Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Keras! Guntur Romli: Pigai Lebih Bela Begal HAM daripada Anak Korban Keracunan MBG
Politik

Keras! Guntur Romli: Pigai Lebih Bela Begal HAM daripada Anak Korban Keracunan MBG

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
Last updated: Juni 18, 2026 1:33 pm
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
Share
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyampaikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyampaikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym.)
SHARE

Temuan Komnas HAM dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai ada indikasi melanggar HAM semakin memanas. Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai merespons pernyataan Komnas HAM dengan membela program MBG.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Mohammad Guntur Romli mengkritik keras Pigai. Menurutnya, omongan Pigai bukan sekadar perbedaan pendapat mengenai substansi HAM.

Namun, pernyataan Pigai itu dianggapnya sebagai bentuk serangan terhadap lembaga negara independen yang memiliki mandat konstitusional untuk mengawasi pemenuhan HAM.

Menteri HAM Natalius Pigai menyebut temuan Komnas HAM sebagai komentar bodoh dan tidak mengerti prinsip HAM soal indikasi pelanggaran HAM di proyek MBG,”

kata Guntur Romli dalam video pendeknya yang dikutip, Kamis, 18 Juni 2026.
Baca juga:
Bela MBG, Menteri HAM Pigai Dikritik jadi Tameng Program Bermasalah Figur Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai kembali jadi sorotan karena…
MBG Tak Bisa Dibubarkan, Kompetensi Nanik Deyang Disentil: Hasil 'Asal… Di tengah berbagai persoalan yang membayangi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), seperti…
MBG Digugat ke MK, Pakar Bongkar Masalah Utamanya  Di tengah berbagai persoalan yang terus membayangi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis…
  • Bela MBG, Menteri HAM Pigai Dikritik jadi Tameng Program Bermasalah
  • MBG Tak Bisa Dibubarkan, Kompetensi Nanik Deyang Disentil: Hasil 'Asal Tunjuk Langsung…
  • MBG Digugat ke MK, Pakar Bongkar Masalah Utamanya 

Ia menyindir posisi Pigai yang lebih vokal dalam membela hak-hak pelaku kejahatan dibanding menaruh perhatian terhadap dugaan pelanggaran yang dialami rakyat. Hal itu seperti masalah keracunan menu MBG yang dialami anak-anak sekolah.

Ternyata, Pigai lebih memilih membela HAM-nya para begal dan perampok daripada HAM-nya puluhan ribu anak yang keracunan MBG,”

ujar Guntur.

Guntur menilai pernyataan Pigai tidak mencerminkan kritik berbasis data maupun argumentasi yang sehat. Sebaliknya, ia menyebut ucapan tersebut sebagai bentuk serangan verbal terhadap lembaga yang seharusnya dihormati.

Dipuji di Sidang PBB, Dicap Bermasalah di Rumah Sendiri: Kementerian HAM Pasang Badan Buat MBG

Pernyataan Pigai itu bukan kritik ilmiah, bukan sanggahan argumentatif, tapi serangan verbal kasar dari seorang Menteri HAM kepada lembaga negara independen yang lahir justru untuk mengawasi pemenuhan HAM di negeri ini,”

ujarnya.

Lebih Lanjut, Guntur mengkritisi persoalan yang muncul bukan lagi sekadar soal etika komunikasi publik. Tapi, melainkan menyangkut cara pandang terhadap sistem ketatanegaraan dan fungsi pengawasan antar lembaga negara.

Ini bukan soal etika berbicara, ini soal kehancuran logika kelembagaan,”

jelas eks politikus PSI itu.

Guntur mengingatkan bahwa Komnas HAM dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 dan memiliki posisi independen yang tak berada di bawah kendali kementerian mana pun.

