Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 1 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Gaya Komunikasi Pejabat Wajib Sejalan dengan Kinerja Nyata
Nasional

Gaya Komunikasi Pejabat Wajib Sejalan dengan Kinerja Nyata

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Maret 13, 2026 4:48 pm
Adi Briantika
Ivan
Share
gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi dibuat oleh AI
SHARE

Gaya komunikasi publik para pejabat dan kepala daerah kerap menjadi sorotan, mulai dari hobi blusukan turun ke jalan, aktif membagikan vlog di media sosial, hingga sikap pragmatis yang menolak cara-cara populis.

Menanggapi fenomena ini, Direktur Eksekutif The Indonesian Institute Adinda Tenriangke Muchtar berpendapat ragam estetika politik tersebut adalah hal yang lumrah, asalkan tidak semata-mata demi konten pribadi dan mengabaikan penyelesaian masalah sebenarnya.

Berbagai pendekatan memang kerap dipertontonkan oleh para elite politik. Publik mengingat sosok Joko Widodo mempopulerkan tren blusukan sejak menjabat sebagai Wali Kota Solo hingga Gubernur DKI Jakarta.

Di sisi lain, ada sosok seperti Dedi Mulyadi yang kerap turun ke jalan dan mendokumentasikan interaksinya dengan warga melalui YouTube (nge-vlog), serta Ridwan Kamil yang sangat aktif menggunakan media sosial untuk berinteraksi dengan publik.

Namun, ada pula yang memilih gaya berbeda. Misalnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada beberapa waktu lalu, berseloroh enggan melakukan gaya blusukan ekstrem, seperti masuk ke gorong-gorong.

Menyoroti hal tersebut, Adinda menyatakan cara-cara teknis itu sangat bergantung pada karakter bawaan masing-masing tokoh. Publik tidak perlu mempermasalahkan gaya mereka selama pejabat yang bersangkutan tetap berpegang pada substansi pekerjaannya.

Menurut saya itu sah-sah saja, selama masih ingat itu adalah bagian dari tugas. Jadi bukan hanya intens untuk bikin konten pribadi, tapi untuk memastikan bahwa tanggung jawabnya itu selesai,”

kata dia kepada owrite, Kamis, 12 Maret 2026.

Adinda mengingatkan membangun citra merupakan satu hal yang dilakukan pejabat, namun capaian kinerja nyata adalah hal lain yang akan dievaluasi oleh para pemangku kepentingan dan masyarakat.

Ia memberikan contoh konkret bahwa kehadiran fisik seorang kepala daerah di lapangan tidak otomatis menghentikan persoalan menahun.

Apakah misalnya turun blusukan itu menghentikan masalah banjir? Tidak. Ini yang perlu publik kritisi juga kalau bicara tentang gaya komunikasi publik kepala daerah,”

ucap dia.

Adinda mengakui bahwa blusukan dapat menjadi alat komunikasi politik yang efektif untuk menenangkan masyarakat ketika terjadi masalah, sekaligus menunjukkan kepedulian pemimpinnya. Namun, empati tersebut harus bermuara pada regulasi.

Kalau (untuk) menyelesaikan masalah secara permanen, saya rasa tidak. Karena masalah itu tidak sesimpel karena blusukan semata. Harus diikuti oleh tindak lanjut, baik dalam bentuk kebijakan maupun tindakannya seperti apa,”

terang Adinda.

Ada potensi bumerang bagi kepala daerah jika intensitas pamer kegiatan tidak berbanding lurus dengan penyelesaian masalah.

Beban sesungguhnya dapat muncul ketika pejabat gagal merealisasikan janji kampanyenya, meski sering terekam kamera sedang bekerja.

Ia mengingatkan adanya pertanggungjawaban mutlak atas amanah dan dana publik yang dikelola oleh pejabat.

Malah akan menjadi beban ketika lebih banyak blusukan, tapi ternyata kinerjanya tidak berbanding lurus dengan permasalahan yang sudah diselesaikan atau janji kampanye (yang diusung),”

kata Adinda.
Tag:Elite PolitikEstetika PolitikGaya KomunikasiKinerja NyataPejabat
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta
Nasional

Prabowo Curhat 4 Kali Kalah Pilpres, Singgung Ada Pihak Yang Menjegalnya

Presiden Prabowo Subianto menyinggung adanya pihak yang menjegalnya saat empat kali mencalonkan diri sebagai presiden. Hal itu disampaikan dalam pidatonya dalam peringatan May Day di Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 1…

By
Rahmat
Syifa Fauziah
2 Min Read
Ilustrasi Tel Aviv
Internasional

Israel Siap ‘Usir’ Warga Suriah, dan Pindahkan Warga Tel Aviv di Wilayah Golan

Israel telah menyetujui rencana untuk memperluas permukiman ilegal bagi warga Israel di Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki, dengan rencana perluasan senilai US$334 juta atau setara dengan Rp5,7 triliun. Hal…

By
Iren Natania
Ivan
4 Min Read
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi (kedua kiri), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat (kanan) menyapa massa buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Nasional

Prabowo Soroti UU PPRT hingga Sentil Pejabat Korup dalam May Day 2026

Dalam peringatan May Day 2026, Presiden Prabowo Subianto merespons Undang-Undang tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT). Dia mengatakan pekerja rumah tangga menjadi sejarah terbentuknya sebuah regulasi. Kepala negara menyinggung para…

By
Rahmat
Adi Briantika
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo memberikan sambutan dalam aksi May Day 2026 di Monas.
Nasional

Guyon Prabowo di May Day 2026 Saat Absen Nama Teddy: Gue Presidennya, Bukan Dia!

Presiden Prabowo mengabsen jajaran Kabinet Merah Putih sebelum pidato saat May Day…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
16 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta
Nasional

Prabowo Janjikan Cicilan Rumah 40 Tahun untuk Buruh, Bunga Cuma 5%

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya untuk bisa membantu kaum buruh memiliki rumah…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
19 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Kehadiran Presiden Prabowo dalam peringatan May Day tersebut merupakan kedua kalinya sepanjang dua tahun pemerintahannya.
Nasional

Prabowo Bakal Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk pada Mei 2026

Presiden Prabowo Subianto mengklaim akan meresmikan Museum Marsinah di salah satu desa…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
31 menit lalu
Jubir KPK, Budi Prasetyo
Nasional

MK Kabulkan Uji Materi UU KPK: Pimpinan Tak Perlu Mundur, Cukup Nonaktif dari Jabatan Asal

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan Nomor 70/PUU-XXIV/2026 Pasal 29 huruf…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up