Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 17 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Teror Air Keras Andrie Yunus, ICJR: Penuhi Unsur Percobaan Pembunuhan Berencana
Nasional

Teror Air Keras Andrie Yunus, ICJR: Penuhi Unsur Percobaan Pembunuhan Berencana

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Maret 14, 2026 1:29 pm
Adi Briantika
Ivan Syahruna Lubis
Share
gambar Ilustrasi
Gambar ilustrasi (Gambar dibuat oleh AI)
SHARE

Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) menilai insiden penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus bukanlah tindak penganiayaan biasa.

Direktur Eksekutif ICJR Erasmus Napitupulu menegaskan serangan tersebut merupakan kejahatan yang sangat serius dan merupakan tindak pidana percobaan pembunuhan berencana.

Berdasarkan analisis hukum ICJR, tindakan para pelaku telah memenuhi dua unsur utama dalam pembunuhan berencana, yakni adanya niat untuk menghilangkan nyawa dan ada perencanaan terlebih dahulu.

Perihal niat membunuh, Erasmus menyoroti area tubuh korban yang menjadi sasaran utama pelaku.

Tindakan pelaku yang menargetkan wajah yang meliputi sistem pernapasan Andrie, dapat berakibat hilangnya nyawa. Hal ini menunjukkan pelaku dengan sengaja mengetahui bahwa tindakannya dapat berakibat hilangnya nyawa korban,”

ucap Erasmus dalam keterangannya, Sabtu, 14 Maret 2026.

Sementara itu, unsur perencanaan terlihat jelas dari pemilihan senjata dan rentetan peristiwa sebelum kejadian.

ICJR menekankan bahwa air keras adalah cairan berbahaya yang sulit untuk disimpan dan dibawa secara sembarangan, sehingga penggunaannya pasti membutuhkan persiapan matang.

Adanya dugaan bahwa Andrie dibuntuti dan sebelumnya mendapatkan ancaman, juga memperkuat adanya unsur perencanaan karena kejahatan dilakukan dengan terencana dan dalam waktu yang cukup untuk para pihak menjalankan rencananya,”

ucap Erasmus.

Dalam sistem hukum Indonesia, khususnya pada Pasal 459 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana baru, tindak pidana pembunuhan berencana diancam dengan hukuman pidana mati.

Lantaran korban selamat dalam insiden ini, Erasmus menyebut bahwa delik percobaan pembunuhan berencana dapat diterapkan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Oleh karena itu, ICJR mendesak kepolisian tidak hanya menangkap dua eksekutor lapangan yang mengendarai sepeda motor, tapi juga membongkar jaringan yang lebih besar.

Kejahatan yang dilakukan dengan perencanaan matang ini patut diduga bersifat terorganisasi dan melibatkan aktor intelektual di baliknya.

Selain penegakan hukum terhadap pelaku, ICJR juga menuntut pemenuhan hak-hak Andrie Yunus sebagai korban.

Hal ini mencakup jaminan keamanan perlindungan serta dukungan pemulihan fisik dan psikis yang maksimal.

Meski pihak kepolisian telah berkomitmen mengusut tuntas kasus ini, ICJR memberikan peringatan keras terkait potensi kegagalan dalam penanganan perkara.

Jika kepolisian dan negara gagal mengungkap dalang di balik peristiwa, hal tersebut tidak boleh dipandang semata-mata sebagai kegagalan institusional kepolisian.

(Kegagalan) tersebut berpotensi mencerminkan pembiaran sistemik terhadap kekerasan. Pembiaran tersebut pada akhirnya akan melanggengkan impunitas serta membiarkan pelaku kekerasan terus berkeliaran dan mengancam keselamatan warga negara,”

tegas dia.

Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi sekaligus korban penyiraman air keras di masa lalu, Novel Baswedan, mengutuk keras aksi teror yang menimpa Andrie Yunus.

Novel tegas menyebut serangan tersebut sebagai kejahatan biadab yang sangat terorganisir dan memiliki niat untuk membunuh atau membuat korban cacat permanen, serta menegaskan bahwa korban adalah sosok pejuang HAM yang berintegritas dan tidak bekerja untuk kepentingan pribadi.