Baca juga:
Elza Syarief Ungkap Drama saat Temui Sony Sanjaya: Jadwal Kerap… Polemik penanganan perkara yang menjerat eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)…
Garap Kasus MBG: Kejagung Periksa Sony Sonjaya Plus Enam Saksi Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya terkait…
15 Hari Dipenjara, Sony Sonjaya Tampil Berjenggot Saat Tiba di… Penyidik Kejaksaan Agung akan memeriksa mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya terkait…
  • Elza Syarief Ungkap Drama saat Temui Sony Sanjaya: Jadwal Kerap Berubah, Izin…
  • Garap Kasus MBG: Kejagung Periksa Sony Sonjaya Plus Enam Saksi
  • 15 Hari Dipenjara, Sony Sonjaya Tampil Berjenggot Saat Tiba di Kejagung

Komnas HAM berdiri berdasarkan Undang-Undang nomor 39 tahun 1999. Ia bukan bawahan kementerian HAM, ia bukan staff-nya Pigai,”

ujarnya.

Maka itu, Guntur menyampaikan tak tepat jika seorang menteri memberikan cap negatif kepada lembaga pengawas yang memiliki kedudukan sejajar dalam sistem ketatanegaraan.

Dan, ketika seorang menteri memfonis bodoh lembaga pengawas yang independen, ia sedang menghancurkan sendi-sendi check and balances yang menjadi fondasi negara hukum,”

imbuhnya.

Pigai sebelumnya menanggapi Komnas HAM perihal temuan adanya indikasi pelanggaran HAM dalam program MBG. Ia menyindir komisioner Komnas HAM yang tak paham prinsip HAM.

Ia menyindir latar belajang Komisioner Komnas HAM berasal dari aktivis.

“Makanya saya bilang Komnas HAM itu tidak mengerti prinsip HAM. Banyak yang tidak paham. Namanya juga komisioner berasal dari bukan HAM kok, aktivis,” kata Pigai di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.

Tag:HAMKomnas HAMMBGMohammad Guntur Romlinatalius pigaiPelanggaran HAM
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Babak Baru Timur Tengah: Trump Teken Memorandum Damai dengan Iran
By Natania Longdong
Presiden AS Donald Trump teken kesepakatan perdamaian dengan Iran disaksikan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
1
BEM Bersatu Dukung MBG, Ada Dugaan Skenario Pecah Belah Gerakan Mahasiswa
By Rika Pangesti
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
2
Sindir Tokoh yang Berubah Haluan Usai Dapat Jabatan, Islah Bahrawi: Jijik Lihatnya!
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
3
Baru Rilis, Lagu “Follow Me” yang Melibatkan Jihyo TWICE Langsung Bikin Fans Kaget
By Ossid Duha Jussas Salma
Jihyo TWICE
4
Mahasiswa UMY Amankan Pria Diduga Intel, Begini Klarifikasi Polda DIY
By Ani Ratnasari
Humas Polda DIY, Ihsan (kiri) dan Kabid Propam Polda DIY, Satya Widhy Widharyadi menyampaikan klarifikasi terkait miskomunikasi yang terjadi
5

BERITA LAINNYA

Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
Politik

BEM ‘Mahasewa’ Pro Pemerintah Bermunculan, Pengamat: Waspada Suara Kritis Bisa Tak Didengar

Fenomena munculnya dukungan terbuka sejumlah kelompok mahasiswa kepada pemerintah, seperti BEM Bersatu,…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
2 jam lalu
Menteri HAM RI Natalius Pigai.
Politik

Bela MBG, Menteri HAM Pigai Dikritik jadi Tameng Program Bermasalah

Figur Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai kembali jadi sorotan karena…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
Politik

Di Balik Fenomena BEM Bersatu, Pengamat Soroti Demokrasi Semu Era Prabowo

Munculnya kelompok mahasiswa yang secara terang-terangan mendukung pemerintah, seperti BEM Bersatu dinilai…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
2 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
Politik

Sindir Tokoh yang Berubah Haluan Usai Dapat Jabatan, Islah Bahrawi: Jijik Lihatnya!

Fenomena berubahnya sikap sejumlah tokoh politik setelah bergabung ke lingkar kekuasaan kembali…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up