Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 1 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • prabowo
  • MBG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen, Partai Buruh Ancam Gugat ke MK
Nasional

Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen, Partai Buruh Ancam Gugat ke MK

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Maret 10, 2026 4:12 pm
Adi Briantika
Ivan
Share
ilustrasi Pengunjuk rasa dari sayap perempuan Partai Buruh membawa poster saat aksi Hari Perempuan Internasional atau International Womens Day (lWD) 2026
Ilustrasi pengunjuk rasa dari sayap perempuan Partai Buruh membawa poster saat aksi Hari Perempuan Internasional atau International Womens Day (lWD) 2026 ( ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym)
SHARE

Wacana kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) menjadi 7 persen untuk penyelenggaraan Pemilu menjadi polemik.

Wacana yang kembali mengemuka di tengah rencana revisi Undang-Undang Pemilu ini dinilai bertentangan dengan kehendak konstitusi dan mencederai prinsip keadilan dalam berdemokrasi.

Diskursus perihal kenaikan ambang batas parlemen menjadi 7 persen awalnya digaungkan oleh Partai NasDem melalui Ketua Umumnya, Surya Paloh. https://sinpo.id/detail/115243/surya-paloh-nasdem-konsisten-usul-ambang-batas-parlemen-7-persenUsulan ini diklaim bertujuan untuk menyederhanakan sistem multipartai di Indonesia menjadi selected party, demi mengoptimalkan kinerja dan efektivitas wakil rakyat di parlemen.

Merespons wacana yang berkembang di parlemen tersebut, Wakil Presiden Kepemiluan Partai Buruh Said Salahudin menegaskan bahwa isu parliamentary threshold merupakan isu sentral bagi Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR), sebuah koalisi yang beranggotakan delapan partai politik non-parlemen, termasuk Partai Buruh.

Said berpendapat ada tiga faktor penting yang harus menjadi sorotan utama dalam pengaturan PT:

Kesatu, keberadaan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 116/PUU-XXI/2023. Putusan ini pada pokoknya menyatakan bahwa pembentuk undang-undang wajib melakukan perubahan terhadap norma dan besaran angka PT dalam Undang-Undang Pemilu, sepanjang tidak bertentangan dengan hak politik, kedaulatan rakyat, dan rasionalitas. Spirit dan substansi dari putusan MK itu adalah memerintahkan agar besaran PT diturunkan. Bukan menaikkan angka.

Jika aturan PT diubah dengan cara memperbesar angkanya di atas 4 persen, itu justru akan melanggar moralitas, rasionalitas, dan menciptakan ketidakadilan yang tidak bisa ditoleransi. MK pasti akan membatalkan aturan yang demikian. Partai Buruh pasti akan menggugat aturan tersebut,”

kata Said, kepada owrite, Senin, 9 Maret 2026.

Kedua, fenomena hilangnya puluhan juta suara rakyat secara sia-sia. Said menyoroti fakta bahwa penerapan PT 4 persen saat ini saja telah mengorbankan suara pemilih sah yang begitu masif. Terlebih lagi jika besaran PT dinaikkan menjadi 7 persen alias naik 3 persen daripada sebelumnya.

Ia mengaku partainya punya data dan bisa membuktikan ada lebih dari 57,1 juta suara sah pemilih terbuang akibat pemberlakuan PT 4 persen di Pemilu 2019. Bahkan di Pemilu 2024 jumlahnya melampaui 60,6 juta suara. Secara rata-rata suara terbuang di dua pemilu tersebut mencapai lebih dari 40 persen.

Demokrasi macam apa yang mau dibangun, jika puluhan juta suara pemilih selalu terbuang percuma pada setiap penyelenggaraan pemilu akibat aturan PT?”

ucap Said.

Ketiga, metode perhitungan PT yang berbasis nasional dinilai menabrak konstitusi. Pengaturan saat ini yang mendasarkan hitungan PT pada perolehan suara sah parpol secara nasional dinilai bertentangan dengan banyak Putusan MK yang pada pokoknya menyatakan bahwa hal-ikhwal pengaturan Pemilu harus dikaitkan dengan daerah pemilihan atau dapil.

Said merujuk pada Putusan MK Nomor 19/PUU-XVII/2019, Nomor 20/PUU-XVII/2019, Nomor 28/PUU-XXII/2024, dan Nomor 137/PUU-XXII/2024.

