Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 17 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • MBG
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Dua Santri Diduga Dibakar dengan Sadis di Pompes Lombok, Pemerintah Langsung Ambil 
Nasional

Dua Santri Diduga Dibakar dengan Sadis di Pompes Lombok, Pemerintah Langsung Ambil 

Rahmat Tunny OWRITESyifa Fauziah
Last updated: Juli 17, 2026 3:20 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 jam lalu
Share
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi (tengah) didampingi Direktur SDM dan Kelembagaan PT KAI Atih Nurhayati (kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat menjenguk korban kecelakaan kereta api di RSUD Bekasi, Jawa Barat
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi (tengah) didampingi Direktur SDM dan Kelembagaan PT KAI Atih Nurhayati (kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat menjenguk korban kecelakaan kereta api di RSUD Bekasi, Jawa Barat (ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya/hma/nz)
SHARE

Pemerintah lewat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memastikan terus mengawal penanganan dua santri korban dugaan pembakaran di Pondok Pesantren Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. 

Kementerian juga memastikan kedua korban tetap memperoleh perlindungan, layanan kesehatan, pendampingan psikologis, serta akses pendidikan selama menjalani masa pemulihan. Menteri PPPA Arifah Fauzi telah menemui langsung kedua korban untuk memastikan pemenuhan hak-hak mereka sekaligus mendorong proses hukum kasus tersebut berjalan secara adil dan transparan.

Arifah mengatakan Kemen PPPA terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait agar seluruh kebutuhan korban terpenuhi. Selain layanan kesehatan dan pendampingan psikologis, korban bersama keluarganya juga telah didampingi pekerja sosial (Peksos) dan psikolog guna meminimalkan dampak trauma.

Menteri PPPA Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Perempuan di Bandung Segera Ditangkap

Kami jajaran Kemen PPPA menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa tiga anak di salah satu pondok pesantren di Lombok Tengah, yang mengakibatkan satu anak meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar serius. Hari ini, saya bertemu langsung dua anak korban untuk memastikan pemenuhan hak dan perlindungan mereka terpenuhi dengan baik,”

ujar Arifah dalam keterangan resminya, Jumat, 17 Juli 2026.

Kondisi Korban

Arifah menjelaskan, kondisi salah satu korban masih memerlukan beberapa tindakan operasi lanjutan untuk memulihkan fungsi tubuhnya. 

Sementara itu, korban lainnya tengah bersiap menjalani fisioterapi secara berkala guna memulihkan mobilitas fisiknya.

Dalam kesempatan tersebut, Arifah juga menyoroti pentingnya peningkatan sistem keamanan di lingkungan pendidikan. 

Ia menekankan perlunya sinergi seluruh pihak dalam Gerakan Nasional #RuangAmanNyamanAnak (Gernas RANA) yang dicanangkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Melalui Gernas RANA, kami berharap seluruh satuan pendidikan, termasuk pondok pesantren, dapat bertransformasi menjadi ruang yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, baik kekerasan fisik, verbal, seksual, maupun kekerasan di ranah digital,”

ucap Arifah.

Kemen PPPA terus mendorong akselerasi dan implementasi Pesantren Ramah Anak di seluruh Indonesia agar kejadian serupa tidak terulang kembali,”

tegas Arifah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap proses pemulihan, Kemen PPPA menyerahkan bantuan berupa sepeda listrik guna mempermudah mobilitas sekaligus membangkitkan kembali semangat belajar kedua korban. 

Baca juga:
Menteri PPPA Kecam Ancaman Bom di SDN Srengseng, Tegaskan Sekolah… Ancaman bom di SDN Srengseng, Jakarta, mendapat kecaman keras dari Menteri Pemberdayaan…
Prabowo soal Narasi Indonesia Gelap: Kalau Merasa Suram dan Tak… Presiden RI Prabowo Subianto merespons sebagian pihak yang menilai Indonesia berada dalam…
PDIP Malu-malu Kucing: Sebagian Kader Gemar Kritik, Sisanya Hobi Melobi Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai sikap politik Partai Demokrasi Indonesia…
  • Menteri PPPA Kecam Ancaman Bom di SDN Srengseng, Tegaskan Sekolah Harus Jadi…
  • Prabowo soal Narasi Indonesia Gelap: Kalau Merasa Suram dan Tak Ada Harapan,…
  • PDIP Malu-malu Kucing: Sebagian Kader Gemar Kritik, Sisanya Hobi Melobi

Menteri PPPA juga memberikan motivasi dan dukungan moral secara langsung agar keduanya tetap tegar, optimistis, dan terus berjuang meraih cita-cita.

