Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 24 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Lebaran Sebentar Lagi, Ekonomi Kuartal I-2026 Diproyeksi Tumbuh 5,1 Persen
Ekonomi Bisnis

Lebaran Sebentar Lagi, Ekonomi Kuartal I-2026 Diproyeksi Tumbuh 5,1 Persen

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 10, 2026 10:48 am
Anisa Aulia
Dusep
Share
Pedagang melayani calon pembeli sandal dan sepatu untuk kebutuhan Lebaran di salah satu pusat penjualan di Pasar Rakyat Meulaboh, Aceh Barat, Aceh.
Pedagang melayani calon pembeli sandal dan sepatu untuk kebutuhan Lebaran di salah satu pusat penjualan di Pasar Rakyat Meulaboh, Aceh Barat, Aceh. (Sumber: Antara Foto/Syifa Yulinnas/nym)
SHARE

Momentum Lebaran Idul Fitri diperkirakan menjadi pendorong ekonomi di kuartal I-2026. Ekonomi pada kuartal I-2026 diproyeksikan tumbuh di kisaran 5-5,1 persen, karena sejumlah indikator menunjukkan kenaikan konsumsi masyarakat jelang Lebaran Idul Fitri.

Daftar isi Konten
  • Daya Beli Naik Tapi Tak Merata
  • Sektor Ritel hingga Pariwisata Akan Terdongkrak

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet mengatakan bila melihat indikator awal perekonomian yakni penjualan ritel, Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur, serta keyakinan konsumen terdapat sinyal bahwa konsumsi masyarakat akan naik.

Jika melihat indikator awal perekonomian seperti penjualan ritel, PMI manufaktur, serta keyakinan konsumen, terdapat sinyal bahwa aktivitas konsumsi masyarakat berpotensi meningkat menjelang Lebaran 2026, meskipun penguatannya kemungkinan tidak terlalu besar,”

ujar Yusuf kepada owrite Senin, 10 Maret 2026.

Yusuf menyebut, momentum Ramadan biasanya memang mendorong kenaikan belanja rumah tangga karena adanya kebutuhan musiman. Hal ini diantaranya makanan, pakaian, perjalanan mudik, hingga pencairan Tunjangan Hari Raya (THR). 

Hal ini pada akhirnya dapat memberikan dorongan terhadap aktivitas ekonomi pada kuartal berjalan, terutama melalui komponen konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia,”

jelasnya.

Namun Yusuf mengatakan, momentum Lebaran hanya bersifat musiman, sehingga dampaknya hanya akan terasa dalam jangka pendek dan tidak selalu mencerminkan penguatan daya beli secara struktural. Sehingga, pertumbuhan ekonomi di kuartal I diperkirakan tumbuh 5,1 persen.

Pertumbuhan ekonomi di kuartal I (periode kuartal terdampak Ramadan dan Lebaran) berpotensi mencapai 5,0 hingga 5,1 persen,”

ujarnya.

Daya Beli Naik Tapi Tak Merata

Dari sisi daya beli kata Yusuf, bila melihat dinamika beberapa bulan terakhir ada indikasi bahwa konsumsi masyarakat cenderung membaik pada periode Ramadan dan Lebaran. Hal ini karena pencairan THR dan stimulus yang digelontorkan pemerintah.

Pencairan THR dan berbagai stimulus pemerintah tentu akan menambah ruang belanja masyarakat, khususnya untuk kebutuhan yang sifatnya musiman,”

terangnya.

Kendati demikian, peningkatan daya beli itu tidak akan merata di semua kelompok masyarakat. Menurut Yusuf, hanya kelompok menengah atas yang masih memiliki ruang konsumsi yang cukup kuat.

Peningkatan daya beli tersebut kemungkinan tidak merata di semua kelompok masyarakat. Kelompok menengah atas relatif masih memiliki ruang konsumsi yang cukup kuat, sementara kelompok berpendapatan rendah terbantu oleh tambahan pendapatan seperti THR maupun bantuan sosial,”

ujarnya.

Sedangkan untuk kelompok masyarakat kelas menengah, pola konsumsi cenderung lebih selektif karena tekanan biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi. Artinya, memang ada kenaikan konsumsi, namun tidak akan terlalu agresif.

Sehingga peningkatan konsumsi kemungkinan tetap ada tetapi tidak terlalu agresif,”

ucapnya.

Senada dengan Yusuf, Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rizal Taufikurahman mengatakan bahwa Lebaran 2026 tetap menjadi salah satu pengungkit penting aktivitas ekonomi pada kuartal I-2026. 

