Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Rupiah Ambruk ke Rp17.400 per Dolar AS, Begini Dampak Buruknya untuk APBN 2026 
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ambruk ke Rp17.400 per Dolar AS, Begini Dampak Buruknya untuk APBN 2026 

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Mei 4, 2026 7:30 pm
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
SHARE

Nilai tukar rupiah melemah mendekati level Rp17.400 per dolar AS. Berdasarkan data penutupan perdagangan hari ini Senin, 4 Mei 2026 rupiah melemah sebesar 0,33 persen ke level Rp17.394 per dolar AS.

Daftar isi Konten
  • Rupiah Semakin Tertekan 
  • APBN Diklaim Kuat

Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin mengatakan, pelemahan rupiah memberikan dampak buruk bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Salah satunya, meningkatkan defisit APBN.

Dampak tersebut terjadi melalui berbagai cara atau transmisi misalnya meningkatnya rasio utang dan nilai cicilan bunga plus pokok utang, mengingat sekitar 30 persen utang Pemerintah adalah utang luar negeri. Peningkatan biaya bunga akan meningkatkan defisit,”

ujar Wijayanto saat dihubungi Owrite.id Senin, 4 Mei 2026.

Selain itu, dampak pelemahan rupiah ke APBN adalah menaikkan besaran subsidi energi. Pasalnya, Indonesia merupakan negara yang mengimpor minyak dan gas (migas).

Meningkatkan nilai subsidi energi, mengingat kita importir minyak dan LPG dan keduanya ditransaksikan dalam USD. Apalagi harga energi dalam USD juga melejit, sehingga beban bagi APBN semakin berat,”

jelasnya.

Kemudian pelemahan rupiah akan meningkatkan potensi kerugian finansial. Kondisi ini akan menyebabkan beban utang ikut naik, dan Indonesia semakin sulit mencari pembeli surat utang.

Country risk kita meningkat, sehingga bunga utang naik dan semakin sulit mencari pembeli surat utang kita,”

terangnya.
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym)

Rupiah Semakin Tertekan 

Wijayanto menjelaskan, rupiah akan semakin tertekan karena dua hal utama, pertama kondisi fiskal yang jauh dari solid. Kedua capital outflow baik akibat current account defisit, pelemahan Foreign Direct Investment (FDI), maupun outflow investasi portfolio.

Komunikasi pemerintah yang kurang terkoordinasi serta cenderung overpromised, overconfident dan oversimplify, ikut memperburuk keadaan,”

tegasnya.

Wijayanto memperkirakan, rupiah ke depan akan terus tertekan. Namun, tekanan akan berkurang saat Pemerintah berhasil meyakinkan investor dan dunia usaha.

Tekanan akan berkurang saat Pemerintah berhasil meyakinkan investor dan dunia usaha dengan kebijakan-kebijakan yang konkrit dan realistis guna menstabilkan fiskal dan memperbaiki current account,”

katanya.

Tabel Nilai Tukar Rupiah (USD/IDR) – April s.d. Mei 2026

TanggalKurs Penutupan (Rp)PerubahanKeterangan
29 April 2026Rp 17.289—Tren pelemahan mulai tajam
30 April 2026Rp 17.346Pelemahan 57 poinRekor terlemah di akhir April
1 Mei 2026Rp 17.325Penguatan tipisLibur Hari Buruh (Pasar Terbatas)
4 Mei 2026 (Pagi)Rp 17.341Pelemahan 16 poinPembukaan pasar awal pekan
4 Mei 2026 (Sore)Rp 17.394Pelemahan 53 poinRekor terlemah sepanjang masa

APBN Diklaim Kuat

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa enggan berbicara lebih jauh mengenai ambruknya rupiah. Dia menyerahkan, hal tersebut ke Bank Indonesia (BI)

Namun yang pasti, Purbaya memastikan bahwa APBN tidak akan terpengaruh pelemahan rupiah. Hal ini karena Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah melakukan perhitungan secara cermat.

Waktu kita simulasi yang saya bilang itu, rupiahnya juga sudah kita level yang pas. Jadi, APBN-nya enggak terpengaruh, karena sudah kita hitung ke level sana. Jadi kita forward looking ngitung anggaran itu,”

ujar Purbaya di Kementerian Keuangan.
Tag:APBNDefisitDolar ASHeadlinePelemahan RupiahPurbayaRupiahutang
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
Golkar Tuduh PDIP Main Dua Kaki, Pengamat Curiga Ada Data yang Belum Dibuka ke Publik
By Rahmat Tunny
Pengamat politik, Ujang Komaruddin.
2
Janji Kompensasi Mandalika Diduga Zonk, ITDC dan Dinas Perkim Loteng Dilaporkan ke KPK
By Rahmat Baihaqi
LSBH NTB melaporkan dugaan korupsi relokasi pemukiman Mandalika kepada KPK, 22 Juni 2026.
3
Teriak Takbir Pakai Baju Tahanan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan kepada Kejari Jaksel dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juni 2026.
4
Usai Bikin Geger Pemadaman Bergilir, PLN Klaim Gangguan Listrik Jawa Berangsur Pulih
By Natania Longdong
Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat. (Sumber: Dok. PLN)
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Buka Peluang TKD 2027 Naik hingga Rp90 Triliun, Tapi Tunggu Ini…

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka ruang menaikkan Transfer ke Daerah (TKD)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 menit lalu
Ilustrasi 7.000 Pekerja Otomotif Terancam PHK. (Gambar dibuat AI)
Ekonomi Bisnis

Alarm PHK, 7.000 Pekerja Otomotif Terancam Nganggur Gegara Investor Cabut ke Vietnam

Indonesia terancam mengalami badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sebanyak 7.000 pekerja di…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
10 menit lalu
Ilustrasi Surat Utang Negara. (Sumber: Gambar dibuat AI)
Ekonomi Bisnis

Investor Patriot-Merah Putih Bond Bebas Gugatan Perdata dan Pidana, Pemerintah Bilang Gini

Pemerintah memberikan perlindungan bagi investor yang membeli surat utang khusus berupa patriot…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
12 menit lalu
Solar Panel (PLTS) dan Pembangkit LIstrik Tenaga Bayu (angin). (Sumber: Unsplash/Arno Senoner)
Ekonomi Bisnis

UMKM Keluhkan Mati Listrik PLN Bergilir, Benarkan PLTS Bisa Jadi Solusi Baru?

Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) mengaku telah menerima keluhan dari pelaku usaha mikro,…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
29 menit lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up