Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Bela MBG, Menteri HAM Pigai Dikritik jadi Tameng Program Bermasalah
Politik

Bela MBG, Menteri HAM Pigai Dikritik jadi Tameng Program Bermasalah

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
Last updated: Juni 18, 2026 3:26 pm
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
Share
Menteri HAM RI Natalius Pigai.
Menteri HAM Natalius Pigai saat rapat kerja dengan Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto).
SHARE

Figur Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai kembali jadi sorotan karena dinilai membela program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pigai menyinggung Komnas HAM yang menemukan indikasi adanya pelanggaran HAM dalam program MBG tak paham prinsip HAM.

Kritik keras disuarakan politikus PDIP, Mohammad Guntur Romli. Menurutnya, argumen Pigai untuk membela MBG mengandung kekeliruan mendasar dalam memahami prinsip-prinsip HAM.
Bagi dia, argumen Pigai bodoh.

Sebenarnya argumen Pigai yang bodoh, ia berdalih MBG adalah ongoing process pemenuhan HAM sehingga tidak bisa disebut pelanggaran. Logika ini jongkok dihadapan doktrin HAM internasional yang paling dasar sekalipun,”

kata Guntur keterangan video yang dikutip, Kamis, 18 Juni 2026.
Baca juga:
Terancam Gagal Berkarir, 1.023 Dokter Muda Terjebak Status Tak Jelas Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai polemik yang dialami ribuan…
Lebih 39 Ribu Siswa Dicoret, BGN Alihkan Dana MBG ke… Badan Gizi Nasional (BGN) mulai memangkas cakupan penerima program Makan Bergizi Gratis…
Buntut Kasus Penahanan Sertifikat Profesi Dokter, Komnas HAM Akan Panggil… Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan memanggil tiga lembaga untuk…
  • Terancam Gagal Berkarir, 1.023 Dokter Muda Terjebak Status Tak Jelas
  • Lebih 39 Ribu Siswa Dicoret, BGN Alihkan Dana MBG ke Daerah 3T…
  • Buntut Kasus Penahanan Sertifikat Profesi Dokter, Komnas HAM Akan Panggil 3 Lembaga…

Guntur menyampaikan dalam perspektif HAM, pelanggaran yang masih berlangsung justru harus segera diidentifikasi dan dihentikan. Bukan malah dijadikan alasan untuk menolak kritik atau evaluasi.

On going violation, pelanggaran yang sedang berlangsung justru yang paling mendesak diidentifikasi dan dihentikan,”

ujar Guntur

Guntur mengatakan dari berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG tak bisa dianggap sebagai konsekuensi biasa dari sebuah program pemerintah. Apalagi jika dampaknya sudah menyentuh keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Keracunan pangan yang sudah merenggut kesehatan 38 ribu korban di 36 provinsi bukan proses pembangunan. Itu adalah kegagalan negara yang nyata yang harus segera dihentikan,”

jelas Guntur.
Temuan Komnas HAM soal MBG Terbongkar, Regulasi hingga Pengawasan Disorot

Tak hanya persoalkan substansi argumen Pigai, Guntur juga menyoroti posisi Menteri HAM yang berada dalam kabinet pemerintahan.

Menurutnya, kondisi itu menimbulkan pertanyaan mengenai independensi sikap yang ditunjukkan Pigai dalam merespons temuan Komnas HAM.

Yang paling telanjang adalah konflik kepentingannya. Pigai duduk di kabinet Prabowo, pemerintah yang sama yang sedang menjalankan MBG. Ia bukan pembela prinsip HAM, ia sedang membela program politik bosnya,”

jelasnya.

Guntur mengingatkan fungsi utama seorang Menteri HAM seharusnya adalah memastikan perlindungan hak-hak warga negara. Bukan jadi pihak yang pertama membela program pemerintah ketika muncul dugaan pelanggaran.

