Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Dunia Murka Israel Sahkan Hukuman Mati Bagi Warga Palestina, PBB Sebut Kejahatan Perang
Internasional

Dunia Murka Israel Sahkan Hukuman Mati Bagi Warga Palestina, PBB Sebut Kejahatan Perang

Amin-Suciady-Owrite
Last updated: April 2, 2026 10:38 am
Amin Suciady - Redaktur Pelaksana
Share
Suasana parlemen Israel
Suasana parlemen Israel (sumber: israeled.org)
SHARE

Parlemen Israel (Knesset) membuat keputusan konyol, yaitu secara resmi mengesahkan undang-undang kontroversial yang memberlakukan hukuman mati bagi warga Palestina yang dinyatakan bersalah dalam serangan mematikan terhadap warga Israel. Keputusan kontroversial tersebut diambil setelah melalui sidang yang berlangsung panas.

Kebijakan ini sontak memicu gelombang kecaman global, dan dinilai sebagai salah satu langkah paling keras yang berpotensi memperdalam konflik berkepanjangan di kawasan tersebut. Dalam aturan baru tersebut, hukuman mati ditetapkan sebagai vonis default bagi terdakwa dalam kasus tertentu, khususnya yang diproses melalui pengadilan militer di wilayah pendudukan seperti Tepi Barat.

Artinya, hakim memiliki ruang yang jauh lebih sempit untuk menjatuhkan hukuman selain eksekusi mati. Bahkan, dalam beberapa ketentuan, eksekusi disebut dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Meski secara formal tidak menyebut kelompok tertentu, berbagai pihak menilai aturan ini secara praktik hanya menyasar warga Palestina, memicu tuduhan diskriminasi dalam sistem hukum Israel.

Langgar HAM dan Hukum Internasional

Tak butuh waktu lama, reaksi keras langsung bermunculan dari berbagai penjuru dunia. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai, kebijakan ini berpotensi melanggar hukum internasional dan bahkan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang. Sejumlah negara di Eropa seperti Jerman, Prancis, dan Spanyol juga ikut mengecam hingga menyebut aturan ini sebagai langkah mundur dalam perlindungan hak asasi manusia.

Organisasi-organisasi HAM internasional menyoroti adanya dualisme sistem hukum, di mana warga Palestina dan warga Israel diperlakukan secara berbeda di hadapan hukum. Kondisi ini dinilai berbahaya dan berpotensi memperparah ketidakadilan yang sudah lama menjadi sorotan global.

Dari pihak Palestina sendiri kecaman datang lebih keras. Otoritas Palestina menyebut kebijakan tersebut sebagai “eskalasi berbahaya” yang melegitimasi praktik kekerasan melalui instrumen hukum.

Pemerintah Indonesia turut menyuarakan penolakan tegas. Melalui Kementerian Luar Negeri, Indonesia mengutuk kebijakan hukuman mati yang dinilai diskriminatif, serta menegaskan bahwa aturan tersebut melanggar prinsip HAM dan hukum internasional. Indonesia pun mendesak komunitas global untuk mengambil langkah nyata menekan Israel.

Sikap ini kembali menegaskan posisi Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina dan menolak segala bentuk kebijakan yang memperburuk situasi kemanusiaan.

Di lapangan, dampak kebijakan ini mulai terasa. Gelombang protes muncul di sejumlah wilayah Palestina, disertai meningkatnya ketegangan antara masyarakat sipil dan aparat keamanan. Pengamat menilai, alih-alih meredam kekerasan, kebijakan ini justru berpotensi memicu aksi balasan, meningkatkan radikalisasi, serta mengubur peluang dialog damai.

Tag:Hukuman MatiIsraelPalestinaPBB
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
Teriak Takbir Pakai Baju Tahanan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan kepada Kejari Jaksel dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juni 2026.
2
Diciduk di Soetta, Buron Kasus Batu Bara Richard Muljadi Dioper ke Kejari Banjarmasin
By Rahmat Baihaqi
Richard Muljadi (memakai topi dan jaket hijau) ditangkap pihka Kejaksaan Agung atas kasus penipuan batu bara, di Bandara Soekarno-Hatta, 20 Juni 2026.
3
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bersiap Duduk di Kursi Pesakitan
By Rahmat Baihaqi
Pakar telematika Roy Suryo saat diamankan Polda Metro Jaya.
4
Naik MRT Keliling Jakarta Cuma Bayar Rp1 Selama 3 Hari, Catet Tanggalnya!
By Ani Ratnasari
Pengguna moda transportasi MRT Jakarta
5

BERITA LAINNYA

Presiden Donald Trump
Internasional

Pedas! Trump Sindir Israel Cuma Robohkan Gedung, Hizbullah Tetap Tak Bisa Lenyap

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kecewa terhadap manuver Israel terhadap kelompok…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
21 menit lalu
Krisis ekonomi picu kerusuhan di Bolivia dengan tentara dilibatkan pemerintah.
Internasional

Negara Kacau! Bolivia Kerahkan Militer dan Tetapkan Darurat Nasional Usai Gelombang Protes

Harapan agar krisis ekonomi dan sosial di Bolivia bisa berakhir damai hanya…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
16 jam lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Panas! Trump Siap Tagih Dunia di Selat Hormuz Jika Kesepakatan dengan Iran Berantakan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim tak akan ada pungutan biaya…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
17 jam lalu
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X/@WhiteHouse)
Internasional

Perang Kata Trump vs Meloni Meledak, Italia Murka Usai PM Dituding Memohon Foto

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melancarkan serangan verbal terhadap Perdana…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up