Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Dokter Ingatkan Bahaya Campak Usai Viral Kisah Penonton Konser F4 di Threads
Kesehatan

Dokter Ingatkan Bahaya Campak Usai Viral Kisah Penonton Konser F4 di Threads

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
Last updated: Juni 5, 2026 4:18 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Virus campak
Virus campak
SHARE

Unggahan seorang pengguna Threads dengan akun @theolawp menjadi perhatian warganet setelah membagikan pengalamannya terserang campak hanya tiga hari sebelum menghadiri konser F4.

Daftar isi Konten
  • Respon Warganet
  • Respon Dokter di Thread
  • Kata Dokter Soal Penularan Campak
  • Tahapan Infeksi Campak
  • Risiko Penularan Campak

Dalam unggahannya, ia mengaku sempat pasrah dan mengikhlaskan kemungkinan tidak bisa menonton konser karena kondisi tubuhnya yang dipenuhi ruam campak serta risiko penularan penyakit yang cukup tinggi.

Unggahan tersebut pun menuai beragam respons dari warganet dan kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya campak sebagai penyakit yang sangat mudah menular.

Baca juga:
Campak Bisa Berujung Pneumonia, Dokter Minta Waspada Gejala Ini Campak merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini memiliki tingkat…
Alarm Kesehatan, DPR Soroti Kematian Akibat Campak di Indonesia Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti masih tingginya kasus campak di Indonesia…
Kasus Campak Turun 93 Persen, PAPDI Ingatkan Dewasa Tetap Wajib… Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan adanya penurunan signifikan kasus suspek dan terkonfirmasi…
  • Campak Bisa Berujung Pneumonia, Dokter Minta Waspada Gejala Ini
  • Alarm Kesehatan, DPR Soroti Kematian Akibat Campak di Indonesia
  • Kasus Campak Turun 93 Persen, PAPDI Ingatkan Dewasa Tetap Wajib Vaksinasi MMR

Penyakit yang disebabkan oleh virus ini dapat menyebar dengan cepat melalui percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Dalam beberapa kasus, campak bahkan dapat menimbulkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak, lansia, dan individu dengan daya tahan tubuh yang lemah.

Respon Warganet

Beragam tanggapan pun bermunculan di kolom komentar. Warganet menyoroti bahaya campak sebagai penyakit yang mudah menular. Tidak sedikit pula yang mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan menghindari aktivitas di tempat ramai ketika masih dalam masa penularan.

“Gak mikir kalau ada yg lagi ada ibu yg masih kasih ASI ke bayiknya dan ada yg lagi hamil nonton …. kacau,”

tulis @ meilanihutapea90.

“Itu kan konsepnya duduk ya, coba dilacak si cewe ini duduk dengan siapa aja, lalu pas ke sana ketemu siapa aja, dimulai dari rumahnya,”

ungkap @bangrw.official.

“justru campak itu menularnya ketika sudah mulai2 hilang ruamnya.. wah kacau sih…”

tulis  @melody0cha.

Respon Dokter di Thread

Unggahan tersebut juga memicu perhatian kalangan tenaga kesehatan. Salah satunya datang dari dr. Adam Prabata, Ph.D in Medical Sciences, dokter yang tengah menempuh pendidikan spesialis penyakit dalam, melalui akun Threads pribadinya.

Dalam unggahannya, dr. Adam mengaku geram setelah membaca kisah tersebut. Ia mengingatkan bahwa campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular.

“Campak itu salah satu penyakit yang penularannya cepat banget. Dengan satu orang bisa menularkan ke 12-18 orang di sekitarnya,”

tulisnya.

Kata Dokter Soal Penularan Campak

Dokter Adam menjelaskan bahwa masa penularan campak berlangsung sejak empat hari sebelum ruam, hingga empat hari setelahnya. Karena itu, apabila seseorang menghadiri acara yang melibatkan kerumunan besar saat masih berada dalam masa penularan, risiko penyebaran virus menjadi sangat tinggi.

Ia juga menilai hal tersebut perlu menjadi perhatian serius, mengingat berbagai negara, termasuk Indonesia, masih berupaya menekan angka penularan campak melalui program vaksinasi dan edukasi kesehatan masyarakat.

