangat mencoreng nama baik Indonesia, terlebih dalam kapasitasnya sebagai Presiden Dewan HAM PBB.

YLBHI memandang kegagalan bersikap tegas atas serangan ini membuktikan inkompetensi, sekaligus menjadi alasan mutlak mengapa Indonesia wajib segera menarik diri dari BoP.

YLBHI juga memperingatkan ketidaksiapan Indonesia dalam merespons imbas ekonomi dari eskalasi konflik di Timur Tengah. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran akibat konflik ini telah mengancam ketahanan energi nasional.

Ketersediaan cadangan minyak Indonesia dilaporkan hanya cukup untuk 20 hari ke depan. Kondisi ini diperparah dengan tren penurunan nilai tukar rupiah yang berpotensi memicu lonjakan inflasi dan tekanan ekonomi berat dan diproyeksikan tekanan ini dapat berimplikasi langsung pada instabilitas kondisi sosial dan politik di dalam negeri.

Merespons rentetan krisis tersebut, YLBHI mendesak pemerintah dan DPR mengambil langkah strategis:

1. Evaluasi keanggotaan BoP: Pemerintah dan DPR dituntut segera mengevaluasi kesepakatan keterlibatan Indonesia dalam Piagam BoP serta perjanjian dagang (RTA) dengan AS yang dianggap menjebak RI dalam imperialisme.

2. Kembali ke politik Bebas-Aktif: Pemerintah didesak untuk mengembalikan arah diplomasi ke prinsip bebas-aktif yang selama puluhan tahun menjadi pedoman diplomasi Indonesia.

3. Tolak pengiriman TNI tanpa mandat PBB: YLBHI menolak tegas rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza jika tidak didasari oleh mandat resmi dari Dewan Keamanan PBB. Langkah gegabah diyakini hanya akan memperburuk stabilitas global dan mencoreng reputasi historis Indonesia sebagai pendukung utama kemerdekaan Palestina.

Tag:Board of PeaceDonald TrumpGazaHeadlinePalestinaYLBHI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
1
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
2
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
3
Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu
By Natania Longdong
Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
4
Babak Baru Polemik Tudingan Wartawan ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Siapkan Langkah Hukum
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus.
5

BERITA LAINNYA

Presiden RI Prabowo Subianto
Nasional

Hasil Survei PISA Rendah, Prabowo Sedih Kualitas Pendidikan RI Terbelakang

Presiden Prabowo Subianto mengaku prihatin terhadap capaian pendidikan Indonesia yang masih tertinggal…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
5 jam lalu
Seorang dokter membaewa stetoskop.
Nasional

Soal Viral Nakes Hujat Pasien BPJS, Anggota DPR Ini Desak Evaluasi Etika Nakes

Anggota Komisi IX DPR RI, Muhammad Haris menilai meninggalnya peserta BPJS Kesehatan…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
5 jam lalu
BRIN Pamerkan Teknologi Nuklir ke Prabowo. (Sumber: BPMI)
Nasional

Prabowo Dapat Kabar PLTN dari BRIN, RI Ternyata Punya 89 Ribu Ton Uranium

Presiden Prabowo Subianto menerima paparan mengenai pengembangan teknologi nuklir dari Badan Riset…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
6 jam lalu
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu mengikuti pelantikan dan penyerahan SK di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng di Palu, Sulawesi Tengah
Nasional

DPR Desak Purbaya Segera Tambah Transfer ke Daerah, Gaji ASN Terancam Tersendat

Anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Kholid mendesak pemerintah segera memutuskan tambahan…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up