Jakarta sering dapat reputasi sebagai kota yang macet dan padat sehingga sulit untuk dijelajahi. Kemacetan, jalan yang ramai, dan jarak antar kawasan yang cukup jauh, membuat banyak orang berpikir dua kali saat ingin mengeksplor Jakarta.
Padahal, anggapan itu tidak sepenuhnya benar, lho.
Saat ini, Jakarta punya jaringan transportasi umum (transum )yang semakin lengkap. Kamu dari pusat kota mau pergi ke daerah yang agak pinggir? Tenang aja, kamu bisa mengaksesnya menggunakan transum.
Karna sekarang, banyak tempat nongkrong dan destinasi wisata yang justru lebih mudah diakses dengan transportasi umum dibanding membawa kendaraan sendiri. Apalagi sekarang banyak transum yang sudah terintegrasi, yang memudahkan untuk berpindah transum.
Kalau kamu baru pertama kali mencoba berkeliling Jakarta tanpa mobil atau motor, nggak perlu bingung.
Setiap moda transportasi dirancang punya fungsi dan wilayah layanannya masing-masing, tinggal kamu sesuaikan aja dengan kebutuhanmu.
Sebelum menyusun itinerary, kenalan dulu yuk dengan enam moda transportasi umum yang paling sering digunakan di Jakarta.
1. TransJakarta (Tj)
Kalau ada satu transportasi umum yang jaringannya paling luas di Jakarta, jawabannya adalah TransJakarta atau biasa kita sebut denan Tj.
Moda ini terdiri dari bus BRT (Bus Rapid Transit) yang beroperasi di jalur khusus atau dikenal dengan sebutan busway dan berhenti di halte-halte BRT.
Jalur khusus tersebut membuat perjalanan relatif lebih cepat karena tidak bercampur dengan kendaraan lain.
Selain BRT, ada juga bus non-BRT yang dapat diakses dari bus stop di pinggir jalan.
Menariknya, Transjakarta nggak hanya punya satu armada aja. Kamu juga bakal menemukan Metrotrans, Minitrans, Mikrotrans, hingga Royaltrans.
Khusus Royaltrans, layanan ini bisa dibilang Tj versi premium karena menawarkan fasilitas yang lebih nyaman dengan rute dan jam operasional yang berbeda
Berkat jaringannya yang luas, TransJakarta sering menjadi pilihan pertama bagi wisatawan maupun pendatang yang ingin menjelajahi berbagai sudut ibu kota.
2. MRT Jakarta
Kalau tujuanmu adalah kawasan Blok M, Cipete, Haji Nawi, Senayan, atau Sudirman, MRT bisa menjadi pilihan pertamamu.
Selain cepat, MRT juga terhubung dengan banyak pusat kuliner, ruang publik, dan kawasan bisnis yang menjadi favorit banyak gen z.
Tidak heran jika MRT kini menjadi salah satu moda transportasi yang paling sering digunakan untuk bepergian di koridor Jakarta Selatan hingga Jakarta Pusat.
3. KRL
Ingin main ke daerah Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, Rangkasbitung, atau Tanjung Priok?
Kamu bisa mengandalkan KRL Commuter Line atau yang lebih dikenal sebagai KRL.
Moda transportasi ini memiliki jangkauan yang sangat luas dan menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Jabodetabek. Tarifnya yang terjangkau juga membuat KRL sering menjadi pilihan untuk perjalanan sehari-hari maupun one day trip ke kota sekitar Jakarta.
4. LRT Jabodebek
Selain KRL, ada juga LRT Jabodebek yang menghubungkan Jakarta dengan kawasan Bekasi dan Cibubur.
Bagi yang ingin bepergian dari Jakarta Pusat ke wilayah timur Jabodetabek, moda ini bisa menjadi alternatif yang praktis dan nyaman.
5. LRT Jakarta
Kalau ingin mengeksplor kawasan Kelapa Gading dan sebagian wilayah Jakarta Utara, bisa coba LRT Jakarta.
Meski rutenya belum sepanjang KRL atau MRT, moda ini menjadi salah satu pilihan transportasi yang nyaman untuk menjangkau kawasan tersebut.
6. Angkot Reguler dan Mikrotrans
Selain moda transportasi tersebut, Jakarta juga memiliki angkutan berukuran kecil berupa angkot reguler dan Mikrotrans.
Sekilas keduanya tampak sama. Namun kedua moda transportasi tersebut berbeda, lho.
Mikrotrans merupakan bagian dari sistem TransJakarta dan armadanya biasanya mudah dikenali dari stiker identitas yang menempel pada badan kendaraan. Penumpang cukup melakukan tap kartu elektronik saat naik.
Bayar Ongkos Secara Langsung
Sementara itu, angkot reguler beroperasi secara mandiri dan penumpang membayar ongkos secara langsung.
Meski terlihat sederhana, kedua moda ini punya peran penting karena membantu menjangkau kawasan permukiman yang tidak dilalui bus besar maupun kereta.
Jadi, banyak pilihan transum yang membuat Jakarta kini lebih ramah bagi siapa saja yang ingin bepergian tanpa kendaraan pribadi.
Mulai dari MRT untuk menjelajahi Jakarta Selatan, KRL untuk bepergian jauh, hingga TransJakarta yang menjangkau hampir seluruh wilayah ibu kota, setiap moda memiliki perannya masing-masing.
Jadi, kalau berencana jalan-jalan di Jakarta dalam waktu dekat, tidak ada salahnya mencoba transportasi umum. Selain lebih hemat, kamu juga bisa melihat sisi lain kota ini dari perjalanan yang mungkin selama ini terlewatkan.



