Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melalui Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 10 tahun 2026. Pembentukan satgas tersebut diumumkan dalam pidatonya pada peringatan May Day di Monas, 1 Mei 2026.
Prabowo mengimbau kaum buruh agar tidak lagi khawatir dengan ancaman PHK ke depannya.
“Kalau ada pengusaha yang menyerah jangan khawatir, negara kita kuat, negara kita akan mengambil alih, negara kita akan membela rakyat Indonesia, jangan khawatir,”
ujar Prabowo dalam pidatonya.
Prabowo kemudian menyinggung sejumlah negara tengah mengalami krisis. Hal itu karena konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, yang masih berkecamuk hingga saat ini.
Meski demikian, ia mengklaim Indonesia mampu memenuhi kebutuhannya sendiri, mulai dari swasembada pangan hingga BBM.
“Kita masih aman, kita swasembada pangan, BBM kita beberapa tahun lagi, kita akan swasembada BBM, swasembada energi,”
ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menanggapi keluh kesah kaum buruh, salah satunya mengenai tempat penitipan anak atau daycare.
“Saran yang baik ini akan kita perjuangkan, akan kita laksanakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,”
tegasnya.
Pemerintah Akan Bangun 1 Juta Rumah
Selain itu, ia berencana membangun 1 juta rumah dengan konsep klaster di dekat kawasan industri. Saat ini, program tersebut telah berjalan dengan 350 ribu unit rumah telah dibangun.
Lebih lanjut, Kepala Negara juga berencana membangun kota-kota baru lengkap dengan segala fasilitas yang ada, seperti olahraga hingga rumah sakit.
“Tiap kota mungkin terdiri dari 100 ribu rumah susun dan saya perintahkan harus ada sekolah, harus ada fasilitas olahraga, daycare, rumah sakit dan yang paling penting harus ada transportasi, entah kereta api ringan atau bus agar pekerja bisa masuk ke pekerjaan dengan lancar dan baik,”
tandasnya.


