Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 24 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Tradisi Istana Dikritik: Stop Penghargaan Negara, Ada Penerima Terseret Dugaan Korupsi
Politik

Tradisi Istana Dikritik: Stop Penghargaan Negara, Ada Penerima Terseret Dugaan Korupsi

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
Last updated: Juni 8, 2026 6:09 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Doc: IG Badan Gizi Nasional.
Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Doc: IG Badan Gizi Nasional.
SHARE

Mantan anggota DPR RI, Akbar Faizal melontarkan kritik tajam terhadap tradisi pemberian tanda kehormatan negara. Tradisi itu biasanya kadang dilakukan pemerintah jelang peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Menurut Akbar, sudah terlalu banyak pejabat yang sebelumnya menerima penghargaan atas nama negara. Namun, belakangan justru tersandung kasus hukum atas dugaan korupsi. Ia mengingatkan seharusnya kondisi itu jadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah.

Melalui unggahan yang ramai diperbincangkan publik, Akbar secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan penghentian sementara pemberian berbagai penghargaan negara.

Baru Dapat Bintang Jasa dari Prabowo, Dadan Hindayana Kini Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi MBG

Yth Bapak Presiden @prabowo, saatnya memikirkan moratorium pemberian berbagai penghargaan atas nama negara kepada mereka yang dianggap berjasa,”

tulis Akbar Faizal di akun media sosial X pribadinya, yang dikutip, pada Senin, 8 Juni 2026.

Mantan politikus Partai Nasdem itu secara khusus menyinggung momentum peringatan Hari Kemerdekaan yang selama ini identik dengan penganugerahan berbagai gelar, dan tanda kehormatan kepada pejabat maupun tokoh tertentu.

Terutama pada momen peringatan 17 Agustus 2026 yang selalu menjadi ajang pemberian berbagai gelar besar,”

lanjut Akbar.

Akbar menilai negara seharusnya belajar dari berbagai kasus yang terjadi belakangan ini. Baginya, penghargaan negara kehilangan makna ketika penerimanya kemudian diketahui terlibat dalam tindakan yang bertentangan dengan kepentingan bangsa.

Baca juga:
Pidatonya Lewat Batas, LBH Pers dan AJI Kecam Ucapan 'Londo… Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk meminta maaf atas…
Di Harlah PKB, Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina… Presiden Prabowo mengatakan Indonesia akan tetap konsisten untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.…
PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk… Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago mengatakan, keputusan PKB mengangkat tema…
  • Pidatonya Lewat Batas, LBH Pers dan AJI Kecam Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo
  • Di Harlah PKB, Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina Tak Berubah
  • PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin

Negara harus merasa terluka oleh banyaknya orang yang mendapat penghargaan bintang ini dan itu, namun kemudian belakangan diketahui adalah pengkhianat negara dalam berbagai bentuk,”

tuturnya.

Pernyataan Akbar itu muncul di tengah sorotan publik terhadap sejumlah pejabat tinggi yang sebelumnya menerima penghargaan dari negara. Tapi, ironis karena pejabat itu belakangan terseret kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

Akbar mengingatkan penghargaan paling berharga yang saat ini dibutuhkan masyarakat bukanlah seremoni atau pemberian bintang jasa kepada elite. Tapi, kepastian hukum yang adil bagi seluruh warga negara.

Yang kita butuhkan saat ini adalah penghargaan negara kpd rakyatnya berupa kepastian dan kesetaraan hukum,”

jelas Akbar.

Salah satu tokoh yang jadi sorotan adalah eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Figur akademisi yang juga pakar entomologi itu pernah dianugerahi Tanda Bintang Jasa Utama oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Mengutip dari laman resmi BGN, Presiden Prabowo pernah beri penghargaan Tanda Bintang Jasa Utama kepada Dadan. Penghargaan itu diberikan saat peresmian secara serentak 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri se-Indonesia serta 18 gudang ketahanan pangan di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.

Namun, ironis karena Dadan tersandung kasus dugaan korupsi MBG. Dadan pun dicopot Prabowo dari jabatannya. Nanik S Deyang kini diplot menggantikan Dadan sebagai Kepala BGN.

Tag:Akbar FaizalDadan HindayanaPejabatPenghargaanPrabowo SubiantoStop
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Prabowo Sindir Wartawan hingga LSM: ‘Londo Ireng’ Berkeliaran di Indonesia, Cuma Ganti Baju!
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
1
Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya Sama dengan Kita
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
2
PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di pembukaan Harla PKB-28.
3
Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat
By Natania Longdong
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Komplek Parlemen, Jakarta. (Sumber: Fraksi PKB)
4
MBG Disorot! Pergantian Bos BGN Disebut Tak Cukup, Ada Masalah Besar yang Belum Beres
By Natania Longdong
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjawab pertanyaan wartawan usai rapat internal di Kantor BGN, Jakarta,
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto dan Tenaga Ahli KSP Ulta Leverai Nababan.
Politik

Ulta Levenia Jangan Balas Kritik Mahasiswa dengan Sindiran demi Viralitas

Analis Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik Universitas Mercu Buana (UMB) Dr. Syaifuddin…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
6 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Politik

Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya Sama dengan Kita

Presiden Prabowo Subianto menyebut PDI Perjuangan (PDIP) memiliki semangat yang sama dengan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di pembukaan Harla PKB-28.
Politik

PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago mengatakan, keputusan PKB mengangkat tema…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
4 jam lalu
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Komplek Parlemen, Jakarta. (Sumber: Fraksi PKB)
Politik

Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan,…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up