Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 11 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Purbaya
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Puluhan Minimarket Disikat, Kebijakan Baru Picu Ancaman ‘Perang Dagang’ Lokal
Ekonomi Bisnis

Puluhan Minimarket Disikat, Kebijakan Baru Picu Ancaman ‘Perang Dagang’ Lokal

Nisa-OWRITERahmat Tunny OWRITE
Last updated: Mei 25, 2026 5:05 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Display Kopdes Merah Putih Disorot, Netizen: Kayak Minimarket Bangkrut!
Display Kopdes Merah Putih Disorot, Netizen: Kayak Minimarket Bangkrut! (Foto: akun X @mak_imahhybs)
SHARE

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menutup 25 gerai minimarket waralaba seperti Alfamart dan Indomaret karena melanggar aturan zonasi yang mengatur jarak dengan pasar tradisional.

Kebijakan tersebut merujuk pada Peraturan Daerah Tahun 2021 yang melarang pendirian ritel modern dalam radius kurang dari satu kilometer dari pasar rakyat.

Display Kopdes Merah Putih Disorot, Netizen: Kayak Minimarket Bangkrut!

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai langkah tersebut didasari kondisi ketimpangan antara jumlah pasar tradisional dan minimarket yang semakin mencolok.

Aturan terkait dengan ritel modern itu mencakup juga dengan jarak kepada pasar tradisional. Dilihat dari data, memang jumlah pasar tradisional dengan data minimarket berbanding terbalik. Jumlah pasar tradisional semakin sedikit, sedangkan jumlah minimarket semakin menjamur,”

kata Huda, Senin, 25 Mei 2026. 

Data menunjukkan jumlah minimarket meningkat signifikan sebesar 8,4 persen dari 43.564 unit pada 2018 menjadi 55.514 unit pada 2021. 

Sementara itu, jumlah pasar tradisional justru menurun 6,5 persen dalam periode yang sama.

Baca juga:
Viral Video Tim Agrinas Sebut Kopdes Bisa Hasilkan Omzet Rp400… Beredar sebuah video seorang pria yang diduga tim Agrinas tengah memberikan pendampingan…
Mahfud MD Kritik Jawaban Purbaya ke Denny Sumargo: Jangan Songong… Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD mengkritik gaya komunikasi…
Pesona Gili Trawangan, Destinasi Wisata yang Kembali Jadi Sorotan Gili Trawangan merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia yang terkenal dengan…
  • Viral Video Tim Agrinas Sebut Kopdes Bisa Hasilkan Omzet Rp400 Juta per…
  • Mahfud MD Kritik Jawaban Purbaya ke Denny Sumargo: Jangan Songong kepada Pembayar…
  • Pesona Gili Trawangan, Destinasi Wisata yang Kembali Jadi Sorotan

Maka dibuatlah aturan terkait dengan jarak minimarket dari pasar. Sehingga keberadaan pasar tetap eksis sebagai tempat transaksi barang masyarakat,”

ucapnya.

Meski demikian, Huda mengingatkan bahwa pembatasan jarak bukan solusi tunggal untuk menyelamatkan pasar tradisional. 

Ia menilai kualitas infrastruktur pasar juga perlu dibenahi agar tetap menarik bagi masyarakat.

Banyak pasar fisik yang sudah berumur dan tidak memiliki fasilitas yang layak, akibatnya banyak ditinggalkan juga. Ketika pasar fisik diperbaiki, maka investasi di sekitar pasar akan menjamur, terutama terkait dengan pariwisata,”

jelasnya.

Selain itu, ia menyoroti potensi dampak dari keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dinilai bisa mengganggu keseimbangan ekonomi lokal jika tidak diatur secara tepat.

Viral Minimarket di Sibolga Dijarah, BNPB: Mereka Khawatir Bahan Makanan Terbatas

Hal serupa juga harusnya diberlakukan untuk koperasi desa merah putih. Sering disampaikan bahwa KDMP ini bisa menjadi kanibal bagi bisnis lainnya. Maka, penting juga perda tersebut mengatur tata letak KDMP supaya tidak mengganggu aktivitas ekonomi pasar,”

ungkapnya.

Menurut Huda, kesamaan jenis barang yang dijual antara KDMP dan pedagang pasar berpotensi menimbulkan persaingan tidak sehat jika tidak ada regulasi yang jelas.

Terlebih banyak barang yang sama yang dijual di dalam KDMP dengan pedagang di pasar. Jika KDMP diperbolehkan sementara minimarket tidak, maka akan terjadi distorsi pasar yang akan merugikan ekonomi dalam jangka waktu menengah dan panjang,”

jelasnya lagi.

Kebijakan penutupan minimarket ini pun memicu perdebatan mengenai efektivitas perlindungan pasar tradisional di tengah ekspansi ritel modern dan program ekonomi baru pemerintah.

Tag:CeliosKDMPKoperasi Desa Merah PutihLombokLombok TengahMinimarketNailul HudaNTBPasar Tradisionalretail
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Trending di OWRITE
Aisyah Zakkiyah Jadi Komisaris PTPP, Gaji dan Latar Belakangnya Jadi Sorotan
By Syifa Fauziah
Aisyah Zakkiyah Jadi Komisaris PTPP
1
Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan Jampidsus
By Ivan Syahruna Lubis
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (kiri) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta
2
Jampidsus Mundur, Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Penanganan Kasus Kejagung
By Rika Pangesti
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (tengah) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta
3
Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
By Rika Pangesti
Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus)
4
Selain Tersangka Korupsi Batu Bara, Febrie Adriansyah juga Jadi Tersangka TPPU 
By Rika Pangesti
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
5

BERITA LAINNYA

Latitude Energy, dan Danantara Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Gasifikasi Batu Bara RI. (Sumber: Kedutaan Besar AS di Indonesia)
Ekonomi Bisnis

Danantara Gandeng Latitude Energy dari AS, Batu Bara RI Disulap Jadi Gas Sintetis

Perusahaan teknologi energi asal Amerika Serikat (AS), Latitude Energy, dan Danantara Indonesia…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup Menguat, Saham RANS Naik Paling Tinggi

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak menguat pada…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Bali Bakal Jadi Pusat Finansial Internasional RI Mirip Dubai, Airlangga Beberkan Alasannya

Pemerintah memilih Bali sebagai lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Lokasi ini…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Konglomerat RI Yakin IHSG Kembali Balik ke Level 9.000, Asal…

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah berada di level 5.000 atau menjauhi…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up