Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 19 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Hasil Survei PISA Rendah, Prabowo Sedih Kualitas Pendidikan RI Terbelakang
Nasional

Hasil Survei PISA Rendah, Prabowo Sedih Kualitas Pendidikan RI Terbelakang

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Agustus 6, 2026 10:05 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 minggu lalu
Share
Presiden RI Prabowo Subianto
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri akad massal 62.000 unit KPR rumah subsidi dan penyaluran KUR Perumahan senilai Rp880 miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026. (Foto: YouTube Presiden).
SHARE

Presiden Prabowo Subianto mengaku prihatin terhadap capaian pendidikan Indonesia yang masih tertinggal berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA). 

Daftar isi Konten
  • Posisi RI di Bawah Negara OECD
  • PISA Jadi Bahan Koreksi

Menurutnya, hasil tersebut harus diterima sebagai fakta sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk mempercepat perbaikan kualitas pendidikan nasional.

Dalam penguasaan sains dan teknologi, tentunya masalah pendidikan itu adalah fondasi, landasan yang paling, paling, paling kritikal, paling kritis,”

kata Prabowo saat bertemu dengan 100 periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.
Baca juga:
Bukan Sekadar Lawatan, Wang Yi Bawa 5 Agenda Strategis China… Kunjungan Menteri Luar Negeri China Wang Yi ke Indonesia pada 19-22 Agustus…
Karhutla Kembali Mengganas, DPR Usul Status Bencana Nasional dan Bentuk… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di sejumlah daerah sehingga mendapat…
Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Seperti Orang Sakit Malaria: Pagi… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, mengatakan tidak ada…
  • Bukan Sekadar Lawatan, Wang Yi Bawa 5 Agenda Strategis China ke Indonesia
  • Karhutla Kembali Mengganas, DPR Usul Status Bencana Nasional dan Bentuk Badan Khusus
  • Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Seperti Orang Sakit Malaria: Pagi Turun, Malam…

Posisi RI di Bawah Negara OECD

Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan Tahun 2026 sebesar Rp769,1 triliun dengan program prioritas antara lain yakni kesejahteraan guru, program Indonesia pintar, hingga digitalisasi pembelajaran. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/wsj.
Ilustrasi foto Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan Tahun 2026 sebesar Rp769,1 triliun dengan program prioritas antara lain yakni kesejahteraan guru, program Indonesia pintar, hingga digitalisasi pembelajaran. (Sumber: Antara Foto/Auliya Rahman/wsj)

Prabowo mengatakan dirinya terbiasa memimpin berdasarkan fakta dan realitas, meski terkadang fakta tersebut tidak menyenangkan. 

Ia kemudian menyinggung hasil survei PISA yang menunjukkan posisi Indonesia masih berada di bawah sejumlah negara di kawasan maupun rata-rata negara anggota OECD.

Kadang-kadang fakta menyakitkan. Katanya sekarang ada suatu survei namanya PISA, yang membandingkan kualitas pendidikan berbagai negara. Kita termasuk tidak terlalu bagus ya,”

ujarnya.

Ia mengungkapkan skor kemampuan membaca siswa Indonesia hanya sedikit berada di atas Filipina, namun masih berada di bawah Thailand, Malaysia, Vietnam, Jepang, Singapura, Belanda, serta rata-rata OECD.

Meski demikian, Prabowo menilai perbandingan dengan Singapura perlu dilihat secara proporsional mengingat tantangan Indonesia jauh lebih besar sebagai negara kepulauan dengan ratusan ribu sekolah yang tersebar hingga daerah terpencil.

Dia berhasil. Tapi kesulitan kita sangat besar. Ini tidak boleh menjadi alasan bahwa kita tidak perlu mengejar ketertinggalan,”

tegasnya.

PISA Jadi Bahan Koreksi

Sebanyak 74 siswa mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan, Bali, Kamis (21/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Nyoman Hendra Wibowo/foc)
Sebanyak 74 siswa mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan, Bali, Kamis (21/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Nyoman Hendra Wibowo/foc)

Menurut Prabowo, hasil PISA harus dipandang sebagai peringatan dan bahan koreksi, bukan alasan untuk saling menyalahkan. Pemerintah, kata dia, harus mencari akar persoalan dan menyiapkan langkah konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Sudah kita terima ini sebagai, katakanlah, peringatan, koreksi, dan kita cari bagaimana kita akan atasi,”

jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Prabowo menyatakan pemerintah akan meningkatkan investasi di sektor pendidikan. 

