Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah di Prancis. Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan agenda keagamaan ini bertepatan dengan rangkaian kunjungan kerja kepala negara yang masih berlangsung di sana.
“(Kemarin malam) Presiden sudah melakukan kunjungan kerja ke Prancis. Jadi, (Presiden) tentu akan menyesuaikan (salat id) karena Rabu masih ada di sana,”
kata Juri pada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 26 Mei 2026.
Dia melanjutkan lokasi pelaksanaan salat masih menyesuaikan agenda kenegaraan selama berada di L’Hexagone.
“Tentu akan menyesuaikan situasi di sana. Tunggu saja,”
ujar Juri.
Pemerintah belum merinci agenda Prabowo selama berada di Prancis. Saat ditanya mengenai kegiatan kepala negara di negara tersebut, Juri berujar penjelasan lebih lanjut dapat disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono.
Sembelih
Juri juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menyiapkan 1.098 ekor sapi kurban yang akan dibagikan ke seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia pada Idul Adha tahun ini.
598 sapi dialokasikan untuk 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, kemudian 500 sapi lainnya disalurkan ke lembaga sosial, lembaga keagamaan, pondok pesantren, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Juri mengatakan sapi kurban yang dibeli pemerintah merupakan sapi premium berbobot 800 kilogram hingga 1,3 ton. Jenis sapi yang dipilih antara lain Simental, Limosin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Sapi Bali, FH, Belgian Blue, dan Charolaise.
Ia memastikan seluruh sapi telah mengantongi surat keterangan kesehatan hewan dan memenuhi syariat Islam untuk kurban, seperti berusia di atas dua tahun, berjenis kelamin jantan, serta tidak cacat.
Secara khusus, Presiden juga menyiapkan satu ekor sapi kurban jenis Simental berbobot 1,3 ton untuk Masjid Istiqlal.