Baca juga:
Kasus Campak Turun 93 Persen, Kemenkes Tetap Lakukan Pengawasan Ketat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan penurunan signifikan kasus suspek dan terkonfirmasi campak…
Virus Campak Bisa Menyerang Orang Dewasa, Kenali Gejalanya Belum lama ini ramai kematian seorang dokter muda bernama dr Andito Mohammad…
Jangan Abai, Campak Memicu Komplikasi Pneumonia hingga Kematian Kasus campak semakin mengkhawatirkan setelah banyak kabar pasien, baik anak-anak maupun dewasa…
  • Kasus Campak Turun 93 Persen, Kemenkes Tetap Lakukan Pengawasan Ketat
  • Virus Campak Bisa Menyerang Orang Dewasa, Kenali Gejalanya
  • Jangan Abai, Campak Memicu Komplikasi Pneumonia hingga Kematian

Tahapan Infeksi Campak

Melansir dari laman Halodoc, perkembangan infeksi campak biasanya berlangsung dalam beberapa tahap. Setelah masa inkubasi tanpa gejala, penderita akan mengalami gejala awal seperti demam, batuk, pilek, dan peradangan pada mata selama 2–3 hari.

Selanjutnya, muncul ruam merah yang dimulai dari wajah lalu menyebar ke leher, tangan, dan seluruh tubuh. Pada fase ini, suhu tubuh dapat meningkat hingga mencapai 40–41 derajat Celsius. Penderita juga berada dalam masa yang sangat menular, yakni sejak empat hari sebelum ruam muncul hingga empat hari setelahnya.

Seiring proses pemulihan, ruam akan berangsur menghilang mulai dari wajah hingga bagian tubuh lainnya dan gejala pun perlahan mereda.

Risiko Penularan Campak

Sebagian besar penderita campak dapat pulih dalam beberapa hari. Namun, pada sebagian kasus, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi yang lebih serius, antara lain:

  • Dehidrasi atau kehilangan cairan tubuh akibat demam, muntah, atau diare.
  • Dapat menyebabkan suara serak dan gangguan pernapasan.
  • Infeksi telinga, terutama sering terjadi terutama pada anak-anak dan dapat mengganggu pendengaran.
  • Menyebabkan mata merah, nyeri, atau gangguan penglihatan sementara.
  • Paru-paru basah (pneumonia), merupakan salah satu komplikasi campak yang paling berbahaya.
  • Kejang-kejang bisa terjadi akibat demam tinggi atau komplikasi lain yang menyertai infeksi.

Pada ibu hamil yang belum mendapatkan vaksinasi campak, infeksi ini juga dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, hingga kematian janin.

Kasus yang viral di media sosial ini menjadi pengingat bahwa campak bukan sekadar penyakit yang ditandai dengan munculnya ruam merah pada kulit.

Maka itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap gejala campak dan menghindari aktivitas yang berpotensi menularkan penyakit kepada orang lain saat masih berada dalam masa infeksi.

Selain menjaga kebersihan dan menerapkan etika batuk serta bersin, vaksinasi juga tetap menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penyebaran campak di masyarakat.

Tag:bahaya campakCampakkonse F4
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Pria Diduga Karumga Eks Jampidsus Febrie Meninggal Misterius, Polisi Telusuri CCTV
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi garis polisi. (Sumber: Unsplash/ Ted Balmer)
1
Pamit Setelah 7 Tahun, Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Gubernur BI
By Anisa Aulia
Konferensi Pers pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
2
Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur, Intip Proyeksinya Hari ini
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
3
Kaesang Maju di Dapil Puan, PSI Sedang Uji Benteng Terkuat PDIP Jelang Pemilu 2029
By Rahmat Tunny
Kaesang Pangarep, Anak dari Presiden ke-7 Joko Widodo. (Sumber: IG @kaesangp)
4
Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi, Destry Damayanti Jamin Stabilitas BI
By Anisa Aulia
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
5

BERITA LAINNYA

Konferensi medis dan ilustrasi anatomi manusia.
Kesehatan

MAFLD hingga Kanker Kolorektal Mengintai: PB PGI Tambah ‘Dosis’ Dokter Spesialis Saluran Cerna

Tantangan penanganan penyakit saluran cerna dan hati di Indonesia dinilai semakin kompleks.…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
18 jam lalu
Pelatihan medis dengan teknologi canggih.
Kesehatan

Dokter Jantung Anak Langka di RI, IDAI Dorong Pakai AI dan Telemedicine Biar Nggak Lolos Deteksi

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menilai tantangan utama pemerataan layanan kesehatan jantung…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
18 jam lalu
Serba-serbi HIV/AIDS.
Kesehatan

Sidoarjo Gawat HIV Usia Muda: 1.183 Kasus Terdeteksi, LSL Hingga Ibu Hamil Mulai ‘Kena Getah’!

Berdasarkan data situasi HIV Kabupaten Sidoarjo, sejak tahun 2001 hingga Juni 2026…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
19 jam lalu
Kondisi bibir lembap.
Kesehatan

Penyebab Bibir Pecah-Pecah dan 10 Cara Praktis Mengatasinya Tanpa Bikin Berdarah

Bibir pecah-pecah tidak hanya membuat bibir terasa kering dan tidak nyaman, tetapi…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
22 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up