Di semua putusan itu MK tegas mengatakan bahwa dapil harus dijadikan sebagai elemen penting dalam menetapkan aturan Pemilu. Sehingga, basis perhitungan PT seharusnya merujuk pada perolehan suara sah parpol di tiap dapil, bukan berdasar pada perolehan suara sah parpol secara nasional. Ini masalahnya,”

tegas Said.

Atas pelbagai problematika tersebut, Said berkata Partai Buruh bersama koalisi GKSR saat ini tengah merumuskan konsep aturan PT yang lebih adil dan berlandaskan pada putusan konstitusi. Lantas ia mendorong dua opsi.

Opsi pertama, apabila aturan PT tetap diberlakukan, maka basis perhitungannya harus berdasar pada perolehan suara sah di dapil, bukan nasional.

Opsi kedua, apabila sistem perhitungan terpaksa tetap berbasis pada perolehan suara sah secara nasional, maka besaran angkanya wajib diturunkan secara drastis hingga cukup di angka 1 persen.

Tag:Gugat MKParliamentaryPartai buruhWacana
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) didampingi Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban (kiri), Ketua Umum KSPSI sekaligus Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat (kedua kiri), Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea (ketiga kiri), Presiden KSPI Said Iqbal (kedua kanan) dan Ketua Umum KPBI Ilhamsyah (kanan) memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Ekonomi Bisnis

Prabowo Sahkan Perpres, Aplikator Dilarang ‘Palak’ Ojol Lebih dari 8 Persen

Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia merespons pernyataan Presiden Prabowo yang menurunkan potongan tarif pengemudi ojol dari 20 persen menjadi 8 persen. Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia Raden Igun…

By
Anisa Aulia
Adi Briantika
3 Min Read
Gambar ilustrasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)
Nasional

Tak Lagi Bergantung Listrik, Industri Cikarang Nyalakan PLTS Raksasa 22,5 MW

Instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 22,5 Megawatt (MW) resmi beroperasi di kawasan industri Cikarang, Bekasi.  PLTS tersebut mencakup 36.862 panel surya di area seluas 122.783 meter persegi.…

By
Iren Natania
Amin Suciady
3 Min Read
Pengendara sepeda motor melintas di perlintasan sebidang kereta api ,Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026). Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, pada 2026 tercatat 40 kecelakaan di perlintasan sebidang, dengan 57,5 persen atau 23 kejadian terjadi di perlintasan tanpa palang pintu dan 42,5 persen atau 17 kejadian di perlintasan berpalang pintu.
Nasional

1.903 Perlintasan KA Ternyata ‘Yatim Piatu’, Menhub Dudy Gercep Pasang Skala Prioritas

Kementerian Perhubungan akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang di semua titik. Hal ini buntut kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur. Tercatat ada 1.903…

By
Anisa Aulia
Adi Briantika
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta
Nasional

Prabowo Minta Potongan Ojol Harus di Bawah 10%: Itu Keringat Mereka

Presiden Prabowo Subianto menilai pembagian pendapatan antara pengemudi ojek online (ojol) dan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteSyifa Fauziah
By
Rahmat
Syifa Fauziah
1 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Kehadiran Presiden Prabowo dalam peringatan May Day tersebut merupakan kedua kalinya sepanjang dua tahun pemerintahannya.
Nasional

Prabowo: Rp500 Triliun untuk Rakyat, MBG Kunci Perbaikan Gizi dan Ekonomi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi…

hadi-febriansyah-owriteSyifa Fauziah
By
Hadi Febriansyah
Syifa Fauziah
2 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi (kedua kiri), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat (kanan) menyapa massa buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Nasional

Prabowo Resmi Teken Satgas PHK: Negara Akan Ambil Alih Jika Pengusaha Menyerah

Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteSyifa Fauziah
By
Rahmat
Syifa Fauziah
3 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta
Nasional

Prabowo Curhat 4 Kali Kalah Pilpres, Singgung Ada Pihak Yang Menjegalnya

Presiden Prabowo Subianto menyinggung adanya pihak yang menjegalnya saat empat kali mencalonkan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteSyifa Fauziah
By
Rahmat
Syifa Fauziah
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up