Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 17 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Dipuji di Sidang PBB, Dicap Bermasalah di Rumah Sendiri: Kementerian HAM Pasang Badan Buat MBG
Nasional

Dipuji di Sidang PBB, Dicap Bermasalah di Rumah Sendiri: Kementerian HAM Pasang Badan Buat MBG

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 17, 2026 11:13 am
Rika Pangesti
Adi Briantika
Share
Komisioner Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM Uli Parulian Sihombing (kiri) dan Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Pramono Ubaid Tanthowi (kanan) bersiap meninggalkan ruangan usai menyampaikan keterangan terkait penyampaian temuan awal dan rekomendasi pelaksanaan dan pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Komisioner Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM Uli Parulian Sihombing (kiri) dan Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Pramono Ubaid Tanthowi (kanan) bersiap meninggalkan ruangan usai menyampaikan keterangan terkait penyampaian temuan awal dan rekomendasi pelaksanaan dan pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (15/6/2026). (ANTARA FOTO/Fauzan/nym.)
SHARE

Kementerian Hak Asasi Manusia membantah keras kesimpulan Komnas HAM yang menyebut terdapat indikasi kuat pelanggaran HAM dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Daftar isi Konten
  • Plin-Plan?
  • Indikasi Pelanggaran

Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kementerian HAM Munafrizal Manan menilai kesimpulan tersebut keliru dan bertentangan dengan prinsip dasar HAM, bahkan MBG justru merupakan bentuk nyata negara memenuhi hak atas pangan dan bebas dari kelaparan.

“Pernyataan Komnas HAM bahwa telah terjadi pelanggaran HAM dalam pelaksanaan program MBG adalah pernyataan kontradiktif apabila dilihat dari perspektif HAM,”

kata Munafrizal, Rabu, 17 Juni 2026.

Ia berpendapat MBG merupakan kebijakan strategis pemerintah untuk menekan stunting dan malnutrisi, sekaligus menjamin hak masyarakat atas pangan yang layak. Maka, program tersebut masuk dalam kategori pemenuhan hak ekonomi dan sosial yang memang membutuhkan peran aktif negara.

“Program MBG justru memuat misi pemenuhan HAM,”

ujar Munafrizal.
Baca juga:
Elza Syarief Ungkap Pernyataan Mengejutkan dari Sony Sonjaya Usai Ditangkap Pengakuan mengejutkan datang dari mantan kuasa hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief. Di…
Panas Kasus MBG: Krisna Murti Balas Tudingan Elza Syarief Soal… Mantan kuasa hukum mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, Elza Syarief, mengaku…
Catat! BGN Janji Transparan, Masyarakat Bisa Akses Data Pemilik Dapur… Badan Gizi Nasional (BGN) menjanjikan masyarakat dapat mengakses data pemilik dapur Program…
  • Elza Syarief Ungkap Pernyataan Mengejutkan dari Sony Sonjaya Usai Ditangkap
  • Panas Kasus MBG: Krisna Murti Balas Tudingan Elza Syarief Soal Pengajuan Justice…
  • Catat! BGN Janji Transparan, Masyarakat Bisa Akses Data Pemilik Dapur MBG

Plin-Plan?

Pernyataan Munafrizal merupakan respons atas Keterangan Pers Komnas HAM Nomor 21/HM.00/VI/2026 yang dirilis pada 15 Juni 2026. Dia menganggap posisi Komnas HAM tidak konsisten: satu sisi menyatakan ada pelanggaran HAM, sisi lain hanya meminta evaluasi dan tidak merekomendasikan penghentian program.

“Komnas HAM telah tepat menyampaikan poin tentang perlu evaluasi menyeluruh Program MBG, tetapi Komnas HAM telah keliru ketika menyimpulkan terjadi pelanggaran HAM dalam Program MBG,”

tegas Munafrizal.

Kementerian juga mempertanyakan logika di balik kesimpulan tersebut.

“Apakah suatu program yang melanggar HAM dapat ditoleransi untuk terus dilanjutkan?”

sambung dia.

Meski begitu, Munafrizal mengakui tata kelola MBG belum sempurna dan masih ditemukan sejumlah penyimpangan di lapangan, tapi persoalan tersebut tidak otomatis dapat dikategorikan sebagai pelanggaran HAM.

Selain itu, ia juga menyoroti metode yang digunakan Komnas HAM dalam menilai program MBG, sebab Komnas HAM mencampuradukkan fungsi pengkajian dan penelitian dengan fungsi pemantauan yang menjadi dasar penetapan dugaan pelanggaran HAM.

