Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 13 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kronologi Penitipan Bayi Ilegal di Sleman, Polisi Evakuasi 11 Bayi
Daerah

Kronologi Penitipan Bayi Ilegal di Sleman, Polisi Evakuasi 11 Bayi

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: Mei 13, 2026 1:12 pm
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
Share
Evakuasi 11 bayi
Evakuasi 11 bayi (Foto: Paxels)
SHARE

Praktik penitipan bayi ilegal di wilayah Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, terungkap, setelah warga melaporkan aktivitas mencurigakan di sebuah rumah yang diduga menjadi tempat penampungan bayi tanpa izin resmi.

Daftar isi Konten
  • Mayoritas Bayi Dititipkan oleh Mahasiswi
  • Tiga Bayi Dirawat Intensif di RSUD Sleman
  • Dua Bayi Sudah Dikembalikan ke Orang Tua
  • Pemda DIY Akan Perketat Pengawasan Tempat Penitipan Anak
  • Polisi Dalami Dugaan Penelantaran Anak dan Perdagangan Orang

Rumah tersebut diketahui milik orang tua seorang bidan berinisial ORP yang bekerja di sebuah klinik di wilayah Gamping. Saat didatangi aparat dan warga, polisi menemukan 11 bayi berada di rumah tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Mateus Wiwit Kustiyadi, mengungkapkan, meskipun pengelola memiliki latar belakang medis, namun lokasi penitipan bayi tersebut tidak memiliki izin operasional.

Mayoritas Bayi Dititipkan oleh Mahasiswi

AKP Mateus menegaskan, mayoritas bayi yang dititipkan berasal dari ibu kandung yang masih berstatus mahasiswi. Mereka menitipkan bayi secara diam-diam karena alasan ekonomi, rasa takut, hingga malu apabila keluarga di kampung halaman mengetahui keberadaan anak mereka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para orang tua mengalami keterbatasan dalam pengasuhan mandiri sehingga memilih menitipkan bayi kepada pengelola dengan tarif Rp50 ribu per hari. Meski begitu, polisi memastikan praktik penitipan tersebut tetap melanggar aturan karena dilakukan tanpa izin resmi.

Tiga Bayi Dirawat Intensif di RSUD Sleman

Dari total 11 bayi yang ditemukan, delapan bayi berada dalam kondisi stabil dan kini berada di bawah pengawasan Dinas Sosial Sleman. Sementara itu, terdapat 3 bayi yang harus menjalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kondisi kesehatan bawaan sejak lahir.

AKP Mateus menegaskan kondisi ketiga bayi tersebut bukan akibat penelantaran di lokasi penitipan.

“Tiga bayi tersebut memang memiliki sakit bawaan seperti kelainan jantung, hernia, dan kuning. Saat ini pengobatan mereka telah dijamin oleh Pemda DIY,”

ujar Mateus dikutip dari portal pemerintah DIY.

Dua Bayi Sudah Dikembalikan ke Orang Tua

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro mengatakan penanganan bayi saat ini telah dialihkan kepada pihak yang berwenang. Sebanyak dua bayi telah dikembalikan kepada orang tua kandungnya, sementara tiga bayi masih menjalani perawatan medis intensif di RSUD Sleman.

“Kami mengedepankan koordinasi lintas sektor agar kesehatan serta pertumbuhan mereka tetap terjamin. Kami juga berterima kasih atas kepedulian masyarakat yang segera melapor ketika menemukan hal mencurigakan,”

ujar Argo.

Pemda DIY Akan Perketat Pengawasan Tempat Penitipan Anak

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY, Erlina Hidayati Sumardi mengapresiasi respons cepat masyarakat dan aparat dalam mengungkap praktik penitipan bayi ilegal tersebut.

Menurutnya, kepekaan warga dan Jagawarga menjadi faktor penting dalam penyelamatan bayi-bayi tersebut.

“Koordinasi antara aparat dan warga membuktikan sistem perlindungan masyarakat kita berjalan baik. Kini Pemda DIY hadir untuk memastikan pemulihan kesehatan serta jaminan perlindungan bagi mereka,”

ungkap Erlina.

