Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 9 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Keracunan dan Dugaan Mark-Up MBG, Kepala Badan Gizi Nasional Dilaporkan ke Polisi
Nasional

Keracunan dan Dugaan Mark-Up MBG, Kepala Badan Gizi Nasional Dilaporkan ke Polisi

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteIvan OWRITE
Last updated: Maret 7, 2026 11:20 am
Rahmat Baihaqi
Ivan Syahruna Lubis
Share
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana (Foto: Owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Koalisi masyarakat sipil Barisan Rakyat Nusantara (Baranusa) melaporkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan penyimpangan dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua Baranusa, Adi Kurniawan, mengatakan laporan tersebut dilayangkan setelah muncul sejumlah kasus dugaan keracunan yang dialami siswa di beberapa daerah setelah mengonsumsi menu dari program MBG.

Kami melaporkan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, terkait dugaan praktik mark-up anggaran di sejumlah daerah yang berpotensi berdampak pada kualitas makanan hingga menyebabkan kasus keracunan pada anak-anak,”

kata Adi dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).

Menurut Adi, maraknya kasus tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah, tetapi juga pimpinan Badan Gizi Nasional sebagai institusi yang mengoordinasikan program tersebut secara nasional.

Ia juga menilai, pemerintah termasuk Presiden Prabowo Subianto sebagai penggagas program MBG, perlu memberikan perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaannya.

Ketika program ini berjalan dan banyak anak mengalami keracunan, sementara di saat yang sama muncul dugaan penyimpangan anggaran, maka hal ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,”

ujarnya.

Adi menambahkan, aparat penegak hukum seharusnya dapat lebih proaktif menyelidiki persoalan tersebut, terutama setelah muncul sejumlah laporan kasus keracunan terkait program MBG di berbagai wilayah.

Kami berharap Polri dapat menyelidiki lebih dalam pelaksanaan program MBG agar pelaksanaannya benar-benar transparan dan akuntabel,”

katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun Baranusa dan diterima Owrite.id, sejumlah mitra SPPG diduga melakukan praktik penggelembungan harga bahan baku pangan dalam penyediaan menu MBG.

Modus yang disebutkan antara lain mark-up harga bahan pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), penggunaan bahan baku dengan kualitas lebih rendah dari standar, serta dugaan praktik monopoli pemasok.

Dalam beberapa kasus, mitra disebut hanya bekerja sama dengan satu atau dua pemasok tertentu sehingga membatasi keterlibatan pemasok lokal seperti petani, peternak, dan nelayan kecil.

Baranusa juga menyoroti pernyataan Ketua DPC PDIP Jember, Widarto, yang sebelumnya menyebut adanya potensi penyimpangan dalam penyediaan menu MBG selama bulan Ramadan.

Widarto memperkirakan harga satu porsi menu MBG pada periode tersebut tidak mencapai kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000. Hal itu, menurutnya, menimbulkan dugaan adanya pengurangan kuantitas atau kualitas makanan yang diterima siswa.

Jika pengurangan dilakukan setiap hari dalam jumlah besar, apalagi ditambah metode distribusi makanan yang dirapel untuk dua hingga tiga hari oleh sebagian SPPG, maka potensi kerugian negara bisa sangat besar,”

demikian kutipan laporan Baranusa.

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan program Makan Bergizi Gratis menjangkau sekitar 82,9 juta penerima manfaat pada 2026.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp335 triliun. Dari jumlah itu, sekitar Rp319,5 triliun dialokasikan untuk penyediaan makanan bergizi, sementara sisanya sekitar Rp35,5 triliun digunakan untuk biaya pendukung program.

Besarnya nilai anggaran tersebut dinilai sejumlah pihak membuat program MBG perlu diawasi secara ketat guna mencegah potensi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaannya.

Tag:Bahan MakananBaranusabareskrimBMGDugaanEditorialLaporkanMark Up
Share This Article
Email Salin Tautan Print
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput isu nasional dengan berfokus pada bidang politik hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Amien Rais Sentil Prabowo: Kurangi ‘Omon-Omon’, Jangan Demam Panggung Tiap Lihat Mikrofon
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).
1
Seskab Teddy Dikritik Keras! Gaya Komunikasi Istana Dinilai Reaktif dan Jadi Bumerang
By Hardani Triyoga
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
2
Pasar Saham Berdarah! IHSG Ambyar ke 5.381, Ratusan Saham Berguguran Senin Pagi
By Anisa Aulia
Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
3
Amien Rais Kritik Gaya Pidato Prabowo: Jangan Gebrak-gebrak, Meja Itu Tak Bersalah!
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Presiden KSPI Said Iqbal (kanan) memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
4
Cadangan Devisa RI Turun Jadi US$144,9 Miliar Imbas Stabilisasi Rupiah dan Bayar Utang
By Anisa Aulia
Gedung Bank Indonesia.
5

BERITA LAINNYA

Nasional

Surat Sony ke Kepala BGN Nanik Jadi Sorotan, Makna ‘Hadiah Terindah’ Masih Misteri

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya belum juga menjelaskan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
9 jam lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (kiri) bersama Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari (kanan) berpose usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Nasional

Rencana Nanik Deyang: Moratorium Dapur MBG di Jawa, Gaet Investor Buat Wilayah 3T

Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang langsung membuat gebrakan baru…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
9 jam lalu
Rapat panja
Nasional

Ketok Palu! Usulan Pensiun Polisi 60 Tahun untuk Semua Pangkat Ditolak

Usulan menyamakan usia pensiun seluruh anggota Polri di angka 60 tahun ditolak…

Rika PangestiSyifa Fauziah
By
Rika Pangesti
Syifa Fauziah
9 jam lalu
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti apel bersama di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Palu, Sulawesi Tengah,
Nasional

Negara Lagi ‘Bokek’, Mendagri Larang Penambahan Honorer Sebut Bisa Jadi ‘Bom Waktu’

Menteri Dalam Negri (Mendagri) Tito Karnavian, meminta kepada semua kepala daerah untuk…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Baihaqi
Amin Suciady
9 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up