Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan, total utang pemerintah mencapai Rp9.920,42 triliun per Maret 2026 atau 40,75 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Jumlah itu naik Rp282,52 triliun atau 2,93 persen, dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp9.637,90 triliun.
Merespons hal ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa utang pemerintah masih dalam batas aman, dengan rasio 40,75 persen dari PDB. Ia menilai, batas aman utang pemerintah sebesar 60 persen dari PDB.
Kalau kita lihat acuan yang paling ketat di Eropa, rasio utang ke PDB berapa 60 persen kita masih jauh. Masih aman (utang), masih sekitar 40 persen lebih sedikit, jadi aman,”
ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.

Bandingkan dengan Negara Lain
Purbaya mengklaim, ratio utang Indonesia masih lebih rendah bila dibandingkan negara lain. Pemerintah dalam hal ini akan mengelola utang secara cermat dan terukur.
Singapura berapa 180 persen, Malaysia 60 persen lebih, Thailand juga berapa tinggi semua. Kita termasuk paling hati-hati dibanding negara-negara sekeliling kita,”
jelasnya.
Adapun bila dirinci, utang pemerintah terdiri dari dua jenis yakni Surat Berharga Negara (SBN) dan pinjaman. Mayoritas utang pemerintah didominasi oleh instrumen SBN sebesar Rp 8.652,89 triliun atau 87,22 persen, dan sisanya berasal dari pinjaman senilai Rp1.267,52 triliun atau 12,78 persen.
Statistik Utang Pemerintah Indonesia (Maret 2026)
| Indikator | Nilai / Persentase | Keterangan |
|---|---|---|
| Total Utang (Maret 2026) | Rp9.920,42 Triliun | Naik Rp282,52 triliun (2,93%) dibanding akhir 2025 |
| Rasio Utang terhadap PDB | 40,75% | Batas aman regulasi adalah 60% dari PDB |
| Porsi SBN | Rp8.652,89 Triliun (87,22%) | Dominasi instrumen Surat Berharga Negara |
| Porsi Pinjaman | Rp1.267,52 Triliun (12,78%) | Pinjaman dari dalam dan luar negeri |
Perbandingan Rasio Utang Negara (Data Klaim Kemenkeu)
| Negara | Estimasi Rasio Utang ke PDB | Keterangan |
|---|---|---|
| Singapura | ~180% | Rasio sangat tinggi dibanding kawasan |
| Malaysia | >60% | Sudah melewati ambang batas 60% |
| Thailand | Tinggi | Disebutkan lebih tinggi dari Indonesia |
| Indonesia | 40,75% | Diklaim paling hati-hati dan aman |