Di akhir keterangannya, Arifah mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kepedulian dan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Masyarakat dapat segera melaporkan indikasi kekerasan ke lembaga layanan terdekat, seperti Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), UPTD di bidang sosial, Penyedia Layanan Berbasis Masyarakat, atau kepolisian. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pengaduan gratis melalui Hotline Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 atau melalui pesan WhatsApp di nomor 08111-129-129,”

tutup Arifah.
Tag:Arifah Fauzidua santriLombok TengahMenteri PPPAPemerintahSantri dibakar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Hotman Paris Datangi Kejagung, Jawaban soal Jadi Pengacara Febrie Adriansyah Bikin Heboh
By Rahmat Baihaqi
Pengacara Hotman Paris Hutape di gedung Kejagung.
1
Viral Wabup Lombok Sowan ke Tersangka Dugaan Kasus Santri Tewas, Netizen Singgung Keberpihakan
By Ani Ratnasari
Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, M. Nursiah
2
Final Piala Dunia 2026 Bikin Messi Pecahkan Rekor Langka yang Bertahan 32 Tahun
By Hadi Febriansyah
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi
3
Final Piala Dunia 2026: Dulu Guru dan Murid, Kini De la Fuente vs Scaloni Berebut Trofi Juara
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente dan Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni.
4
Berkas Don Ritto Lolos ke Kejagung, Berkas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Malah Tertahan
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (tengah) didampingi Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor Dean Mackbon (kiri), dan Kepala Departemen Operasional G-Lab PT Pegadaian Rubika Giovani Malewa (kanan) memberikan keterangan pers saat pengujian kadar atau keaslian barang bukti emas 74 kilogram yang disita dalam penyidikan tiga dugaan kasus korupsi dan TPPU, di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, Senin (13/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (ketiga kiri) dan Presiden Direktur PT Weiming Nusantara Bali New Energy Ji Ke Ze (tengah) menunjukkan dokumen Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik yang disaksikan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kedua kiri), Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani (kiri), Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat (kedua kanan), Chief Executive Officer Danantara Investment Management Pandu Patria Sjahrir (kanan) dan Gubernur Bali Wayan Koster (ketiga kanan) saat peresmian pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali di Denpasar, Bali, Rabu (8/7/2026).
Nasional

Transisi Energi Berkedok Sembunyi Data: ICW Desak PLN Buka Kontrak Jual-Beli Listrik

Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak PT PLN (Persero) membuka dokumen Perjanjian Jual…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
2 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (tengah) menyapa warga usai meresmikan Bendungan Meninting di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7/2026).
Nasional

Prabowo Blak-blakan Indonesia Butuh Investor Demi Gaji Guru dan Tenaga Kesehatan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia membutuhkan investasi untuk memberikan ruang bagi pemerintah…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
7 jam lalu
Pengendara motor antre mengisi BBM di salah satu SPBU kawasan Kuningan, Jakarta
Nasional

Pertamax Ditinggal, Pertamina Ungkap Konsumsi Pertalite Tembus 80 Persen

Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite meningkat sejak penyesuaian harga…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
7 jam lalu
Pengendara antre membeli BBM jenis pertalite di salah satu SPBU di Medan, Sumatera Utara, Kamis (16/7/2026). PT Pertamina Patra Niaga berupaya melakukan normalisasi antrean panjang dengan menambah jam operasional menjadi 24 jam dan menambah sebanyak 30 unit mobil tangki BBM untuk disalurkan ke sejumlah SPBU yang ada di wilayah Sumatera Utara. (ANTARA FOTO/Yudi Mana)
Nasional

Pertamina Akui Panic Buying BBM di Sumatera, Antrean Mengular Dipicu Peralihan ke BBM Subsidi

PT Pertamina Patra Niaga mengakui sempat terjadi aksi panic buying atau pembelian…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up