Karena Idul Fitri tahun ini jatuh pada akhir Maret sehingga dorongan konsumsi masuk lebih awal. Konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama ekonomi dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap PDB, sehingga peningkatan belanja pada periode Ramadan–Lebaran biasanya memberi tambahan dorongan pada pertumbuhan kuartalan,”

ujar Rizal kepada owrite.

Rizal juga menilai, dampak momen Lebaran ke pertumbuhan ekonomi nasional akan cenderung terbatas. Sebab, momen ini lebih bersifat musiman.

Kontribusinya lebih bersifat musiman, yakni mempercepat konsumsi yang seharusnya terjadi di periode lain, sehingga efeknya terhadap pertumbuhan ekonomi cenderung terbatas dan tidak bersifat permanen,”

katanya.

Memang kata Rizal, konsumsi masyarakat akan naik selama Ramadan dan Lebaran, tetapi lebih karena faktor musiman dibanding perbaikan struktural. Sehingga, momentum Lebaran cenderung berfungsi sebagai penopang sementara konsumsi agar daya beli tidak melemah lebih dalam.

Tekanan harga pangan dan biaya hidup masih terasa, tercermin dari inflasi yang relatif tinggi serta penurunan Indeks Keyakinan Konsumen pada Februari 2026. Artinya masyarakat masih optimistis karena indeks tetap di zona ekspansif, tetapi ekspektasi ekonomi ke depan mulai lebih hati-hati,”

ujarnya.

Sektor Ritel hingga Pariwisata Akan Terdongkrak

Rizal mengatakan, pada momen Lebaran sektor yang paling terdorong adalah perdagangan ritel, makanan dan minuman, transportasi dan logistik, akomodasi serta pariwisata. 

Peningkatan mobilitas masyarakat selama mudik akan memperkuat permintaan pada transportasi darat, udara, serta jasa distribusi,”

jelasnya.

Selain itu sambung Rizal, aktivitas belanja menjelang Lebaran juga meningkatkan kinerja pusat perbelanjaan, restoran, serta pelaku UMKM yang bergerak di sektor makanan, fesyen, dan oleh-oleh.

Tag:Daya Beliidul fitriKonsumsiLebaranPertumbuhan EkonomiRitelTHR
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Sejumlah kendaraan melintas tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jawa Barat.
Nasional

Polri Berlakukan One Way Nasional Arus Balik di KM 414 Kalikangkung – KM 70 Cikatama

Polri resmi memberlakukan skema one way nasional pada puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026. Skema ini diberlakukan dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 Cikatama. Kapolri…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas (kiri) tiba di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Soal Potensi Yaqut jadi Tahanan Rumah Lagi, Jawaban KPK Bikin Gregetan!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, setelah sebelumnya sempat menjadi tahanan rumah. Pengalihan penahanan Yaqut dilakukan setelah ia mengajukan permohonan ke KPK pada…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pusat wisata sekaligus memantau persiapan pengamanan arus balik di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa, 24 Maret 2026.
Nasional

Tinjau Arus Balik di Bali, Kapolri Instruksikan Mitigasi Cuaca Ekstrem

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan optimal dan memitigasi potensi cuaca ekstrem selama periode arus balik Lebaran 2026. Hal tersebut ditegaskan oleh Kapolri usai meninjau…

By
Adi Briantika
Ivan
4 Min Read

BERITA LAINNYA

Petugas mengisi BBM jenis Pertalite ke tangki sepeda motor konsumen di salah satu SPBU Pertamina di Palu, Sulawesi Tengah
Ekonomi Bisnis

Harga Keekonomian Pertalite Rp15.100 per Liter, Ekonom: WFH 1 Hari Sepekan Tak Banyak Bantu APBN

Pemerintah akan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Ilustrasi Motor Listrik. (Sumber: Unsplash/Ather Energy)
Ekonomi Bisnis

Perang Timur Tengah Kerek Harga BBM, Asosiasi Ojol Minta Subsidi Dialihkan ke Motor Listrik

Memanasnya ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah akibat konflik antara AS-Israel vs Iran…

owrite-adi-briantikadusep-malik
By
Adi Briantika
Dusep
3 jam lalu
Ilustrasi kapal tanker pembawa bahan bakar minyak (BBM). (Sumber: Unsplash/Georg Eiermann)
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Balik Arah, Trump Klaim ‘Rem’ Serangan Usai Negosiasi Produktif AS-Iran

Harga minyak dunia anjlok pada perdagangan Senin, usai Presiden Donald Trump menyatakan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
4 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Ekonomi Bisnis

Purbaya Sebut WFH Hemat BBM 20 Persen, Ekonom: Angka Terlalu Besar

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai, penerapan kebijakan Work From Home (WFH)…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up