Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 7 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Pemerintah Klaim Harga Cabai Mulai Turun, Kenyataannya Mahal dan Ngegas di Atas HAP
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Klaim Harga Cabai Mulai Turun, Kenyataannya Mahal dan Ngegas di Atas HAP

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 31, 2026 11:57 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. (Sumber: Antara Foto/Muhammad Iqbal)
SHARE

Pemerintah mengklaim harga cabai telah berangsur-angsur turun usai momen Ramadan dan Idul Fitri 2026. Namun, harga cabai dan komoditas pangan lainnya masih berada di atas harga acuan penjualan (HAP).

Sekretaris Jenderal Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Reynaldi Sarijowan mengatakan memang benar harga cabai rawit merah dan cabai merah keriting mengalami penurunan. Tetapi, harga cabai rawit merah masih sebesar Rp88.000 per kilogram (kg), dan cabai merah keriting di Rp50.000 per kg.

Artinya, bila mengacu pada HAP cabai rawit merah dan cabai merah keriting masih mengalami kenaikan. Untuk HAP cabai rawit merah di tingkat konsumen sebesar Rp57.000 per kg, cabai merah keriting sebesar Rp55.000 per kg.

Khusus komoditas cabai rawit merah, cabai merah keriting ini betul terjadi penurunan ya, walaupun turunnya ini masih kami anggap masih mahal. Karena penurunan dari Rp120.000 lebih ke Rp88.000 per kilo untuk cabai rawit merah. Kemudian yang cabai merah keriting juga demikian di angka Rp50.000,”

ujar Reynaldi saat dihubungi owrite Selasa, 31 Maret 2026.

Reynaldi menjelaskan, penyebab masih tingginya harga cabai disebabkan oleh tiga faktor berupa cuaca, stok, dan pendistribusian.

Pertama karena cuaca, kedua soal stoknya, dan ketiga terkait pendistribusiannya,”

tuturnya.

Sedangkan untuk harga daging ayam, Reynaldi mengatakan bahwa terjadi penurunan usai Lebaran yakni sebesar Rp46.000-Rp47.000 per kg. Namun, masih ada di atas HAP yang dipatok sebesar Rp40.000 per kg.

Daging sapi juga demikian ya, daging sapi ini kan memang momentum hari raya kemarin sangat digemari. Sehingga harganya masih relatif tinggi hari ini Rp145.000 tertingginya,”

katanya.

Lalu untuk telur ayam, Reynaldi mengaku harga masih stabil tinggi sebesar Rp32.000 per kg. Sebab, untuk HAP telur ayam di tingkat konsumen sebesar Rp30.000 per kg. 

Selanjutnya, harga bawang merah sebesar Rp43.500, atau di atas HAP yang sebesar Rp38.000 per kg. Kemudian harga bawang merah sebesar Rp53.000 per kg, atau di atas HAP Rp41.500 per kg.

Jadi memang pasca lebaran ini terjadi penurunan harga komoditas pangan. Namun dua komoditas tadi, cabai rawit merah dan cabai merah keriting itu masih relatif tinggi harganya karena jauh di atas HAP,”

jelasnya.

Reynaldi mendorong pemerintah melakukan upaya mitigasi secepatnya, agar saat memasuki fase Lebaran Idul Adha dan hari besar keagamaan lainnya harga pangan tidak mengalami lonjakan tinggi.

Kami ingin mendorong agar ada upaya untuk memitigasi sebelum memasuki Idul Adha. Idul Adha kan ini tidak dirasa akan memasuki fase-fase hari besar keagamaan lagi, tentu harus ada mitigasi persoalan yang serupa seperti kemarin saat Idul Fitri dan seterusnya,”

imbuhnya.

Pemerintah Klaim Harga Cabai Sudah Turun

Adapun Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan, kondisi harga cabai telah menurun dan mendekati HAP tingkat konsumen. Berdasarkan pantauan di pasar rakyat misalnya di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan dijumpai harga cabai rawit merah telah menyentuh Rp60.000 per kg. Untuk harga cabai merah keriting dibanderol pedagang di kisaran Rp40.000 per kg.

Lalu di Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) harga cabai rawit merah ada di rentang Rp45.000 sampai Rp60.000 per kg tergantung kualitasnya. Kemudian harga cabai rawit keriting pun melandai di rentang Rp15.000 sampai Rp25.000 per kg.

Harga relatif bagus. Cabai rawit merah sudah sekitar Rp60.000. Ini turun jadi sangat bagus. Cabai merah keriting sekitar Rp40.000 malahan. Artinya, di sini harga relatif sangat bagus,”

ujar Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa dalam keterangannya.

Di sisi lain, kondisi harga dan pasokan di Pasar Induk Pare Kediri cabai rawit merah berada di rentang Rp33.000 hingga Rp57.000 per kg tergantung kualitasnya. Untuk harga cabai merah keriting juga berada di rentang harga di Rp20.000-Rp22.000 per kg.

Tag:BapanasCabai merah kritingcabai rawit merahharga cabaiPasar Indukramadan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Abu Janda Belum Minta Maaf, DPP IKM Desak Polisi Segera Naikkan Kasus ke Penyidikan
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum DPP IKM Dafrizal Djamari, usai mendampingi Sekjen DPP IKM Braditi Moulvey menjalani pemeriksaan klarifikasi sebagai pelapor di Mabes Polri
1
Tak Lagi Cuma Dubes, Prabowo Utus Menlu dan Ketua MPR ke Pemakaman Ali Khamenei
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) mengikuti sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global melalui penguatan solidaritas dan kerja sama antarnegara.
2
Slow Jogging Jadi Tren Olahraga Baru di Korea Selatan, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi slow jogging
3
Gol Menit Akhir Mikel Merino Bungkam Portugal, Spanyol Lolos Dramatis ke Perempat Final
By Hadi Febriansyah
Pemain Spanyol Mikel Merino berjabat tangan dengan Cristiano Ronaldo.
4
KPK Kasih 10 Catatan Merah Soal Makan Gratis, BGN Bakal Bentuk Tim Khusus
By Rahmat Baihaqi
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan hasil audiensi jajarannya dengan pimpinan KPK kepada wartawan, di gedung Merah Putih, 7 Juli 2026.
5

BERITA LAINNYA

Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
Ekonomi Bisnis

Himbara Minta Dana SAL Diperpanjang Setahun, Purbaya Cuma Bilang Begini…

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak usulan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
28 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Buka Peluang Rumahkan Pegawai DJP Imbas Penerimaan 2026 Shortfall

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan penerimaan pajak pada 2026 hanya sebesar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Kompak Menghijau: Rupiah Perkasa Rp17.980 per Dolar AS, IHSG Terbang ke Level 5.986

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup menguat…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
3 jam lalu
Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

BI Bongkar Penyebab Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS

Bank Indonesia (BI) buka-bukaan terkait biang kerok rupiah kembali menyentuh level Rp18.000…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up