Andrie Yunus orang baik. Dia orang yang berintegritas, kritis, dan berani. Apa yang dia lakukan itu bukan untuk kepentingan pribadinya. Dia berjuang, dia melakukan sesuatu untuk kepentingan orang banyak,”

kata Novel di kantor YLBHI, Jumat, 13 Maret 2026.

Melihat pola serangan yang menyasar area krusial tubuh korban, ia meyakini bahwa motif pelaku bukan sekadar memberikan peringatan, melainkan berniat menghilangkan nyawa korban.

Saya yakin maksudnya membunuh. Karena apa? Biasanya pelakunya itu menyiram air keras di area muka. Kalau area muka itu kena air keras, kemungkinan besar gagal napas dan bisa meninggal. Paling tidak, pelaku ini menghendaki cacat permanen. Begitu jahatnya pelaku itu. Ini kejahatan yang sangat serius dan biadab,”

tegas Novel.

Novel juga mengungkapkan dirinya telah melihat rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan analisisnya, kejahatan ini bukanlah tindakan spontan atau sekadar dilakukan oleh dua orang eksekutor lapangan.

Insiden bermula pada pukul 23.37 WIB, Kamis, 12 Maret. Saat itu, Andrie yang sedang mengendarai sepeda motornya di Jalan Salemba I tiba-tiba dihampiri oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai motor berlawanan arah.

Tanpa basa-basi, salah satu pelaku langsung menyiramkan air keras ke arah Andrie hingga membuat baju yang dikenakannya meleleh.

Setelah melancarkan aksinya, kedua pelaku yang menggunakan helm dan penutup wajah langsung kabur memacu kendaraannya ke arah Jalan Salemba Raya.

Akibat siraman tersebut, Andrie mengalami luka bakar tingkat primer sebesar 24 persen dan masih dirawat di RSCM Jakarta.

Tag:ICJRkontrasPembunuhan BerencanaPenyiraman Air KerasPidana Percobaan
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Anggaran Boros MBG Dibongkar, Insentif Rp6 Juta untuk Semua Dapur Bakal Disikat Habis
By Rika Pangesti
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
1
Tiga Pejabat Prabowo ‘Diusir’ Mahasiswa UGM, Teriakan Revolusi Menggema!
By Rahmat Tunny
Tiga Menteri Prabowo saat diskusi di UGM. (Sumber: Ig @jogjastudent)
2
PDIP soal Isu Jokowi Merapat ke PSI: Wong, Anaknya Sudah Ketum, Kami Tidak Takut!
By Hardani Triyoga
Politisi PDIP, Deddy Sitorus. doc: @Deddysitorus
3
Anggaran MBG Rp268 Triliun, BGN Pastikan Masih Masuk Pos Pendidikan dan Kesehatan
By Rika Pangesti
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
4
Jurus Bahlil Kurangi Elpiji-Bensin: Usulkan Rp1,45 Triliun demi Kompor & Motor Listrik
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) berjabat tangan dengan anggota Komisi XII DPR usai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Gedung kantor LPSK
Nasional

Perlindungan Korban Terpinggirkan, DPR Desak Tambahan Anggaran untuk LPSK

Komisi XIII DPR RI menyoroti kecilnya porsi anggaran perlindungan saksi dan korban…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Petugas menyiapkan menu makan bergizi gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Nasional

Program MBG di Daerah 3T Terkendala, Kantin Sekolah Dinilai Bisa Jadi Solusi

Komisi X DPR RI ikut menyoroti wacana pelibatan kantin sekolah dalam program…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Aktivis yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia membawa poster saat aksi.
Nasional

Ketimpangan Anggaran Disorot, Komnas Perempuan Diminta Kerja Keras dengan Dana Terbatas

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka mengkritik pemerintah yang dinilai…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang (kiri) didampingi Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari (kanan) menyampaikan konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta
Nasional

Catat! BGN Janji Transparan, Masyarakat Bisa Akses Data Pemilik Dapur MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) menjanjikan masyarakat dapat mengakses data pemilik dapur Program…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up