Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 23 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Banjir
  • MBG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / World Bank-IMF Ramal Ekonomi RI 2026 Melambat, Target 6% Tak Lagi Realistis
Ekonomi Bisnis

World Bank-IMF Ramal Ekonomi RI 2026 Melambat, Target 6% Tak Lagi Realistis

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: April 17, 2026 11:56 am
Anisa Aulia
Dusep
Share
Dedung-gedung di Jakarta, Indonesia. (Sumber: Unsplash/ Afif Ramdhasuma)
Dedung-gedung di Jakarta, Indonesia. (Sumber: Unsplash/ Afif Ramdhasuma)
SHARE

World Bank dan International Monetary Fund (IMF) kompak memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2026. World Bank memperkirakan ekonomi akan melambat di 4,7 persen, dan IMF sebesar 5 persen.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Rizal Taufikurahman menilai revisi proyeksi dari dua lembaga internasional ini menegaskan bahwa risiko global kini menjadi faktor dominan yang memengaruhi ekonomi Indonesia.

Revisi proyeksi oleh IMF dan World Bank menegaskan bahwa risiko global kini menjadi faktor dominan terhadap ekonomi Indonesia. Kombinasi suku bunga global tinggi, pelemahan permintaan dunia, dan eskalasi geopolitik, ruang ekspansi ekonomi domestik menjadi lebih sempit,”

ujar Rizal saat dihubungi Owrite.id dikutip Jumat, 17 April 2026.

Indef sendiri dalam kondisi realistis seperti saat ini memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi 2026 hanya akan tumbuh di 5 persen. Rizal menilai, konflik Timur Tengah berpotensi mengoreksi pertumbuhan ekonomi melalui kanal energi dan nilai tukar.

Dia menjelaskan, kenaikan harga minyak ke kisaran US$90–US$100 per barel akan langsung menekan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui subsidi energi, sekaligus menurunkan daya beli masyarakat akibat tekanan inflasi. 

Dalam skenario moderat, dampaknya akan memangkas pertumbuhan sekitar 0,2 persen hingga 0,3 persen. Besaran penurunan pertumbuhan ini bisa lebih dalam jika disrupsi meluas ke jalur logistik global.

Perspektif proyeksi Indef, pertumbuhan ekonomi 2026 realistis berada diangka 5 persen,”

katanya.

Ekonomi 6 Persen Tak Realistis

Adapun di tengah kondisi ini, pemerintah masih meyakini ekonomi RI akan tetap tumbuh sebesar 5,3 persen pada 2026, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan tumbuh 6 persen.

Rizal menilai, bila hanya sebatas optimis, target pertumbuhan di 5,3 persen masih memungkinkan dicapai. Namun, target pertumbuhan 6 persen tidak realistis untuk dicapai dalam jangka pendek.

Struktur ekonomi Indonesia yang masih bertumpu pada konsumsi membuat akselerasi pertumbuhan sangat bergantung pada daya beli, yang saat ini justru mulai melemah terutama di kelas menengah. Tanpa lonjakan investasi dan ekspor, ruang untuk mencapai 6 persen praktis sangat terbatas,”

tuturnya.

Menurut Rizal, target pertumbuhan 6 persen hanya realistis dalam horizon menengah, dengan reformasi struktural dan transformasi ekonomi yang konsisten. 

Untuk mencapai angka pertumbuhan itu, Indonesia perlu memperkuat basis industri, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, memperluas basis pajak, dan menciptakan kepastian kebijakan untuk menarik investasi jangka panjang. 

Tanpa itu, proyeksi ekonomi akan cenderung stagnan di kisaran 5 persen,”

katanya.

Kendati demikian, Rizal mengatakan untuk tahun ini pertumbuhan ekonomi masih akan ditopang oleh konsumsi domestik dan hilirisasi komoditas, meskipun kualitasnya kini mulai tergerus. 

Konsumsi kelas menengah yang hanya tumbuh sekitar 4 persen menunjukkan adanya tekanan struktural, sementara investasi belum sepenuhnya pulih karena investor masih dalam posisi wait and see. Ini membuat pertumbuhan tetap bertahan, tetapi kehilangan akselerasi,”

imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan, ekonomi RI tumbuh 5,5 persen pada kuartal I-2026. Sedangkan sepanjang 2025 diperkirakan tumbuh di 5,3 persen.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini di atas 5,3 persen. Dan pada kuartal I tahun ini, optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 5,5 persen,”

ujar Airlangga.

Sementara itu, World Bank memproyeksikan ekonomi RI hanya tumbuh 4,7 persen pada 2026, atau melambat dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar 4,8 persen. Kemudian IMF memperkirakan pertumbuhan di 5 persen, dibandingkan ramalan sebelumnya di 5,1 persen.

Tag:AirlanggaIMFIndefPertumbuhan Ekonomiproyeksi ekonomiWorld Bank
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi Juru Bicara KPK Budi Prasetyo (kanan) menyampaikan keterangan dan menunjukkan barang bukti berupa uang tunai terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pati dan Wali Kota Madiun kepada media di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Hukum

Korupsi Kuota Haji Kemenag, KPK Kembali Periksa Khalid Basalamah

Kamis, 23 April 2026, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Ustadz Khalid Basalamah sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan periode 2023-2024. Penyidik ingin mendalami mekanisme jual-beli kuota…

By
Rahmat
Adi Briantika
2 Min Read
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta
Ekonomi Bisnis

Gegara Perang AS-Iran, Analis Proyeksi hingga Akhir April 2026 Rupiah Melemah ke Rp17.400

Nilai tukar rupiah ambruk ke level Rp17.306 atau 0,73 persen pada perdagangan hari ini Kamis, 23 April 2026. Melemahnya rupiah ini disebabkan oleh eskalasi di Timur Tengah hingga kekhawatiran defisit…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Gubernur Lemhanas, Ace Hasan Syadzily menargetkan perserta Lemhanas komtimen dalam memberantas korupsi setelah lulus.
Nasional

Gubernur Lemhanas Tuntut Peserta Lulusan P4N Komit Antikorupsi

Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menargetkan peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) memiliki komitmen dalam pemberantasan korupsi setelah lulus dan menduduki jabatan startegis di pemerintahan. Hal tersebut disampaikan Gubernur…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo alias Hary Tanoesoedibjo. (Sumber: MNC Securitas)
Ekonomi Bisnis

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, Hary Tanoesoedibjo Dihukum Bayar Denda Rp531 M

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo alias Hary Tanoesoedibjo,…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
1 jam lalu
Gedung Bank Indonesia.
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ambruk Rp17.306 per Dolar AS, BI Bakal Lakukan ini

Bank Indonesia (BI) buka suara, terkait pelemahan rupiah ke level Rp17.306 atau…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Ilustrasi Petugas PLN saat mengecek meteran Listrik
Ekonomi Bisnis

Lagi-lagi Sebagian Wilayah DKI Jakarta Mati Listrik, Ini Penjelasan PLN

PT PLN (Persero) angkat suara setelah sejumlah wilayah di Jakarta sempat mengalami…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
2 jam lalu
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani. (sumber: Youtube/BKPM)
Ekonomi Bisnis

Rosan Ungkap 5 Negara Ini Terbesar Investasi di RI Sepanjang Kuartal I-2026

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani mengungkapkan realisasi investasi pada kuartal…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up