Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 30 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Cicilan KPR Mulai Terasa di Kuartal IV-2026 Imbas BI Rate Naik, Ini yang Perlu Waspadai
Ekonomi Bisnis

Cicilan KPR Mulai Terasa di Kuartal IV-2026 Imbas BI Rate Naik, Ini yang Perlu Waspadai

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 10, 2026 6:58 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Maket Perumahan. (Sumber: Owrite/Dusep)
Maket Perumahan. (Sumber: Owrite/Dusep)
SHARE

Bank Indonesia (BI) dalam kurun waktu sebulan telah menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 75 basis poin (bps). Langkah agresif ini diperkirakan akan memberikan dampak terhadap cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), khususnya masyarakat kelas menengah.

Daftar isi Konten
  • Kelas Menengah Tertekan
  • Perbankan Hati-hati
  • Prospek NPL hingga Akhir 2026
  • Pertumbuhan Akhir 2026

Chief Economist BTN Myrdal Gunarto memastikan, kenaikan BI Rate akan memberikan dampak ke masyarakat, termasuk risiko kredit macet atau Non Performing Loan (NPL). Namun, dampaknya baru akan terasa mulai September atau kuartal IV-2026.

Terdapat jeda (lag) transmisi kebijakan moneter ke pasar riil sekitar 3 hingga 6 bulan. Dampak dari kenaikan ini diproyeksikan baru akan terefleksi pada data NPL perbankan sekitar kuartal IV-2026 atau kuartal I-2027,”

ujar Myrdal saat dihubungi Owrite.id Rabu, 10 Juni 2026.
Baca juga:
Prabowo Minta Aparat Jangan Cuma Bersolek di Balik Meja: Jangan… Presiden Prabowo Subianto menyindir elite aparat yang enggan turun langsung ke lapangan…
Prabowo Targetkan Gunung Sampah Hilang Akhir 2027, Kepala Daerah Diminta… Presiden Prabowo Subianto menargetkan persoalan sampah di Indonesia tuntas paling lambat pada…
BI Tak ‘Injak Rem’ Saat RDG Juli 2026, Airlangga Harap… Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait Bank Indonesia (BI)…
  • Prabowo Minta Aparat Jangan Cuma Bersolek di Balik Meja: Jangan Jadi 'Jenderal…
  • Prabowo Targetkan Gunung Sampah Hilang Akhir 2027, Kepala Daerah Diminta Turun Tangan
  • BI Tak ‘Injak Rem’ Saat RDG Juli 2026, Airlangga Harap Sektor Riil…

Kelas Menengah Tertekan

Myrdal menuturkan, debitur yang paling terdampak karena kenaikan BI Rate adalah masyarakat kelas menengah, yang cicilan KPR-nya memasuki masa floating. Efek yang terasa akan ganda, yakni inflasi dan potensi kenaikan cicilan bulan.

Segmen menengah yang cicilan KPR-nya memasuki masa floating akan merasakan tekanan ganda: inflasi (berkurangnya daya beli) dan potensi kenaikan cicilan bulanan,”

terangnya.

Sedangkan untuk masyarakat kelas bawah, Myrdal menilai dampaknya akan kecil. Sebab, untuk KPR mayoritas bunganya disubsidi alias flat.

Ilustrasi
Ilustrasi seorang wanita saat berbelanja (Foto: freepik)

Perbankan Hati-hati

Myrdal menuturkan, saat ini mayoritas bank masih menahan atau sangat berhati-hati dalam menaikkan bunga floating KPR, meski cost of fund telah meningkat. 

Sampai kapan ditahan? Strategi menahan ini biasanya akan dievaluasi dalam 3 hingga 6 bulan ke depan (menjelang kuartal III/IV), bergantung pada seberapa cepat likuiditas mengetat (rasio LDR bank) dan langkah kompetitor (market positioning),”

jelasnya.

Ia menjelaskan, ada beberapa alasan utama perbankan menahan suku bunga salah satunya untuk menjaga NPL. Bila suku bunga floating dikerek secara agresif, maka akan secara cepat merusak kualitas kredit portfolio existing.

Alasan lainnya adalah karena persaingan pasar. Kemudian bantalan likuiditas, karena bank masih bisa mempertahankan Net Interest Margin (NIM) dengan menekan biaya operasional atau memanfaatkan instrumen likuiditas antar bank, sebelum akhirnya mengorbankan debitur ritel.

Adapun untuk menjaga kualitas aset di tengah rezim suku bunga tinggi, perbankan umumnya mengaktifkan beberapa mitigasi taktis yakni penyesuaian bunga bertahap. Dalam hal ini bank tidak akan langsung merefleksikan seluruh kenaikan BI-Rate sebesar 75 bps ke suku bunga kredit secara penuh. 

Kenaikan dilakukan secara asimetris untuk menjaga repayment capacity debitur,”

jelasnya.

Lalu bank juga akan menggunakan early warning system berbasis data untuk mendeteksi profil debitur yang rentan. Bank akan lebih dulu menawarkan restrukturisasi, seperti perpanjangan tenor, sebelum kredit tersebut benar-benar downgrade menjadi NPL.