Langkah tersebut meliputi perbaikan infrastruktur sekolah, pembangunan sekolah unggulan dengan kurikulum International Baccalaureate (IB), hingga memperluas kerja sama dengan universitas-universitas terbaik dunia.

Selain itu, pemerintah juga akan berupaya meningkatkan investasi di bidang riset dan pengembangan (research and development/R&D). 

Menurut Prabowo, pendanaan untuk program tersebut akan diperoleh melalui efisiensi anggaran serta pemberantasan praktik korupsi dan kecurangan.

Inilah saya ingin investasi cukup besar di bidang pendidikan untuk generasi penerus kita,”

imbuh Prabowo
Baca juga:
Bendera Bergambar Prabowo Saat Atraksi Kopassus Tuai Komentar Pedas Netizen Selain kekhidmatan acara, penampilan paskibra dan berbagai penampilan yang memukau, ternyata ada…
Jika Disingkirkan dari Gerindra, KDM-Anies Berpeluang Tantang Prabowo di Pilpres… Peluang Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM berpindah partai dan membangun…
Elektabilitas Jadi Ancaman Prabowo, Akankah KDM Diasingkan dari Partai? Menguatnya elektabilitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mulai membuka potensi gesekan…
  • Bendera Bergambar Prabowo Saat Atraksi Kopassus Tuai Komentar Pedas Netizen
  • Jika Disingkirkan dari Gerindra, KDM-Anies Berpeluang Tantang Prabowo di Pilpres 2029
  • Elektabilitas Jadi Ancaman Prabowo, Akankah KDM Diasingkan dari Partai?
Tag:OECDPendidikanPISAPrabowo SubiantoResearch and Development
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Roberto Carlos Dikabarkan Mualaf Usai Bertemu Tokoh Islam Brasil, Ucap Syahadat 4 Pekan Lalu
By Hadi Febriansyah
Mantan bintang Timnas Brasil dan Real Madrid Roberto Carlos.
1
Mulai Oktober, Bayar Pakai QRIS di Bawah Rp100 Ribu Tak Kena MDR, Ini Aturannya
By Ani Ratnasari
Penumpang memindai kode QR untuk membayar tiket bus Trans Jateng di Semarang, Jawa Tengah
2
DPR dan Pemerintah Finalisasi Nasib Guru PPPK, Ada Jalan Baru Menuju Status PNS
By Rika Pangesti
Ilustrasi Gedung DPR
3
Praperadilan Eks Jampidsus: Polri Buka Suara atas Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah
By Rahmat Baihaqi
Polri memberikan jawaban atas gugatan praperadilan kubu eks Jampidsus Febrie di PN Jakarta Selatan, 19 Agustus 2026.
4
Intip Isi Goodie Bag Upacara 17 Agustus di Istana Negara
By Ossid Duha Jussas Salma
Isi goodie bag suvenir Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara
5

BERITA LAINNYA

Tim Gabungan BNN mengamankan 10 awak kapal MV Ocean Porter yang mengangkut diduga narkoba cair jenis methamphetamine seberat kurang lebih 1,6 ton.
Nasional

BNN Gagalkan Kapal Bawa 1,6 Ton Narkotika Cair, Identitas Kapal Ternyata Palsu!

Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan perjalanan kapal MV Ocean Porter…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Nasional

Usai Rentetan Kecelakaan Kapal, Kemenhub Siapkan Sanksi Keras hingga Larangan Berlayar

Kementerian Perhubungan RI akhirnya buka suara setelah rentetan kecelakaan kapal terjadi dalam…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
4 jam lalu
KN Masalembo bawa korban kebakaran kapal KM Mutiara Sentosa II di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.
Nasional

Kapal Terus Kecelakaan, DPR Bongkar Fakta Mengejutkan: 12 Insiden Terjadi dalam 2 Tahun

Rentetan kecelakaan kapal dalam beberapa waktu terakhir membuat Komisi V DPR RI…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Suasana rapat kerja Komisi V DPR bersama pemerintah terkait kecelakaan transportasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Nasional

Kecelakaan Transportasi Marak, Biang Masalah Dibongkar: Anggaran Pengawasan Masih Seret

Komisi V DPR RI menilai persoalan keselamatan transportasi tak bisa hanya dibebankan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up