Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 8 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Soal Pelebaran Defisit Lebih dari 3%, Prabowo: RI Tidak Memiliki Rencana Kecuali Darurat
Ekonomi Bisnis

Soal Pelebaran Defisit Lebih dari 3%, Prabowo: RI Tidak Memiliki Rencana Kecuali Darurat

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 16, 2026 3:46 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Galih Pradipta/nym)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Galih Pradipta/nym)
SHARE

Presiden Prabowo Subianto buka suara, soal rencana pemerintah memperlebar batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) lebih dari 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ia menyatakan rencana tersebut tidaklah benar.

Prabowo mengatakan, aturan mengenai batas defisit merupakan alat untuk membantu pemerintah tetap berhati-hati dalam menyusun dan menjalankan kebijakan anggaran. 

Untuk itu, Prabowo menyatakan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana untuk mengubah aturan batas defisit tersebut, kecuali jika Indonesia menghadapi situasi darurat yang sangat besar.

Batas defisit adalah alat yang baik untuk mendisiplinkan diri kita sendiri. Indonesia tidak memiliki rencana untuk mengubah aturan tersebut kecuali ada keadaan darurat yang sangat besar seperti COVID-19,”

ujar Prabowo dalam keterangannya Senin, 16 Maret 2026.

Prabowo menuturkan, Indonesia telah menetapkan batas defisit anggaran maksimal sebesar 3 persen dari PDB sejak awal tahun 2000, atau setelah krisis keuangan Asia. Ketentuan tersebut selama ini menjadi salah satu pilar disiplin fiskal yang diperhatikan oleh para investor.

Kepala Negara ini mengatakan, salah satu faktor yang memungkinkan adanya pelonggaran defisit secara jangka pendek adalah jika harga minyak mentah dunia melonjak tinggi dalam waktu lama, akibat eskalasi perang di Timur Tengah.

Namun, Prabowo menekankan bahwa opsi melampaui batas defisit adalah pilihan terakhir. Ia mengatakan, meski banyak negara lain termasuk anggota Uni Eropa telah mengabaikan target defisit yang ketat, Indonesia harus tetap konsisten.

Prabowo menilai, krisis di Iran menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk mempercepat transisi menuju energi terbarukan. Menurutnya, RI berada dalam posisi relatif lebih baik dibandingkan sejumlah negara lain karena memiliki sumber energi domestik seperti minyak sawit dan batu bara yang dapat membantu menjaga ketahanan energi nasional.

Di samping itu kata Prabowo, pemerintah juga akan terus mengembangkan potensi energi panas bumi, tenaga surya, tenaga air, serta biofuel.

Jika kita berhasil melewati ini, dalam dua tahun kita akan menjadi sangat efisien. Kita akan menjadi sangat, sangat tidak bergantung pada sumber eksternal,”

imbuhnya.

Defisit APBN Bisa Tembus 4% di Skenario Terburuk

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan tiga skenario dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal ini sejalan dengan perang yang terjadi di Timur Tengah. 

Airlangga membeberkan, untuk skenario pertama dengan asumsi harga rata-rata minyak dunia sebesar US$86 per barel, dengan nilai tukar rupiah Rp17.000 per dolar AS atau di atas asumsi makro yang sebesar Rp16.500.  Kemudian pertumbuhan ekonomi dipertahankan di angka 5,3 persen, dan SBN 6,8 persen, maka defisit APBN akan sebesar 3,18 persen dari produk domestik bruto.

Lalu skenario kedua, dengan harga rata-rata minyak US$97 per barel, dengan nilai tukar rupiah Rp17.300 per dolar AS, pertumbuhan ekonomi 5,2 persen, dan SBN 7,2 persen, maka defisit APBN akan sebesar 3,53 persen. Sedangkan skenario ketiga atau terburuk defisit akan mencapai 4,06 persen.

Kalau skenario terburuk yang pesimis itu dengan harga US$115 per barel kurs rupiah kita Rp17.500, growth-nya 5,2 persen, surat berharganya 7,2 persen, defisitnya 4,06 persen,”

ujar Airlangga.
Tag:AirlanggaAPBNDefisitHarga MinyakperangprabowoRupiahtimur tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Abu Janda Belum Minta Maaf, DPP IKM Desak Polisi Segera Naikkan Kasus ke Penyidikan
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum DPP IKM Dafrizal Djamari, usai mendampingi Sekjen DPP IKM Braditi Moulvey menjalani pemeriksaan klarifikasi sebagai pelapor di Mabes Polri
1
Tak Lagi Cuma Dubes, Prabowo Utus Menlu dan Ketua MPR ke Pemakaman Ali Khamenei
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) mengikuti sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global melalui penguatan solidaritas dan kerja sama antarnegara.
2
Slow Jogging Jadi Tren Olahraga Baru di Korea Selatan, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi slow jogging
3
KPK Kasih 10 Catatan Merah Soal Makan Gratis, BGN Bakal Bentuk Tim Khusus
By Rahmat Baihaqi
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan hasil audiensi jajarannya dengan pimpinan KPK kepada wartawan, di gedung Merah Putih, 7 Juli 2026.
4
Gol Menit Akhir Mikel Merino Bungkam Portugal, Spanyol Lolos Dramatis ke Perempat Final
By Hadi Febriansyah
Pemain Spanyol Mikel Merino berjabat tangan dengan Cristiano Ronaldo.
5

BERITA LAINNYA

Kantor Pusat PLN. (Sumber: PLN)
Ekonomi Bisnis

Bikin Pemadaman Listrik Bergilir, Pengamat Bongkar Biang Kerok Pasokan Batu Bara PLN Seret

Pengamat pertambangan Rizal Kasli menilai gangguan pasokan batu bara yang sempat dialami…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
4 jam lalu
Kickoff Elnusa Journalistic Award 2026. (Sumber: Dok. Elnusa)
Ekonomi Bisnis

Elnusa Journalistic Award 2026 Diluncurkan, Jurnalis Diajak Kupas Inovasi Energi Nasional

PT Elnusa Tbk (Elnusa), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang…

Editor Owritedusep-malik
By
Editor Owrite
Dusep Malik
4 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Defisit APBN 2026 Diramal Melebar Jadi 2,85 Persen, Ini Kata Purbaya Penyebabnya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
Ekonomi Bisnis

Himbara Minta Dana SAL Diperpanjang Setahun, Purbaya Cuma Bilang Begini…

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak usulan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up