Sate menjadi salah satu menu favorit banyak orang. Aroma daging yang dibakar di atas bara api memang menggugah selera, apalagi jika bagian luarnya terlihat sedikit gosong dan memberikan sensasi rasa khas.
Namun, tahukah kamu, hitam-hitam gosong yang ada di sate itu secara kimia ternyata mirip dengan kandungan karsinogen yang ada di asap rokok? Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam unggahannya di akun medsosnya.
“(Bagian) hitam-hitam ini secara medis namanya HCA dan PAH, yang merupakan golongan senyawa karsinogenik, penyebab kanker,”
ujar Budi seperti dikutip dari Instagram @bgsadikin.
HCA (Heterocyclic Amines atau Amina Heterosiklik) dan PAH (Polycyclic Aromatic Hydrocarbons atau Hidrokarbon Aromatik Polisiklik) adalah golongan senyawa kimia karsinogenik (pemicu kanker) yang terbentuk secara alami saat daging, unggas, atau ikan dimasak pada suhu sangat tinggi.
Sate Versi Sehat
Budi memberikan tips cara mengolah sate versi lebih sehat. Pertama, marinasi daging dengan rempah kuning seperti kunyit dan serai. Cara ini terbukti bisa kurangi karsinogen sampai 90 persen.
“Kedua, kalian bisa menggunakan teknik pre-cook, yaitu rebus dulu dagingnya, baru kemudian dibakar sebentar di akhir proses untuk sekadar mendapatkan aroma,”
tambah Budi.
Terakhir, jangan bakar lemak daging karena akan cepat gosong dan menimbulkan karsinogen. Meskipun Budi mengakui makanan tersebut enak, namun tetap harus cerdas mengontrol porsi dan cara memasaknya.
“Walupun jujur, memang ini yang paling enak, sih,”
aku dia.


