Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 13 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Citra Institute Kupas Manuver ‘Political Block’ Nasdem
Politik

Citra Institute Kupas Manuver ‘Political Block’ Nasdem

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: April 15, 2026 3:32 pm
Adi Briantika
Ivan Syahruna Lubis
Share
Pengamat Politik Citra Institute, Efriza
Pengamat Politik Citra Institute, Efriza. (Foto: owrite)
SHARE

Wacana pembentukan blok politik antara Partai Nasdem dan Partai Gerindra saat menjadi sorotan. Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza, berpendapat upaya ini sebagai manuver cerdas Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Sang ketua berupaya mengunci posisi strategi partainya sejak dini, sekaligus menyiasati berbagai kemungkinan masa depan, misalnya isu kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold).

Political block, seperti yang dinarasikan, adalah kesepakatan untuk bersama. Artinya, mereka membangun kerja sama jauh-jauh hari yang berdasarkan program atau ideologi, bukan sekadar pembagian jatah kursi,”

kata Efriza Kepada Owrite.id, Rabu, 15 April 2026.

Blok politik tersebut berkaitan dengan strategi Nasdem dalam parlemen, terutama isu usulan kenaikan ambang batas parlemen menjadi 8 persen.

Dengan posisi Nasdem yang kini berada di urutan kelima, angka 8 persen menjadi tantangan besar.

Jika tidak lolos 8 persen akan direkayasa dengan cara partai-partai yang tidak lolos, bergabung dalam satu fraksi. Ini yang kemungkinan besar disiasati oleh Surya Paloh untuk ke depan. Mereka bekerja sama menjadi satu fraksi di DPR, kemungkinannya seperti itu (blok politik) dengan Gerindra,”

ujar Efriza.

Alasan lainnya ialah keinginan Nasdem kembali menjadi pemain sentral dalam pemerintahan nasional, posisi yang pernah mereka nikmati pada era Jokowi, namun sempat hilang di awal transisi rezim Presiden Prabowo.

Paloh belajar dari pengalaman ketika Nasdem sempat “tersingkir”dan baru masuk ke gerbong pemerintahan di bagian akhir, sehingga tidak memegang kendali utama. Melalui blok politik, Paloh ingin partainya sejajar dengan Gerindra.

Surya Paloh mencoba mengambil peran lebih dulu. Ketika partai lain sekadar narasi mendukung Prabowo pada (Pemilu) 2029, Paloh selangkah lebih maju dengan membangun kerja sama terstruktur. Ia berharap presiden akan membutuhkan Nasdem, termasuk dalam penentuan posisi wakil presiden,”

jelas Efriza.

Manuver ini dinilai menguntungkan lantaran pemegang kendali mutlak Gerindra adalah Prabowo. Sehingga Nasdem merasa intervensi dari tokoh partai lain (seperti yang pernah terjadi dengan Megawati di era Jokowi) dapat diminimalisasi.

Ini harus dianggap sebagai kecerdasan beliau (Surya Paloh). Beliau tidak bermain dengan narasi sederhana seperti, misalnya Golkar yang menyatakan mendukung Prabowo pada 2029 atau Jokowi mendukung dua periode. Dia membawa narasi lebih kuat. Ini patut diapresiasi karena ada niat yang menunjukkan mau mencoba membangun kerja sama berdasarkan program atau ideologi,”

papar Efriza.

Bantah Merger

Ketua DPP Nasdem Willy Aditya membantah wacana partainya dan Gerindra ingin bergabung. Penggunaan istilah “merger” ia anggap tidak tepat karena lebih relevan dalam dunia bisnis.

Ia juga menyayangkan munculnya narasi penggabungan yang bisa menyesatkan opini publik.

Bapak Surya orang yang concern terhadap situasi politik. Referensi kami berpolitik itu political block,”

kata dia.

Konsep political block, menurut Willy, merupakan bentuk rekayasa politik yang bertujuan menciptakan kerja sama berbasis visi dan kebijakan, bukan sekadar transaksi politik jangka pendek. Ia menilai selama ini kerja sama antarpartai di Indonesia cenderung pragmatis dan minim arah strategis.

Tag:Citra InstituteEfrizamergerParliamentary ThresholdPartai GerindraPartai NasDemPrabowo SubiantoSurya Paloh
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Zaskia Adya Mecca Turun ke Jalan, Bagikan Logistik Gratis untuk Mahasiswa Demo di Bundaran HI
By Syifa Fauziah
Zaskia Adya Mecca
1
Daftar 5 Pemain Bergaji Tertinggi di Piala Dunia 2026, Siapa Rajanya?
By Hadi Febriansyah
Cristiano Ronaldo jalani Piala Dunia keenam dalam kariernya
2
Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara
By Hardani Triyoga
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
3
Bantah Sengaja Bikin Sinyal Demo ‘Indonesia Bangkrut’ Jadi Lemot, Polisi: Karena Kebanyakan Orang
By Rahmat Tunny
Aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut', 12 Juni 2026, di Jakarta.
4
Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
5

BERITA LAINNYA

Anggota Komisi II DPR RI, Fauzan Khalid
Politik

DPR Bongkar Dugaan Pansel Formalitas, Pejabat Daerah Disebut Bisa Diatur Sesuai Kedekatan Politik

Komisi II DPR RI menyoroti praktik penempatan pejabat di daerah yang dinilai…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
57 menit lalu
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi V DPR Lasarus (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Politik

Anggaran Kementerian PU 2027 Terpenuhi 44,8%, Bagaimana Nasib Infrastuktur Nasional?

Komisi V DPR RI mengkhawatirkan penurunan drastis anggaran Kementerian Pekerjaan Umum pada…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
17 jam lalu
Dokter melakukan operasi bibir sumbing seorang pasien di RSUD Tebet, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Politik

Tekor Rp2 Triliun Sebulan Bikin Keuangan BPJS Kesehatan ‘Sekarat’, Terus Kudu Piye?

Kondisi keuangan BPJS Kesehatan kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi IX DPR RI…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
22 jam lalu
Politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus
Politik

Pernyataan Misbakhun Disorot, Deddy Sitorus Singgung Ulah Buzzer

Polemik usulan optimalisasi penerimaan pajak yang disampaikan Ketua Komisi XI DPR RI…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
24 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up