Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 1 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / (Part II) Sembilu di Peron Bekasi Timur: Sinyal ‘Buta’ Argo Bromo Anggrek, Pejabat Asbun, dan Evaluasi Sistem KAI
Nasional

(Part II) Sembilu di Peron Bekasi Timur: Sinyal ‘Buta’ Argo Bromo Anggrek, Pejabat Asbun, dan Evaluasi Sistem KAI

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: April 30, 2026 3:09 pm
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
3 bulan lalu
Share
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/sgd)
SHARE

PT KAI wajib bercermin pada beberapa negara yang telah membenahi sistem keselamatan transportasi mereka usai insiden mengerikan.

Daftar isi Konten
  • Ubah Perspektif
  • Si Bebal Asbun
  • Mulai Berbenah

Di Inggris, contohnya, tragedi Ladbroke Grove rail crash di dekat Paddington Station memperlihatkan kereta cepat dan kereta komuter yang menggunakan lintasan yang sama dapat berujung pada bencana ketika sistem perlindungan tidak memadai.

Peristiwa tersebut mendorong reformasi besar, termasuk penguatan sistem proteksi otomatis seperti Train Protection and Warning System, serta peningkatan standar keselamata berbasis risiko.

Selain itu, ada Belanda. Negara Kincir juga mengembangkan pendekatan Sustainable Safety, yang menekankan sistem transportasi harus dirancang untuk mengantisipasi kesalahan manusia.

Dalam pendekatan ini, pemisahan fungsi jaringan menjadi prinsip utama, arus cepat (Kereta Jarak Jauh) tidak boleh bercampur dengan arus lambat (KRL), serta titik konflik harus diminimalkan.

Prinsip homogenitas kecepatan juga ditekankan, karena perbedaan kecepatan yang tinggi dalam satu jalur akan meningkatkan fatalitas ketika terjadi gangguan,”

ujar Tri.
(Part II) Sembilu di Peron Bekasi Timur: Sinyal ‘Buta’ Argo Bromo Anggrek, Pejabat Asbun, dan Evaluasi Sistem KAI

Pembelajaran dari berbagai negara sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini. Dia pun memberikan empat upaya vital yang perlu dilakukan oleh PT KAI demi memperbaiki sistem keselamatan.

  1. Pemisahan jalur operasional. Pemisahan ini harus menjadi prioritas utama. KRL dan kereta antarkota memiliki karakteristik fundamental yang berbeda. Penyelesaian proyek Double-Double Track Jakarta-Cikarang bukan perihal meningkatkan kapasitas, tapi krusial bagi keselamatan. Konsep ini perlu diperluas seiring ekspansi layanan KRL. Selama pemisahan jalur belum terwujud sepenuhnya, pengaturan kecepatan dan jarak antar kereta wajib memberikan margin keselamatan yang memadai, meski konsekuensinya kapasitas rel bakal berkurang dan jadwal perjalanan harus direvisi total.
  2. Percepatan penghapusan perlintasan sebidang. Hal ini haram ditunda. Tingginya frekuensi perjalanan kereta membuat durasi penutupan palang semakin lama, ini memicu antrean kendaraan. Dengan tingkat kedisiplinan pengguna jalan yang masih rendah, risiko pelanggaran dapat terus meningkat. Pembangunan infrastruktur tidak sebidang seperti underpass atau overpass harus menjadi prioritas berbasis risiko.
  3. Penguatan penataan ruang sepanjang jalur. Harus ada sterilisasi jalur kereta api. Aktivitas masyarakat tak terkendali, kemunculan akses tidak resmi, hingga lemahnya penegakan hukum tata ruang menjadi sumber gangguan serius bagi operasional. Maka, dibutuhkan koordinasi lintas sektor untuk memastikan area sekitar jelur tetap aman.
  4. Evaluasi menyeluruh sistem keselamatan. Audit dan evaluasi total sistem keselamatan harus dilaksanakan. Pendekatan keselamatan modern harus bersifat preventif, sistem harus dirancang mampu mengintervensi kesalahan manusia agar tak berkembang menjadi kecelakaan.

Ubah Perspektif

Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Sotijowarno, menegaskan bahwa cara pandang terhadap keselamatan harus diubah secara total.

Keselamatan transportasi adalah investasi jangka panjang, bukan beban biaya,”

kata Djoko.

Dia juga memberi peringatan keras soal arah kebijakan anggaran negara terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang mengambil jatah anggaran jumbo.

Anggaran 2026 untuk Koperasi Desa ditetapkan 58,03 persen dari total dana desa (sekitar Rp34,57 triliun) Sementara. program MBG memiliki total pagu Rp335 triliun, dengan realisasi Rp44 triliun per Maret 2026, dan dipastikan tidak dikurangi.

Silakan anggaran Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa sebesar-besarnya, namun jangan dikurangi atau dipangkas anggaran keselamatan transportasi. Perkeretaapian tidak sekadar membangun. Keselamatan jangan dilupakan,”

tegas Djoko.

Si Bebal Asbun

Akibat insiden ini, negara hadir. Namun, permyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Choiri Fauzi, bikin hati rakyat panas.

Begitu bebalnya seorang pejabat dengan hal yang dia ungkapkan ketika merespons tragedi Bekasi Timur.

Arifah meminta PT KAI agar gerbong prioritas perempuan dipindahkan—yang semula di bagian depan dan belakang KRL Commuter Line—ke bagian tengah.

