Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 0,15 persen ke level 6.152 pada perdagangan Senin, 25 Mei 2026, pukul 09.04 WIB.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,37 triliun, dengan melibatkan 2,82 miliar saham dalam 159 ribu kali transaksi. Tercatat 183 saham turun, 185 tidak bergerak, dan 330 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi melemah hari ini, setelah pada Jumat, 22 Mei, ditutup menguat 1,01 persen.
“IHSG berpotensi koreksi kembali hari ini,”
kata Fanny dalam riset hariannya.
Fanny mengatakan bursa Asia kompak naik pada perdagangan akhir pekan lalu. Hal ini karena para investor masih mencermati perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran terkait upaya mencapai kesepakatan damai di kawasan Timur Tengah.
Di kawasan Asia, indeks Nikkei 225 Jepang naik 2,7 persen, dan Topix menguat 1 persen. Lalu di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,4 persen, dan Kosdaq melesat 5 persen.
Fanny mengatakan untuk indeks S&P/ASX 200 Australia tercatat menguat sebesar 0,4 persen, dan Hang Seng Hong Kong bertambah 0,7 persen.
“Support IHSG 5.900-6.100, sementara resist IHSG di level 6.200-6.250,”
ujar dia.