Pemerintah Daerah DIY juga menyatakan akan memperketat pengawasan terhadap lembaga penitipan anak sesuai Instruksi Gubernur agar seluruh tempat penitipan anak beroperasi sesuai standar dan aturan hukum yang berlaku.

Polisi Dalami Dugaan Penelantaran Anak dan Perdagangan Orang

Polresta Sleman saat ini masih mendalami legalitas praktik penitipan bayi tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur pidana lain seperti penelantaran anak maupun tindak pidana perdagangan orang.

AKP Mateus mengatakan keselamatan dan kesehatan bayi menjadi prioritas utama selama proses penyidikan berlangsung.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan dan kesehatan bayi-bayi tersebut. Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan pemenuhan hak anak-anak ini terjaga dengan baik selama proses penyelidikan berlangsung,”

katanya pada Senin, 11 Mei 2026.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan bayi-bayi tersebut sebenarnya dirawat cukup baik oleh pengelola. Namun lokasi penitipan dipastikan tidak memiliki izin operasional resmi sesuai ketentuan hukum.

Tag:mahasiswiPenitipan bayi ilegalRSUD SlemanSleman
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Uang seratus ribu rupiah
Ekonomi Bisnis

BI Klaim Uang Palsu Turun Drastis, Benarkah Rupiah Kini Nyaris Mustahil Dipalsukan?

Bank Indonesia (BI) menyebut, ada penurunan rasio peredaran uang palsu di Indonesia hingga mendekati 1 piece per million (ppm), artinya setiap 1 juta lembar uang rupiah ditemukan 1 uang palsu.…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read
Edin Dzeko masuk skuad Bosnia-Herzegovina di Piala Dunia 2026 meski usianya sudah 40 tahun
Olahraga

Bosnia Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Edin Dzeko Tetap Jadi Andalan Meski Sudah 40 Tahun

Bosnia-Herzegovina resmi menjadi negara pertama yang mengumumkan daftar pemain untuk menghadapi Piala Dunia 2026. Dalam skuad pilihan pelatih Sergej Barbarez, nama veteran Edin Dzeko kembali mencuri perhatian publik sepak bola…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Sefruit

Ternyata Banyak Orang Jadi People Pleaser Tanpa Mereka Sadari, Kamu Termasuk Nggak?

People pleaser sering nggak sadar kalau mereka sebenarnya terlalu sering mengorbankan diri sendiri demi orang lain. Mulai dari susah bilang “nggak”, takut bikin orang kecewa, sampai kebiasaan selalu mendahulukan perasaan…

By
Salsabillah Irwanda
4 Min Read

BERITA LAINNYA

Suasana di lokasi perkantoran di Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang dijadikan tempat operasi judol jaringan internasional.
Daerah

ISESS: Berantas Judol Internasional Jangan Sekadar Gerebek, Harus Putus Aliran Uang

Bambang Rukminto, pengamat kepolisian dari ISESS, mengapresiasi Polri dalam penggerebekan gedung operasional…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
1 jam lalu
Petugas menyusun ompreng berisi makanan bergizi gratis ke dalam mobil sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ternate di Ternate, Maluku Utara
Daerah

Sopir Dapur MBG di Depok Ditangkap Polisi, Diduga Jadi Kurir Sabu

Seorang sopir program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) berinisial A ditangkap polisi…

Ani RatnasariSyifa Fauziah
By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
1 hari lalu
Warga menggunakan perahu saat melintas di depan rumah yang terendam banjir akibat meluapnya Kali Wanggu di Kelurahan Lepo-lepo, Kendari, Sulawesi Tenggara
Daerah

BPBD: 797 Rumah dan 3.517 Warga Terdampak Banjir di Kendari

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari mencatat, hingga Senin 11 Mei…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
2 hari lalu
Erupsi Gunung Dukono
Daerah

2 Jasad WNA Ditemukan Tertimbun Material Vulkanik Gunung Dukono

Tim Search and Rescue (SAR) menemukan, dua jasad warga negara asing (WNA)…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up