Kemudian fokus penyaluran KPR baru akan diarahkan pada segmen berisiko rendah seperti berpenghasilan tetap yakni PNS,TNI/Polri, serta karyawan korporasi tier satu. Hal ini karena mereka dinilai memiliki probabilitas gagal bayar (default) lebih terukur.

Ilustrasi rumah KPR
Ilustrasi rumah KPR (Foto: pexels.com)

Prospek NPL hingga Akhir 2026

Myrdal memproyeksikan, prospek NPL KPR hingga akhir tahun cenderung mengalami potensi peningkatan moderat, namun tetap terkendali. Pada kuartal I-2026 NPL KPR secara industri menunjukkan tren perbaikan yang solid berada di kisaran 2,8 persen.

Oleh karena fundamental awal yang cukup kuat ini, serta adanya stimulus permintaan domestik melalui program-program pemerintah, lonjakan NPL secara tajam (spike) kecil kemungkinannya terjadi,”

terangnya. 

Kendati demikian, probabilitas tren NPL untuk menuju batas psikologis 2,90 persen di akhir 2026 cukup tinggi, jika tekanan volatilitas yang berasal dari makro berlanjut.

Pertumbuhan Akhir 2026

Adapun di tengah tekanan likuiditas, pertumbuhan KPR masih bisa tetap optimistis tumbuh positif, meskipun berpotensi mengalami deselerasi dibanding ekspektasi di awal tahun. Dalam hal ini target industri perbankan secara umum diproyeksikan tumbuh 9,4 persen.

Ia menjelaskan, penopang pertumbuhan ini adalah angka backlog perumahan yang persisten tinggi masih menjadi motor utama. Lalu ada optimalisasi pelonggaran Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dari BI.

Optimalisasi pelonggaran KLM dari BI memberikan bantalan yang memadai bagi perbankan untuk tetap berekspansi di penyaluran kredit tanpa harus berebut Dana Pihak Ketiga (DPK) mahal secara agresif,”

imbuhnya.
Baca juga:
Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.919 per Dolar AS: Konflik… Nilai tukar rupiah merosot 0,01 persen atau 2 poin ke level Rp17.919…
Bisa Dorong Ekonomi RI, BI Ungkap Kredit Nganggur di Bank… Bank Indonesia (BI) mengungkapkan kredit nganggur di perbankan atau undisbursed loan mencapai…
Alasan Gubernur BI Ogah Naikkan Suku Bunga, Pilih Kasih Insentif… Bank Indonesia (BI) sudah memutuskan menahan suku bunga acuan atau BI Rate…
  • Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.919 per Dolar AS: Konflik Timteng Memanas,…
  • Bisa Dorong Ekonomi RI, BI Ungkap Kredit Nganggur di Bank Capai Rp2.490…
  • Alasan Gubernur BI Ogah Naikkan Suku Bunga, Pilih Kasih Insentif Buat Jaga…
Tag:BI ratecicilanDaya BeliKelas menengahKPRNPLperbankan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Arti Istilah “Orang Have” hingga “Orang Not Yet”, Bahasa Gaul Gen Z yang Lagi Viral di Media Sosial
By Ani Ratnasari
Ilustrasi percakapan gen z
1
Survei Meroket Lewati Prabowo, Akankah Dedi Mulyadi Tinggalkan Gerindra demi Capres 2029?
By Rahmat Tunny
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) berjalan menuju ruangan setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
2
Digiring KPK dengan Rompi Oranye, Bupati Pemalang Anom Minta Maaf Usai Kena OTT
By Rahmat Baihaqi
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditahan KPK usai kena OTT.
3
Jika Elektabilitas Mau Meroket, Prabowo Harus Berani Reshuffle Tiga Menteri Ini
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
4
Putusan MK Diabaikan, Prabowo Harus Tegas soal Wamen yang Masih Rangkap Komisaris BUMN
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo saat memimpin Ratas
5

BERITA LAINNYA

Pengurus Bidang Komunikasi GAPKI Mochamad Husni dalam acara diskusi di Kalimantan Tengah, 30 Juli 2026.
Ekonomi Bisnis

Wacana Kopdes Merah Putih Kelola CPO: GAPKI Minta Pemerintah Tak Racik Kebijakan ‘Setengah Matang’

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) meminta pemerintah untuk mengkaji komprehensf perihal…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
49 menit lalu
Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memberikan keterangan pers usai mengikuti rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Hafidz Mubarak A/tom)
Ekonomi Bisnis

Prabowo Goda Destry Jadi Gubernur BI Definitif: Oke Nggak? Terserah DPR

Presiden Prabowo Subianto memberi sinyal terkait pengisian kursi Gubernur Bank Indonesia (BI)…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)
Ekonomi Bisnis

Apkasi Minta Daerah Timur Dapat Perlakuan Khusus, PAD Rp5 Miliar Tak Bisa Disamakan

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) meminta pemerintah pusat memberikan perlakuan khusus…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
4 jam lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Ekonomi Bisnis

Tak Sejalan Lagi, Rupiah Melemah ke Rp18.111 per Dolar AS Tapi IHSG Menguat 1,56 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup bertolak belakang…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up