Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 27 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Pelibatan TNI di Program Pemerintah Dinilai Kaburkan Batas Sipil
Nasional

Pelibatan TNI di Program Pemerintah Dinilai Kaburkan Batas Sipil

Ani RatnasariAmin Suciady
Last updated: Mei 27, 2026 1:01 pm
Ani Ratnasari
Amin Suciady
Share
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kanan), Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi Soeharto (kedua kanan), dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali (kiri) mengangkat tanaman kedelai saat panen raya kedelai ketahanan pangan di Desa Ngudikan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (14/5/2026). Kegiatan secara simbolis tersebut menjadi awal dimulainya panen kedelai seluas 400 hektare di Kabupaten Nganjuk sebagai upaya menuju swasembada kedelai nasional. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kanan), Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi Soeharto (kedua kanan), dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali (kiri) mengangkat tanaman kedelai saat panen raya kedelai ketahanan pangan di Desa Ngudikan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (14/5/2026). Kegiatan secara simbolis tersebut menjadi awal dimulainya panen kedelai seluas 400 hektare di Kabupaten Nganjuk sebagai upaya menuju swasembada kedelai nasional. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)
SHARE

Pertanyaan mengenai posisi TNI di tengah pemerintahan sipil kembali mencuat, setelah maraknya pelibatan militer dalam berbagai program pemerintah. 

Kondisi itu kemudian memunculkan kekhawatiran terkait kaburnya batas antara kepentingan negara dan kepentingan kekuasaan.

Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Deodatus Sunda, menilai profesionalisme TNI saat ini sedang diuji, terutama ketika militer mulai aktif di berbagai sektor di luar pertahanan.

Ketika tentara menjadi alat pemerintah, bukan alat negara, di situ profesionalismenya diuji,”

kata Deodatus, saat kegiatan Diskusi Publik dengan tema “Risiko RPP Tentang Tugas TNI:
Legalisasi Ancaman Berkedok Peran, Rekayasa Keadaan Berdalih Gangguan, di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa, 26 Mei 2026.
TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi

Ia mengatakan, tentara seharusnya bekerja sebagai alat negara yang berpihak pada kepentingan rakyat, bukan mengikuti kepentingan politik pemerintahan yang sedang berkuasa.

Karena sumpahnya tentara itu alat negara. Negara juga alat rakyat,”

ujarnya.
Baca juga:
Indonesia Sudah “Tabola-Bale”, Sipil Jadi Militer, Tentara Urus Rakyat Buramnya batas antara ranah militer dan sipil di Indonesian semakin "tabola-bale" atau…
Pusaka Tolak RPP Tugas TNI: Masa Depan Indonesia Bakal Jadi… Kemunculan draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tugas TNI jadi kekhawatiran publik. Perluasan…
Soroti RPP Tugas TNI, Koalisi Sindir Militer Makin 'Multitalenta' Masuk… Kelompok masyarakat sipil menilai Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Tugas TNI berpotensi…
  • Indonesia Sudah “Tabola-Bale”, Sipil Jadi Militer, Tentara Urus Rakyat
  • Pusaka Tolak RPP Tugas TNI: Masa Depan Indonesia Bakal Jadi 'Papua Jilid…
  • Soroti RPP Tugas TNI, Koalisi Sindir Militer Makin 'Multitalenta' Masuk Ranah Sipil

Deodatus mengaku khawatir apabila keterlibatan militer di sektor sipil terus dinormalisasi, dapat memundurkan reformasi yang telah berjalan sejak 1998.

Ia menilai keterlibatan TNI tidak lagi hanya menyentuh persoalan keamanan, tetapi mulai masuk ke sektor ekonomi rakyat, termasuk pangan dan sektor primer lainnya.

Bukan cuma hak politik rakyat yang terdampak, tapi juga hak ekonominya,”

ucapnya.
Buru Begal Pakai Pasukan Tempur: Langkah Tegas atau Pintu Masuk Dwifungsi ABRI?

