Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 8 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / Nama Anggota BPK Muncul di Sidang Suap Bea Cukai, DPR Desak KPK Bertindak Tegas 
Hukum

Nama Anggota BPK Muncul di Sidang Suap Bea Cukai, DPR Desak KPK Bertindak Tegas 

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 15, 2026 7:55 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Gedung KPK
Ilustrasi Gedung KPK, foto: Istimewa
SHARE

Aroma korupsi dalam kasus dugaan suap importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai semakin menyengat.

Fakta-fakta yang terungkap di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta mulai menyeret nama-nama yang selama ini berada di lingkaran kekuasaan.

Munculnya nama anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), I Nyoman Adhi Suryadnyana dalam persidangan, membuat desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyelidikan semakin menguat.

Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan menegaskan lembaga antirasuah tidak boleh berhenti pada para terdakwa yang saat ini duduk di kursi pesakitan.

KPK Periksa Orlando Hamonangan, Dalami Aliran Suap Pejabat Bea Cukai di Kasus Blueray Cargo

Tuntaskan semua pihak yang terlibat,”

kata Hinca dalam keterangnnya yang diterima Owrite, Senin, 15 Juni 2026.

Menurut politikus Partai Demokrat itu, setiap informasi yang muncul di dalam persidangan wajib ditelusuri secara serius oleh penyidik. Termasuk nama-nama yang disebut memiliki keterkaitan dengan perkara suap yang diduga melibatkan jaringan luas di sektor kepabeanan.

Hinca menilai, publik saat ini menunggu keberanian KPK membongkar siapa saja pihak yang menikmati atau memfasilitasi praktik korupsi tersebut.

Publik menunggu. Agar didapat apa masalah utamanya,”

tegasnya.

Sorotan terhadap Nyoman muncul setelah mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai periode September 2024 hingga Januari 2026, Rizal, memberikan kesaksian di persidangan.

Di hadapan majelis hakim, Rizal mengaku pertama kali mengenal bos Blueray Cargo Group, John Field, melalui perantara Nyoman. Bahkan, ia menyimpan kontak tersebut di telepon genggamnya dengan nama John Nyoman.

Fakta itu kembali diperkuat ketika Jaksa Penuntut Umum KPK menampilkan foto Nyoman saat mengklarifikasi hubungan antara John Field dan Rizal dalam persidangan lanjutan.

Baca juga:
Tim 9 Kejagung 'Gedor' Rutan KPK: Febrie Adriansyah Perdana Diperiksa… Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) berencana periksa eks Jampidsus Febrie Adriansyah, tersangka…
Sahroni Usul Lembaga Baru Kelola Aset Sitaan, Kejaksaan dan KPK… Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengusulkan pengelolaan aset hasil…
KPK Boyong Emas dan Logam Mulia Hingga Moge Usai Geledah… Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita emas dan logam mulia saat menggeledah rumah…
  • Tim 9 Kejagung 'Gedor' Rutan KPK: Febrie Adriansyah Perdana Diperiksa sebagai Tersangka…
  • Sahroni Usul Lembaga Baru Kelola Aset Sitaan, Kejaksaan dan KPK Tak Lagi…
  • KPK Boyong Emas dan Logam Mulia Hingga Moge Usai Geledah Rumah Dinas…

Jaksa KPK Takdir Suhan sempat mempertanyakan apakah John mengetahui adanya pihak lain yang menjadi penghubung sebelum dirinya bertemu Rizal.

Sebelum bisa mengontak Pak Rizal, apakah Pak John tahu yang menyampaikan Pak John mau ketemu Pak Rizal ini ada pihak lain?”

tanya jaksa.

John kemudian menjawab bahwa dirinya baru menyadari adanya nama Nyoman setelah melihat kontak yang tersimpan di telepon Rizal.

Tidak. Yang saya tahu itu di nomor handphone Pak Rizal ditulis John Nyoman. Dari situ saya baru, ‘Lho, ada nama Pak Nyoman, kenal enggak ya?’ Saya bilang saya kenal gitu, tapi saya tidak tahu itu dari Nyoman,”

jawab John.

Jaksa lalu memperlihatkan foto anggota BPK tersebut untuk memastikan identitas yang dimaksud.

Izin, majelis, kami tunjukkan wajahnya Pak Nyoman ya. Baik. Inikah Pak Nyoman yang dimaksud?”

tanya jaksa.

Iya,”

jawab John singkat.

Kasus ini sendiri menyeret tiga petinggi Blueray Cargo Group sebagai terdakwa, yakni John Field selaku pimpinan perusahaan, Deddy Kurniawan Sukolo sebagai Manajer Operasional, serta Andri yang menjabat Ketua Tim Dokumen Importasi.

Dalam dakwaannya, KPK menyebut ketiga terdakwa diduga menggelontorkan suap senilai Rp61,3 miliar dalam bentuk dolar Singapura kepada sejumlah pihak. Tak hanya uang, jaksa juga mengungkap adanya pemberian berbagai fasilitas dan barang mewah yang nilainya mencapai Rp1,8 miliar.

Tag:Bea Cukaiblueray cargoHinca PanjaitanKorupsi Bea CukaiKPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Khasiat Buah Tomat, Sumber Antioksidan yang Baik untuk Kesehatan
By Ossid Duha Jussas Salma
Buah Tomat
1
Tak Harus Sarjana? Ini Daftar Artis yang Jadi Anggota DPR dengan Pendidikan Terakhir SMA
By Ani Ratnasari
Iyet Bustami
2
Kabinet Bayangan Bukan Ancaman, Justru Koreksi bagi Pemerintah dan DPR
By Rahmat Tunny
Ilustrasi Kabinet Bayangan.
3
Prabowo Injak dan Banting Genteng Sabut Kelapa BRIN: Cikal Bakal ‘Gentengnisasi’ Rumah Rakyat?
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
4
Kapolresta Banda Aceh Diamankan Propam Mabes Polri, Dugaan Kasus Narkoba Bikin Geger!
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi Mabes Polri amankan perwira polisi.
5

BERITA LAINNYA

Kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah usai mendampingi kliennya diperiksa 7 jam. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
Hukum

Febrie Adriansyah Tak Terima Langsung Disangkakan TPPU, Pengacara Soroti Sprindik Digabung

Tim hukum Febrie Adriansyah mempersoalkan penerbitan surat perintah penyidikan (sprindik) yang disebut…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
19 detik lalu
Ilustrasi Ferry Boboho dan aparat penegak hukum.
Hukum

Meski Sudah Minta Perlindungan ke LPSK, Kejagung ‘Pasang Mata’ Pantau Ferry Boboho

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku telah melakukan pemantauan terhadap pengusaha Ferry Hongkiriwang alias…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
9 jam lalu
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna memberikan keterangan pemeriksaan dugaan korupsi eks Jampidsus Febrie Adriansyah. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
Hukum

Kubu Eks Jampidsus Febrie Bongkar 9 Anomali Penyidikan, Kejagung: Kami Siap Hadapi!

Kejaksaan Agung mengklaim penyelidikan dan penyidikan dugaan korupsi yang menjerat eks Jaksa…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
9 jam lalu
Direktur Penyidikan Jampidus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi (kanan) didampingi Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna (ketiga kiri) menyampaikan keterangan pers terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Hukum

Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Sudah Periksa 80 Lebih Saksi

Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
9 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up