Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 6 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Kontrol terhadap Pemerintah Hilang: Oposisi Mandul, LSM hingga Pengamat Ditekan
Politik

Kontrol terhadap Pemerintah Hilang: Oposisi Mandul, LSM hingga Pengamat Ditekan

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 6, 2026 6:39 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Denny Indrayana, Pakar Hukum Tata Negara
SHARE

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengungkapkan dua alasan utama yang mendorongnya mengirim surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, yakni persoalan konstitusi dan pemberantasan korupsi. 

Dikatakannya, mekanisme kontrol terhadap pemerintah semakin melemah karena hampir tidak ada kekuatan politik maupun masyarakat sipil yang menjalankan fungsi pengawasan secara efektif.

Sebenarnya surat-surat awal saya kemarin ke Presiden Prabowo isunya kan dua, konstitusi dan antikorupsi,”

kata Denny Indrayana kepada Owrite, Kamis, 6 Agustus 2026.
Manuver Politik Jokowi Dinilai jadi Ancaman, Isu Dua Pusat Kekuasaan Bayangi Prabowo

Denny menilai fungsi pengawasan parlemen terhadap pemerintah tidak berjalan optimal, karena mayoritas partai berada dalam koalisi pendukung pemerintah. 

Ia juga menyinggung posisi PDI Perjuangan yang menurut pandangannya belum mengambil sikap oposisi secara tegas.

Coba lihat konstitusional, pengawas parlemen, semuanya partai koalisi. PDI Perjuangan tidak dalam posisi tegas,”

ucapnya.

Menurut Denny, kondisi serupa juga terjadi di kalangan masyarakat sipil. Ia berpendapat ruang kritik dari organisasi masyarakat, media, hingga pengamat menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi melemahkan fungsi kontrol terhadap pemerintah.

Teman-teman LSM paling tidak dicitrakan antek asing atau londo ireng. Teman-teman media juga punya limitasi-limitasi,”

jelasnya.

Ia juga menyampaikan pandangannya mengenai situasi yang dihadapi sejumlah pengamat dan aktivis. Pernyataan tersebut merupakan penilaian pribadi Denny.

Teman-teman pengamat either dibeli, dikriminalisasi, atau diserang, sebagaimana Andri Yunus yang kita berutang mata, termasuk Mas Novel Baswedan,”

tegasnya.

Denny mengaku khawatir ruang untuk menyampaikan pandangan yang berbeda semakin menyempit. Buat dia, situasi tersebut dapat berdampak pada melemahnya mekanisme pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Jadi berkata berbeda sekarang itu bisa dicap pengkhianat, bahkan oleh orang nomor satu. Ini bahaya karena berarti tidak ada kontrol,”

bebernya.

Dalam pandangannya, lemahnya kontrol terhadap kekuasaan juga berpotensi meningkatkan risiko korupsi. Ia mengutip konsep yang menyebut korupsi tumbuh ketika kekuasaan terkonsentrasi tanpa transparansi dan akuntabilitas.

Baca juga:
Denny Indrayana Bongkar Alasan Surati Prabowo, Desak Gibran Mundur dari… Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengungkap alasan menulis surat terbuka kepada…
PDIP Dorong RUU Perampasan Aset Galak, Tersangka Kabur hingga Meninggal… Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru mengatakan Rancangan Undang-Undang (RUU)…
Presiden Disarankan Tak Ganti Kapolri Saat Isu Korupsi Kejaksaan Masih… Analis politik dan hukum Boni Hargens, meyarankan Presiden Prabowo Subianto mengabaikan sementara…
  • Denny Indrayana Bongkar Alasan Surati Prabowo, Desak Gibran Mundur dari Kursi Wapres
  • PDIP Dorong RUU Perampasan Aset Galak, Tersangka Kabur hingga Meninggal Harta Tetap…
  • Presiden Disarankan Tak Ganti Kapolri Saat Isu Korupsi Kejaksaan Masih Memanas

Dalam konteks korupsi, ketiadaan kontrol itu koruptif. Kekuasaan yang monopolistik tanpa kontrol, tanpa akuntabilitas, itu cenderung menjadi koruptif, otoritarian dan ini berbahaya,”

ungkapnya.

Denny mengatakan surat terbuka dipilih karena ia merasa tidak memiliki saluran komunikasi langsung yang efektif kepada Presiden. 

Ia berharap surat tersebut dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam memperkuat demokrasi dan tata kelola pemerintahan.

Saya tidak punya jalur secara resmi. Kalau saya kirim langsung kepada beliau, saya khawatir tidak sampai. Maka saya ambil jalan publikasi dengan surat terbuka,”

tutupnya.
Tag:Denny IndrayanaHeadlineLondo IrengOposisi LemahPDIPPemerintahPrabowo SubiantoSurat terbuka
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
1
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
2
Babak Baru Polemik Tudingan Wartawan ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Siapkan Langkah Hukum
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus.
3
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
4
Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu
By Natania Longdong
Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi pembahasan RUU Perampasan Aset
Politik

PDIP Dorong RUU Perampasan Aset Galak, Tersangka Kabur hingga Meninggal Harta Tetap Bisa Dirampas

Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru mengatakan Rancangan Undang-Undang (RUU)…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Denny Indrayana, Pakar Hukum Tata Negara
Politik

Denny Indrayana Bongkar Alasan Surati Prabowo, Desak Gibran Mundur dari Kursi Wapres

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengungkap alasan menulis surat terbuka kepada…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjalan usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Politik

Kebijakan Purbaya Dinilai Ancam Ekonomi Nasional dan Reputasi Indonesia di Mata Dunia

Ekonom Prof. Ferry Latuhihin melontarkan kritik terhadap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto Bersama Jokowi.
Politik

Manuver Politik Jokowi Dinilai jadi Ancaman, Isu Dua Pusat Kekuasaan Bayangi Prabowo

Analis Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik Universitas Mercu Buana, Dr. Syaifuddin menilai…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up