Kalau bisa (gerbong perempuan) di posisi di tengah. Supaya lebih aman,”

kata dia di RSUD Bekasi.

Omongan Arifah yang “asal bunyi” alias asbun itu direspons sarkas oleh warganet. Mereka merasa pernyataan Arifah tak menelurkan solusi; dan malah hanya “menukar” korban bila ada kejadian serupa.

Statement-nya kurang lebih nggak apa-apa kalau laki-laki meninggal,”

kata @storiesbyandr.

Dikira cowok kebal ditabrak kereta,”

komen @fantasy

Dia pikir laki-laki bisa kuat menahan benturan lokomotif,”

ucap @adumekanikbola.

Mentang-mentang cowok sakitnya pas demam doang, malah dijadiin tumbal,”

kata @youmf1176.

Mulai Berbenah

Di jalur seberang alias jalur berlawanan dari insiden, beberapa menit sebelum KA Argo Bromo Anggrek menghantam gerbong kereta di depannya, KRL Commuter Line menabrak taksi Green SM.

Ada dugaan kecelakaan maut ini akibat taksi yang berhenti di tengah rel. Meski ada keterkaitan, pemerintah mengupayakan menyelesaikan problem perkeretaapian secara komprehensif.

Misal, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono berkata, banyak perlintasan sebidang—titik perpotongan langsung antara jalur kereta api dan jalan raya (jalan umum/desa) yang berada pada ketinggian atau bidang tanah yang sama.

Area ini berpotensi tinggi menimbulkan kecelakaan dan kemacetan, sehingga memerlukan kepatuhan dari pengguna jalan untuk mendahulukan perjalanan kereta. Maka, pemerintah bakal membenahi secara menyeluruh aspek strategis hingga teknis operasional.

Sebagai langkah awal pasca insiden, pemerintah bakal meningkatkan pengamanan di setiap titik perlintasan sebidang, termasuk menempatkan penjaga di sekitar area. Untuk selanjutnya, direncanakan pembangunan infrastruktur demi mengantisipasi risiko.

Tidak ada yang lebih berharga daripada nyawa manusia,”

ucap AHY.

Bahkan Presiden Prabowo bakal menggelontorkan Rp4 triliun yang digunakan untuk membangun flyover dan memperbaiki 1.800 perlintasan sebidang di Pulau Jawa yang merupakan warisan peninggalan Belanda.

Merespons hal tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan anggaran itu akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Tag:argo bromo anggrekCommuter LineEditorialkecelakaankeretaKRLSpillStasiun Bekasi TimurTabrakan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Harga BBM Pertamax Cs Kompak Turun Hari Ini, Berikut Rinciannya
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026).
1
Pengamat Sebut Deddy Sitorus Tak Layak Dicap Menghina Wartawan
By Rahmat Tunny
Politisi PDIP, Deddy Sitorus. doc: @Deddysitorus
2
Jangan Hanya Terlalu Fokus Isu Politik, 5 Tarif Baru Ini Senyap Berlaku Mulai 1 Agustus
By Natania Longdong
Warga melihat barang dagangan melalui perangkat elektronik pada aplikasi platform niaga elektronik (e-commerce) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Harviyan Perdana Putra/nym)
3
Tak Lewat Demo Biasa, Mahasiswa Trisakti Pilih Mural dan Puisi untuk Suarakan Kritik Demokrasi
By Rahmat Tunny
Mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi bertajuk “Seni Melawan, Suara Tak Terpadamkan” di depan Kampus A Trisakti, tepat di bawah Flyover Grogol, Jakarta.
4
Katy Perry Murka, Lagu Firework Dipakai Gedung Putih untuk Mengiringi Video Serangan AS ke Iran 
By Ani Ratnasari
Penyanyi pop Katy Perry
5

BERITA LAINNYA

Pemerintah RI punya rencana melibatkan Russel Group dalam membangun URI.
Nasional

Mengenal Russell Group, 24 Kampus Riset Elite Inggris yang Dilirik untuk Dukung URI

Pemerintah Indonesia berencana membangun 10 Universitas Republik Indonesia (URI) dalam dua tahun…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Ilustrasi alutsista milik TNI.
Nasional

Alutsista TNI di Monas Bikin Geger, Ternyata Bukan untuk Hadapi Aksi Massa Agustus

Markas Besar TNI membantah narasi yang beredar di media sosial terkait keberadaan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
10 jam lalu
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama (tengah) didampingi Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Hengky Aritonang (kiri) dan Kasubdit 2 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol. Awaludin Amin (kanan) menunjukkan seragam pilot milik tersangka saat konferensi pers pengungkapan penyelundupan ekstasi dan sabu di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (31/7/2026).
Nasional

Pilot Malaysia Ditangkap Bawa Puluhan Ribu Ekstasi, Bea Cukai Bongkar Modus Jalur Khusus

Bea Cukai Soekarno-Hatta membeberkan aksi pilot maskapai asing berinisial MSO (39), warga…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
11 jam lalu
Mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi bertajuk “Seni Melawan, Suara Tak Terpadamkan” di depan Kampus A Trisakti, tepat di bawah Flyover Grogol, Jakarta.
Nasional

Tak Lewat Demo Biasa, Mahasiswa Trisakti Pilih Mural dan Puisi untuk Suarakan Kritik Demokrasi

Mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi bertajuk 'Seni Melawan, Suara Tak Terpadamkan' di…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
15 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up