Deodatus juga menyoroti pembahasan mengenai profesionalisme TNI dan operasi militer selain perang di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ia berharap, MK dapat memberikan batas yang jelas terkait kondisi darurat yang memperbolehkan TNI masuk ke ranah sipil.

Menurutnya, tanpa batas yang jelas, keterlibatan militer di luar fungsi pertahanan berpotensi terus meluas.

Kalau semua dianggap darurat, nanti keterlibatan TNI bisa masuk ke mana-mana,”

pungkasnya.
Baca juga:
TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi… Pasifnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam mengawasi pemerintah dikhawatirkan dapat membuka jalan…
Sinergi Pemburu Begal Polda Metro-Kodam Jaya: Bantu Patroli, Urusan 'Borgol'… Polda Metro Jaya menggandeng Kodam Jaya untuk memperkuat personel Tim Pemburu Begal.…
Gelombang PHK Mengganas! 9.000 Pekerja Terancam, DPR Bunyikan Alarm Bahaya Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) mulai menunjukkan tanda-tanda serius di berbagai sektor…
  • TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi
  • Sinergi Pemburu Begal Polda Metro-Kodam Jaya: Bantu Patroli, Urusan 'Borgol' Tetap Polisi
  • Gelombang PHK Mengganas! 9.000 Pekerja Terancam, DPR Bunyikan Alarm Bahaya
Tag:DPRgmniMiliterSipiltentaraTNI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Rupiah ‘Berkurban’ Jadi Paling Loyo se-ASEAN, Tembus Rp17.834 per Dolar
By Anisa Aulia
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Dok. BI)
1
TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi
By Ani Ratnasari
Personel TNI mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta
2
Batal Berhaji, Purbaya Rogoh Kocek Pribadi Boyong Sapi 1 Ton ke Ciganjur
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
3
BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 27 Mei 2026 Didominasi Cerah Berawan
By Ivan
Ilustrasi Berawan
4
Setelah Bawa Juara Tiga Kali Beruntun Bojan Hodak Pilih Mundur dari Persib, Ada Apa?
By Hadi Febriansyah
Bojan Hodak berpisah dengan Persib Bandung usai mebawa hattrick juara
5

BERITA LAINNYA

Gambar ilustrasi aktivis HAM
Nasional

Reformasi 28 Tahun Diuji, Demokrasi dan Kebebasan Sipil Sedang Tak Baik-baik Saja

Komnas HAM menyoroti menyempitnya ruang kebebasan sipil yang dinilai menjadi tantangan serius…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
48 menit lalu
Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, saat menjadi narasumber dalam diskusi di Menteng Kleb, Kamis, 19 Maret 2026. (Foto; owrite/Syifa)
Nasional

Indonesia Sudah “Tabola-Bale”, Sipil Jadi Militer, Tentara Urus Rakyat

Buramnya batas antara ranah militer dan sipil di Indonesian semakin "tabola-bale" atau…

Ani RatnasariAmin Suciady
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 jam lalu
Sejumlah prajurit Yonif 315/Garuda meneriakkan yel-yel usai mengikuti upacara pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) mobile tahun anggaran 2026 di Yonif 315/Garuda, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026).
Nasional

Pusaka Tolak RPP Tugas TNI: Masa Depan Indonesia Bakal Jadi ‘Papua Jilid Dua’?

Kemunculan draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tugas TNI jadi kekhawatiran publik. Perluasan…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
2 jam lalu
Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto (kedua kiri) bersama Wakil Bupati Manokwari Mugiyono (kiri) menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada warga saat penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Distrik Tanah Rubuh Manokwari Utara, Manokwari, Papua Barat, Kamis (21/5/2026).
Nasional

Soroti RPP Tugas TNI, Koalisi Sindir Militer Makin ‘Multitalenta’ Masuk Ranah Sipil

Kelompok masyarakat sipil menilai Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Tugas TNI berpotensi…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up