Kementerian menilai isi keterangan pers Komnas HAM menunjukkan hasil kajian dan pengamatan, bukan hasil penyelidikan atau pemeriksaan yang lazim digunakan untuk menyimpulkan ada pelanggaran HAM. Sebagai pembanding, Kementerian HAM mengungkapkan bahwa MBG justru mendapat apresiasi dalam forum internasional.

Program tersebut dipresentasikan dalam agenda side event Sidang Dewan HAM PBB ke-61 di Jenewa pada Maret 2026 dan memperoleh respons positif dari sejumlah organisasi internasional serta perwakilan berbagai negara.

“Program semacam MBG di berbagai negara merupakan kewajiban negara mengupayakan pemenuhan hak atas pangan bagi warga negaranya, tentu bukan sebagai pelanggaran HAM,”

demikian pernyataan Kementerian HAM.

Indikasi Pelanggaran

Dalam Keterangan Pers Nomor 21/HM.00/VI/2026 yang dirilis pada 15 Juni 2026, Komnas HAM menyatakan menemukan indikasi kuat telah terjadi pelanggaran HAM dalam pelaksanaan MBG.

Kesimpulan itu merujuk serangkaian pengkajian dan pemantauan, termasuk diskusi dengan Badan Gizi Nasional, sejumlah kementerian dan lembaga, para ahli, organisasi masyarakat sipil, serta pengamatan lapangan di Kalimantan Barat, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Lembaga itu menemukan sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program, antara lain cakupan penerima manfaat yang dinilai terlalu luas sehingga berisiko tidak tepat sasaran, serta kewenangan besar BGN yang berperan sebagai regulator sekaligus pelaksana dan pengawas program.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan masalah dalam tata kelola dan pengawasan MBG. Berdasarkan temuan tersebut, Komnas HAM meminta pemerintah mengevaluasi menyeluruh pelaksanaan MBG agar selaras dengan prinsip-prinsip HAM dan mampu menjamin pemenuhan hak atas pangan secara lebih efektif bagi kelompok yang paling membutuhkan.

Baca juga:
Program MBG di Daerah 3T Terkendala, Kantin Sekolah Dinilai Bisa… Komisi X DPR RI ikut menyoroti wacana pelibatan kantin sekolah dalam program…
Ngaku 'Bersih' Tapi Rutin Terima Duit: Elza Syarief Mundur Bela… Advokat Elza Syarief memutuskan mundur sebagai kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan…
Sony Sonjaya Mengaku Tak Tahu Ladang Bisnis Asep: Bantah Beri… Kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, Krisna…
  • Program MBG di Daerah 3T Terkendala, Kantin Sekolah Dinilai Bisa Jadi Solusi
  • Ngaku 'Bersih' Tapi Rutin Terima Duit: Elza Syarief Mundur Bela Tersangka Kasus…
  • Sony Sonjaya Mengaku Tak Tahu Ladang Bisnis Asep: Bantah Beri Akses Khusus…
Tag:HAMKementerian HAMKomnas HAMMBG
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
1
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
2
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
3
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
4
Harga Emas Hari Ini 17 Juni 2026: Antam dan Global Kompak Berkilau
By Syifa Fauziah
Ilustrasi Emas Antam
5

BERITA LAINNYA

Komisi III DPR rapat dengan PPATK terkait pagu anggaran tahun 2027.
Nasional

PPATK Menjerit! Anggaran 2027 Cuma Sepertiga Kebutuhan, Perang Lawan Judi Online Terancam

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengeluhkan minimnya pagu anggaran tahun…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
22 menit lalu
Anggota DPR Fraksi PKS Nasir Djamil.
Nasional

Nasir Djamil Singgung ‘Money Illusion’ di Polri, Gaji Stabil Tapi Makin Tak Berdaya

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil mengingatkan Polri…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo saat rapat pembahasan anggaran bersama Komisi III DPR RI, Rabu, 17 Juni 2026.
Nasional

Minta Tambahan Rp66,1 T, Polri Siapkan Kendaraan Listrik hingga Pembangunan Polda Papua Tengah

Polri mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp66,1 triliun untuk tahun 2027. Sebab, pagu…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Kondisi Sungai Kalibaru yang dipenuhi sampah di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Yulius Satria Wijaya/kye)
Nasional

Walhi Tolak TNI Urus Sampah Jadi BBM: Ini Bukan Urusan Keamanan Negara

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengkritisi rencana pelibatan TNI dalam program pengelolaan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up