Pemerintah akan menggelontorkan stimulus bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau desil 4. Paket stimulus ini diberikan guna meredam kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya jenis Pertamax.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan meski sejumlah BBM mengalami kenaikan, pemerintah tetap mempertahankan harga Pertalite.
Ya pertama kan BBM yang kita pertahankan kan Pertalite dan B50. Terus kemudian kita siapkan yang untuk kelas menengah ke bawah desil 4 ke bawah,”
ujar Airlangga di Wisma Danantara dikutip Selasa, 16 Juni 202.
Bantuan Stimulus Bukan BLT
Meski demikian, Airlangga enggan menjelaskan lebih detail bantuan apa yang akan diberikan oleh pemerintah. Namun yang pasti, bantuan itu bukan diberikan dalam bentuk tunai.
Tidak (bantuan dalam bentuk tunai),”
jelas Airlangga.
Sebagai informasi, kelompok masyarakat desil 1-4 merupakan kategori sangat miskin hingga rentan miskin
Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengungkapkan, pemerintah akan menggelontorkan paket stimulus imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax.
Misbakhun mengatakan, saat ini pemerintah tengah merumuskan dan melakukan penghitungan untuk menggelontorkan stimulus karena kenaikan Pertamax yang mencapai 32 persen.
Sudah didiskusikan, sedang lagi dilakukan upaya penghitungan apa yang nanti menjadi stimulus atau insentif sektor,”
ujar Misbakhun di Kompleks DPR RI Rabu, 10 Juni 2026.

Stimulus Atasi Peralihan dari Pertamax ke Pertalite
Misbakhun menjelaskan, rencana pemberian stimulus itu dilakukan karena kekhawatiran masyarakat yang mengkonsumsi Pertamax beralih ke Pertalite.
Yang pasti biasanya masyarakat yang menggunakan Pertamax itu kan masyarakat-masyarakat yang berhimpitan dengan Pertalite. Nah kita ingin pastikan apa sih yang mereka butuhkan sebagai stimulus,”
terangnya.


