Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 22 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Pemerintah Klaim Harga Cabai Mulai Turun, Kenyataannya Mahal dan Ngegas di Atas HAP
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Klaim Harga Cabai Mulai Turun, Kenyataannya Mahal dan Ngegas di Atas HAP

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 31, 2026 11:57 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. (Sumber: Antara Foto/Muhammad Iqbal)
SHARE

Pemerintah mengklaim harga cabai telah berangsur-angsur turun usai momen Ramadan dan Idul Fitri 2026. Namun, harga cabai dan komoditas pangan lainnya masih berada di atas harga acuan penjualan (HAP).

Sekretaris Jenderal Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Reynaldi Sarijowan mengatakan memang benar harga cabai rawit merah dan cabai merah keriting mengalami penurunan. Tetapi, harga cabai rawit merah masih sebesar Rp88.000 per kilogram (kg), dan cabai merah keriting di Rp50.000 per kg.

Artinya, bila mengacu pada HAP cabai rawit merah dan cabai merah keriting masih mengalami kenaikan. Untuk HAP cabai rawit merah di tingkat konsumen sebesar Rp57.000 per kg, cabai merah keriting sebesar Rp55.000 per kg.

Khusus komoditas cabai rawit merah, cabai merah keriting ini betul terjadi penurunan ya, walaupun turunnya ini masih kami anggap masih mahal. Karena penurunan dari Rp120.000 lebih ke Rp88.000 per kilo untuk cabai rawit merah. Kemudian yang cabai merah keriting juga demikian di angka Rp50.000,”

ujar Reynaldi saat dihubungi owrite Selasa, 31 Maret 2026.

Reynaldi menjelaskan, penyebab masih tingginya harga cabai disebabkan oleh tiga faktor berupa cuaca, stok, dan pendistribusian.

Pertama karena cuaca, kedua soal stoknya, dan ketiga terkait pendistribusiannya,”

tuturnya.

Sedangkan untuk harga daging ayam, Reynaldi mengatakan bahwa terjadi penurunan usai Lebaran yakni sebesar Rp46.000-Rp47.000 per kg. Namun, masih ada di atas HAP yang dipatok sebesar Rp40.000 per kg.

Daging sapi juga demikian ya, daging sapi ini kan memang momentum hari raya kemarin sangat digemari. Sehingga harganya masih relatif tinggi hari ini Rp145.000 tertingginya,”

katanya.

Lalu untuk telur ayam, Reynaldi mengaku harga masih stabil tinggi sebesar Rp32.000 per kg. Sebab, untuk HAP telur ayam di tingkat konsumen sebesar Rp30.000 per kg. 

Selanjutnya, harga bawang merah sebesar Rp43.500, atau di atas HAP yang sebesar Rp38.000 per kg. Kemudian harga bawang merah sebesar Rp53.000 per kg, atau di atas HAP Rp41.500 per kg.

Jadi memang pasca lebaran ini terjadi penurunan harga komoditas pangan. Namun dua komoditas tadi, cabai rawit merah dan cabai merah keriting itu masih relatif tinggi harganya karena jauh di atas HAP,”

jelasnya.

Reynaldi mendorong pemerintah melakukan upaya mitigasi secepatnya, agar saat memasuki fase Lebaran Idul Adha dan hari besar keagamaan lainnya harga pangan tidak mengalami lonjakan tinggi.

Kami ingin mendorong agar ada upaya untuk memitigasi sebelum memasuki Idul Adha. Idul Adha kan ini tidak dirasa akan memasuki fase-fase hari besar keagamaan lagi, tentu harus ada mitigasi persoalan yang serupa seperti kemarin saat Idul Fitri dan seterusnya,”

imbuhnya.

Pemerintah Klaim Harga Cabai Sudah Turun

Adapun Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan, kondisi harga cabai telah menurun dan mendekati HAP tingkat konsumen. Berdasarkan pantauan di pasar rakyat misalnya di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan dijumpai harga cabai rawit merah telah menyentuh Rp60.000 per kg. Untuk harga cabai merah keriting dibanderol pedagang di kisaran Rp40.000 per kg.

Lalu di Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) harga cabai rawit merah ada di rentang Rp45.000 sampai Rp60.000 per kg tergantung kualitasnya. Kemudian harga cabai rawit keriting pun melandai di rentang Rp15.000 sampai Rp25.000 per kg.

Harga relatif bagus. Cabai rawit merah sudah sekitar Rp60.000. Ini turun jadi sangat bagus. Cabai merah keriting sekitar Rp40.000 malahan. Artinya, di sini harga relatif sangat bagus,”

ujar Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa dalam keterangannya.

Di sisi lain, kondisi harga dan pasokan di Pasar Induk Pare Kediri cabai rawit merah berada di rentang Rp33.000 hingga Rp57.000 per kg tergantung kualitasnya. Untuk harga cabai merah keriting juga berada di rentang harga di Rp20.000-Rp22.000 per kg.

Tag:BapanasCabai merah kritingcabai rawit merahharga cabaiPasar Indukramadan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Lampu Hijau di Rumah Sakit Ternyata Punya Makna Mengharukan, Ada Kaitannya dengan Donor Organ?
By Ani Ratnasari
Hospital Seberang Jaya, Pulau Pinang, Malaysia
1
Rektor Unsoed Kena OTT KPK, DPR Bongkar Masalah Besar Penerimaan Mahasiswa
By Rika Pangesti
Gedung KPK di Jakarta Selatan.
2
Gerbang Mahasiswa Baru: KPK Ungkap Dugaan Modus Rektor Unsoed Sodiq
By Rahmat Baihaqi
Sel tahanan KPK
3
Rektor dan Warek Unsoed Terjaring OTT, KPK Dalami Keterlibatan Pihak Lain
By Rahmat Baihaqi
Sel tahanan KPK
4
Baru Tiga Bulan Jadi Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq Dijaring KPK
By Rahmat Baihaqi
Akhmad Sodiq terpilih kembali menjadi rektor dalam sidang senat tertutup yang digelar pada 1 April 2026 di Auditorium Laboratorium Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi uang rupiah.
Ekonomi Bisnis

Uang Beredar RI Tembus Rp10.371 Triliun per Juli 2026

Bank Indonesia (BI) melaporkan, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
Api membakar sebuah pondok dari bambu di Kelurahan Sabaru, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Sumber: Antara Foto/Auliya Rahman/wpa)
Ekonomi Bisnis

Karhutla Kalimantan Makin Ganas, Airlangga: Aktivitas Ekonomi Daerah Mulai Terganggu

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
6 jam lalu
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Jalan Majapahit, Semarang, Jawa Tengah. (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
Ekonomi Bisnis

Subsidi Energi 2027 Melonjak Jadi Rp272,9 Triliun, ESDM Bilang Masih Bisa Berubah

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan anggaran subsidi energi dalam…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
6 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto meninjau proses produksi motor listrik di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus 2026.
Ekonomi Bisnis

Prabowo Dorong Produksi 2 Juta Motor Listrik, Asosiasi Bingung Kebijakan dan Landasannya Apa?

Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) menyatakan siap memenuhi target Presiden…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up