Kemacetan horor mengular sepanjang 31 Km saat musim mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Gilimanuk, Bali sejak Minggu, 16 Maret 2026. Antrean panjang terjadi karena tingginya jumlah kendaraan yang hendak menyeberang.
Mereka antre untuk masuk kapal,”
kata Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal dikonfirmasi, Senin, 16 Maret 2026.
Faizal menjelaskan, kemacetan sulit dihindari karena volume kendaraan meningkat jelang Lebaran 2026. Kendaraan didominasi truk logistik, kendaraan pribadi, dan sepeda motor.
Berdasarkan koordinasi dengan pihak ASDP dan instansi terkait, puluhan kapal telah dikerahkan untuk mengangkut kendaraan.
Saat ini penyeberangan dilayani 32 unit kapal. Dua unit kapal juga menerapkan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) di Pelabuhan Ketapang untuk mempercepat proses bongkar muat,”
ujar Faizal.
Sementara itu, Polri mengarahkan kendaraan sumbu tiga ke atas menuju buffer zone di wilayah Denpasar, Badung, dan Tabanan. Langkah ini dilakukan melalui sistem delay untuk mengurangi beban kendaraan di jalur menuju Gilimanuk maupun area pelabuhan.
Faizal menambahkan, personel kepolisian juga telah dikerahkan di sejumlah titik kepadatan untuk melakukan pengaturan serta rekayasa lalu lintas.
Personel Ditlantas Polda Bali bersama Polres Jembrana melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di jalur antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk,”
tandasnya.


