Harga emas logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) anjlok pada Senin, 20 Februari 2026.
Dilansir dari laman Logam Mulia, emas Antam turun Rp44.000 menjadi Rp 2.840.000, dari sebelumnya Rp 2.884.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback atau beli kembali juga ikut merosot sebesar Rp41.000. Dengan begitu, harga buyback emas Antam hari ini adalah Rp2.460.000.
Emas Antam sendiri tersedia dalam berbagai pilihan berat, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram.
Pilihan ini memberi kemudahan bagi investor untuk menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan dan kemampuan dana.
Berikut rincian harga emas Antam terbaru hari ini, Senin, 20 Februari 2026.
- 0,5 gram: Rp1.470.000
- 1 gram: Rp2.840.000
- 2 gram: Rp5.620.000
- 3gram: Rp8.405.000
- 5 gram: Rp13.975.000
- 10 gram: Rp27.895.000
- 25 gram: Rp69.612.000
- 50 gram: Rp139.145.000
- 100 gram: Rp278.212.000
- 250 gram: Rp695.265.000
- 500 gram: Rp1.390.320.000
- 1.000 gram (1 kg): Rp2.780.600.000
Emas Global
Sementara itu, menurut data terakhir pada Jumat, 17 April 2026, emas global mengalami kenaikan setelah dolar melemah.
Hal itu juga dipengaruhi oleh komentar menteri Luar Negeri Iran bahwa jalur melalui Selat Hormuz tetap terbuka selama gencatan senjata, yang mendorong harga minyak turun dan meredakan beberapa kekhawatiran inflasi.
Harga emas spot naik 1,5 persen menjadi US$4.860 per ons pada perdagangan awal, naik lebih dari 2 persen sepanjang pekan ini. Sedangkan harga emas berjangja AS naik 1,6 persen menjadi US$4.883.
Menurut Wakil Presiden dan Ahli Strategi logam senior di Zaner Metals, Perer Grant, harga emas berpotensi naik dalam waktu jangka pendek ke leverl US$5.000 per ons.
Harga emas spot merosot setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari, dengan melonjaknya harga energi yang memicu kekhawatiran inflasi dan menyebabkan pasar mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga.
Karena emas tidak memberikan bunga, biasanya emas menjadi kurang menarik ketika biaya pinjaman tinggi.
Di tempat lain, bank-bank India telah menghentikan pesanan emas dan perak dari pemasok luar negeri, dengan berton-ton logam tersebut tertahan di bea cukai karena belum ada perintah resmi pemerintah yang mengeluarkan izin impor, kata sumber perdagangan.




