Rencana peralihan penggunaan gas LPG 3 kilogram (kg) ke compressed natural gas (CNG) memunculkan kekhawatiran baru dari sisi aspek keamanan masyarakat. Kebijakan ini dinilai berisiko apabila diterapkan terlalu cepat tanpa uji coba dan mitigasi yang matang.
Isu penggunaan CNG pertama kali mencuat dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Ia memberikan bocoran mengenai persiapan penggunaan CNG sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg. Langkah ini diambil untuk menekan impor energi dan meningkatkan efisiensi serta kemandirian energi nasional.
Bahlil menjelaskan, bahwa penggunaan CNG sebenarnya mulai diterapkan di berbagai sektor, seperti hotel, restoran, hingga dapur dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nantinya, bahan baku dari gas tersebut berasal dari dalam negeri.
Pemegang Izin CNG
Adapun puluhan perusahaan penyedia atau pemegang izin CNG, baru-baru ini telah dipublikasikan oleh Ditjen Migas Kementerian ESDM per semester II-2025.
Jumlah perusahaan tersebut naik jika dibandingkan dengan data semester I-2025 sebanyak 33 badan usaha.
Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman pun menargetkan program konversi LPG ke CNG ini dapat diterapkan pada tahun ini. Nantinya, pilot project atau proyek percontohan bakal dijalankan di kota-kota besar di Pulau Jawa.
Selain itu, proyek percontohan tersebut ditargetkan akan dijalankan pada tahun ini usai uji coba tabung CNG 3 kg dalam waktu tiga bulan ke depan.
Berikut 53 Nama Perusahaan Penyedia CNG di RI:
- PT Artha Prima Energy
- PT Andalan Berkah Gemilang Energy
- PT Bahtera Abadi Gas
- PT Bahtera Andalan Gas
- PT Baskara Asri Ghas
- PT Batam Teknologi Gas
- PT Chalista Mandiri Energi
- PT Cipta Niaga Gas
- PT Citigas Energi Indonesia
- PT Citra Nusantara Energi
- PT Citra Nusantara Gemilang
- PT DGAS Alam Semesta
- PT Ekajaya Kridatama
- PT Elekma
- PT Lingkar Nusantara Gas
- PT Gagas Energi Indonesia
- PT Indojaya Raya Sejahtera
- PT Jateng Petro Energi
- PT Java Energy Semesta
- PT Kastara Megah Perkasa
- PT Laras Ngarso Gede
- PT Lingkar Nusantara Gas
- PT Loyal Sentosa Energi
- PT Migas Hilir Jabar
- PT Mosafa Prima Sinergi
- PT MUJ Energi Indonesia
- PT Otto Nusantara Energy
- PT Pertagas Niaga
- PT Reethau Cipta Energi
- PT Reethau Dharma Andalan
- PT Solusi Baru Energi
- PT Sumber Aneka Gas
- PT Surveyor Carbon Consulting Indon
- PT Sidogas Niaga Raya
- PT Wira Energi
- PT Natgas Indonesia
- PT Pertiwi Nusantara Resources
- PT CNG Hilir Raya
- PT Wira Ragna Cipta
- PT Energasindo Hekasa Karya
- PT Natural Gas Abadi
- PT Zebra Energi
- PT Para Amartha Gasindo
- PT Tangan Kanan Kita
- PT Kirana Energi Bersama
- PT Indosol Integriti Sistem
- PT Gunung Inti Gemilang
- PT Unogas Teknologi Indonesia
- PT Gemilang Jabung Energi
- PT Gastera Prima Energi
- PT Cipta Rizqi Energi
- PT Bumigas Mitra Sejahtera
- PT Energi Subang Abadi