Dan inilah preseden yang paling berbahaya. Ketika Menteri HAM menjadi tameng pertama yang melindungi dugaan pelanggaran HAM, bukan rakyat yang menjadi korbannya,”

tuturnya.
Baca juga:
BGN Setop MBG Saat Libur Sekolah, Efisiensi Anggaran Diklaim Tembus… Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara distribusi program Makan Bergizi Gratis…
Komnas HAM Soroti Karut-Marut Sertifikat Dokter Muda: 1.023 Lulusan Terancam… Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyoroti aduan dari Pergerakan Dokter…
MBG Tak Bisa Dibubarkan, Kompetensi Nanik Deyang Disentil: Hasil 'Asal… Di tengah berbagai persoalan yang membayangi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), seperti…
  • BGN Setop MBG Saat Libur Sekolah, Efisiensi Anggaran Diklaim Tembus Rp3 Triliun
  • Komnas HAM Soroti Karut-Marut Sertifikat Dokter Muda: 1.023 Lulusan Terancam Statusnya Gantung
  • MBG Tak Bisa Dibubarkan, Kompetensi Nanik Deyang Disentil: Hasil 'Asal Tunjuk Langsung…

Dia heran dengan pernyataan Pigai yang reaktif soal temuan Komnas HAM soal indikasi pelanggaran HAM dalam program MBG.

Ketika jari telunjuk Pigai mengarah ke Komnas HAM dengan sebutan bodoh, empat jari tangan lainnya mengarah ke dirinya yang bodoh dalam arti yang sebenarnya,”

imbuhnya.

Pernyataan Pigai sebelumnya jadi sorotan gegara merespons temuan Komnas HAM soal indikasi pelanggaran HAM dalam program MBG.

Pigai menyebut komisioner Komnas HAM tak paham prinsip HAM. Ia menyindir latar belajang Komisioner Komnas HAM berasal dari aktivis.

“Makanya saya bilang Komnas HAM itu tidak mengerti prinsip HAM. Banyak yang tidak paham. Namanya juga komisioner berasal dari bukan HAM kok, aktivis,” kata Pigai di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.

Tag:BodohKomnas HAMMBGMenteri HAMMohammad Guntur Romlinatalius pigaiPDIP
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Babak Baru Timur Tengah: Trump Teken Memorandum Damai dengan Iran
By Natania Longdong
Presiden AS Donald Trump teken kesepakatan perdamaian dengan Iran disaksikan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
1
BEM Bersatu Dukung MBG, Ada Dugaan Skenario Pecah Belah Gerakan Mahasiswa
By Rika Pangesti
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
2
Sindir Tokoh yang Berubah Haluan Usai Dapat Jabatan, Islah Bahrawi: Jijik Lihatnya!
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
3
Baru Rilis, Lagu “Follow Me” yang Melibatkan Jihyo TWICE Langsung Bikin Fans Kaget
By Ossid Duha Jussas Salma
Jihyo TWICE
4
Bahlil Akui Pasokan Batu Bara PLN Menipis, Janji Tak Ada Pemadaman Listrik
By Anisa Aulia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Kantor Kemenko Perekonomian (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
5

BERITA LAINNYA

Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
Politik

Muncul ‘Mahasiswa Tandingan’, Pengamat Curiga Pola Lama Hadapi Gelombang Kritik

Polemik seputar gerakan mahasiswa yang mengkritik pemerintah terus berkembang. Setelah muncul kelompok…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
47 menit lalu
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
Politik

Di Balik Fenomena BEM Bersatu, Pengamat Soroti Demokrasi Semu Era Prabowo

Munculnya kelompok mahasiswa yang secara terang-terangan mendukung pemerintah, seperti BEM Bersatu dinilai…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
2 jam lalu
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
Politik

BEM ‘Mahasewa’ Pro Pemerintah Bermunculan, Pengamat: Waspada Suara Kritis Bisa Tak Didengar

Fenomena munculnya dukungan terbuka sejumlah kelompok mahasiswa kepada pemerintah, seperti BEM Bersatu,…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi pekerja migran Indonesia.
Politik

Tiga Pekerja Migran Dianiaya di Malaysia, Sistem Perlindungan Dipertanyakan

Penganiayaan yang menimpa tiga pekerja migran Indonesia di Johor, Malaysia, memicu sorotan…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up